mun di basa sunda tiasa teu nya dihartian ngedegungkeun?

Pada 25 Juli 2010 05:45, mh <[email protected]> menulis:

>
>
> maca heboh kompas, pakait aya dugaan anggota paspampres nu rada "gelo",
> manggih kecap "toyor".
> disusud dina warta sejenna weleh teu manggih naon hartina. noong kamus
> malayu, cenah ieu kecap
> asalna tina basa indonesia, nu maksudna sarua jeung "memukul".
>
> ======
> *KASUS *
> Istana Minta Maaf kepada Clara
> Jumat, 23 Juli 2010 | 21:49 WIB
>
> *JAKARTA, KOMPAS.com* — Meskipun pihak Istana telah membantah kabar yang
> menyebutkan bahwa salah satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden
> (Paspampres) melakukan kekerasan kepada salah satu anak peserta peringatan
> Hari Anak Nasional, tetapi permintaan maaf tetap disampaikan kepada Clara
> (9).
>
> Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, Juru Bicara Presiden
> Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga
> Clara, sekaligus menyampaikan permintaan maaf. "Pak Julian saya minta
> langsung menghubungi ibunya Clara, dan beliau sudah menyampaikan permintaan
> maaf," kata Seto kepada *Kompas.com*, Jumat (23/7/2010).
>
> Seto juga menyampaikan bahwa staf ahli presiden, Daniel Sparinga, telah
> menghubunginya, menyampaikan keterkejutan Presiden atas insiden tersebut.
> "Pak Daniel menyampaikan, Presiden sangat terkejut dan tidak menghendaki
> cara-cara seperti itu, mohon dilakukan penyelidikan," katanya.
>
> Sebelumnya, seorang anak anggota Persatuan Artis Remaja Cilik Indonesia
> yang menjadi penampil dalam perayaan Hari Anak Nasional mengaku ditoyor
> oknum yang diduga Paspampres. Informasi mengenai penoyoran tersebut
> disampaikan Seto yang mendapatkan laporan langsung dari ibunda Clara.
>
> Tak sampai di situ, saat dihubungi langsung oleh *Kompas.com*, Julian
> bahkan mengaku pihaknya menawarkan perawatan dan pengobatan terhadap Clara
> dengan pembiayaan yang sepenuhnya ditanggung negara.
>   web:
> http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/07/23/21491583/Istana.Minta.Maaf.kepada.Clara
>
>  
>



-- 
d-: dudi herlianto :-q
kunyuk nuyun kuuk, kuuk nuyun kunyuk

Kirim email ke