maca heboh kompas, pakait aya dugaan anggota paspampres nu rada "gelo",
manggih kecap "toyor".
disusud dina warta sejenna weleh teu manggih naon hartina. noong kamus
malayu, cenah ieu kecap
asalna tina basa indonesia, nu maksudna sarua jeung "memukul".

======
*KASUS *
Istana Minta Maaf kepada Clara
Jumat, 23 Juli 2010 | 21:49 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com* — Meskipun pihak Istana telah membantah kabar yang
menyebutkan bahwa salah satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden
(Paspampres) melakukan kekerasan kepada salah satu anak peserta peringatan
Hari Anak Nasional, tetapi permintaan maaf tetap disampaikan kepada Clara
(9).

Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, Juru Bicara Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga
Clara, sekaligus menyampaikan permintaan maaf. "Pak Julian saya minta
langsung menghubungi ibunya Clara, dan beliau sudah menyampaikan permintaan
maaf," kata Seto kepada *Kompas.com*, Jumat (23/7/2010).

Seto juga menyampaikan bahwa staf ahli presiden, Daniel Sparinga, telah
menghubunginya, menyampaikan keterkejutan Presiden atas insiden tersebut.
"Pak Daniel menyampaikan, Presiden sangat terkejut dan tidak menghendaki
cara-cara seperti itu, mohon dilakukan penyelidikan," katanya.

Sebelumnya, seorang anak anggota Persatuan Artis Remaja Cilik Indonesia yang
menjadi penampil dalam perayaan Hari Anak Nasional mengaku ditoyor oknum
yang diduga Paspampres. Informasi mengenai penoyoran tersebut disampaikan
Seto yang mendapatkan laporan langsung dari ibunda Clara.

Tak sampai di situ, saat dihubungi langsung oleh *Kompas.com*, Julian bahkan
mengaku pihaknya menawarkan perawatan dan pengobatan terhadap Clara dengan
pembiayaan yang sepenuhnya ditanggung negara.
  web:
http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/07/23/21491583/Istana.Minta.Maaf.kepada.Clara

Kirim email ke