tah enya jigana mah, ngadegungkeun meureun maksudna teh 2010/7/24 Dudi Herlianto <[email protected]>
> > > mun di basa sunda tiasa teu nya dihartian ngedegungkeun? > > Pada 25 Juli 2010 05:45, mh <[email protected]> menulis: > > >> >> maca heboh kompas, pakait aya dugaan anggota paspampres nu rada "gelo", >> manggih kecap "toyor". >> disusud dina warta sejenna weleh teu manggih naon hartina. noong kamus >> malayu, cenah ieu kecap >> asalna tina basa indonesia, nu maksudna sarua jeung "memukul". >> >> ====== >> *KASUS * >> Istana Minta Maaf kepada Clara >> Jumat, 23 Juli 2010 | 21:49 WIB >> >> *JAKARTA, KOMPAS.com* — Meskipun pihak Istana telah membantah kabar yang >> menyebutkan bahwa salah satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden >> (Paspampres) melakukan kekerasan kepada salah satu anak peserta peringatan >> Hari Anak Nasional, tetapi permintaan maaf tetap disampaikan kepada Clara >> (9). >> >> Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, Juru Bicara Presiden >> Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga >> Clara, sekaligus menyampaikan permintaan maaf. "Pak Julian saya minta >> langsung menghubungi ibunya Clara, dan beliau sudah menyampaikan permintaan >> maaf," kata Seto kepada *Kompas.com*, Jumat (23/7/2010). >> >> Seto juga menyampaikan bahwa staf ahli presiden, Daniel Sparinga, telah >> menghubunginya, menyampaikan keterkejutan Presiden atas insiden tersebut. >> "Pak Daniel menyampaikan, Presiden sangat terkejut dan tidak menghendaki >> cara-cara seperti itu, mohon dilakukan penyelidikan," katanya. >> >> Sebelumnya, seorang anak anggota Persatuan Artis Remaja Cilik Indonesia >> yang menjadi penampil dalam perayaan Hari Anak Nasional mengaku ditoyor >> oknum yang diduga Paspampres. Informasi mengenai penoyoran tersebut >> disampaikan Seto yang mendapatkan laporan langsung dari ibunda Clara. >> >> Tak sampai di situ, saat dihubungi langsung oleh *Kompas.com*, Julian >> bahkan mengaku pihaknya menawarkan perawatan dan pengobatan terhadap Clara >> dengan pembiayaan yang sepenuhnya ditanggung negara. >> web: >> http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/07/23/21491583/Istana.Minta.Maaf.kepada.Clara >> >> > > > -- > d-: dudi herlianto :-q > kunyuk nuyun kuuk, kuuk nuyun kunyuk > >
