sok teu kaharti ku akal ari geus kieu teh, cik atuh areling....... Keberadaan Patung Bima Picu TawuranSenin, 09/08/2010 - 14:02 PURWAKARTA, (PRLM).- Aksi tawuran antara pendukung dan kontra terhadap berdirinya patung Bima di Jalan Terus Ibrahim Singadilaga Purwakarta nyaris terjadi, Senin (9/8). Massa yang mendukung keberadaan patung terpancing oleh aksi perusakan terhadap patung yang dilakukan kelompok pendemo. Untungnya, aksi tawuran ke arah yang lebih luas dapat dihindari setelah anggota Dalmas Polres Purwakarta melakukan tindakan pengamanan. Ultimatum kelompok kontra terhadap patung yang dikomandoi K.H. Abdullah A.S. Joban dan Ustaz Ridwan Syah Alam bersama ratusan anggota tiba di taman patung Bima guna merobohkannya. Di lain pihak, kelompok pendukung patung termasuk warga berjaga-jaga di lokasi. Setelah berorasi, K.H. Abdullah Joban memprovokasi massanya untuk membongkar patung Bima. Akhirnya massa pun tergerak untuk menghancurkan patung tersebut. Di saat massa tengah melakukan perusakan patung, kelompok pendukung terdiri massa pencak silat, ormas dan warga mencegah aksi yang terjadi. (A-86/A-147)***
________________________________ From: Ii Sumirat <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, August 10, 2010 7:19:46 AM Subject: RE: [kisunda] Fw: "Bima" di protes di Purwakarta Ke digentos ku patung bambu runcing From:kisu...@yahoogroups .com [mailto:kisunda@ yahoogroups. com] On Behalf Of Waluya Sent: Tuesday, August 10, 2010 11:51 AM To: kisu...@yahoogroups .com Subject: [kisunda] Fw: "Bima" di protes di Purwakarta Patung Bima nu "gagah perkasa' lengkep jeung kuku pancanakana di Purwakarta, diprotes kudu dirubuhkeun atawa dipindahkeun ka tempat sejen.Nu nyieunna barudak salah sahiji sakola SMK di Purwakarta, pesenan ti Pemkab Purwakarta. Nu protes? Ah ...nyanggakeun we wartosna (bari ngurut dada, gogodeg, naha bisa kitu): Patung Bima di Purwakarta Didemo Pelajar JUMAT, 06/08/2010 - 17:28 PURWAKARTA, (PRLM),-Patung Bima yang berdiri di area taman di Jalan Terusan Ibrahim Singadilaga (Jalan Baru) Purwakarta digugat. Ratusan pelajar setingkat Ibtidaiyah dari yayasan Ibnu Sina Purwakarta, Jumat (6/8), melakukan aksi demo mempersoalkan berdirinya patung Bima di Purwakarta. Mereka mengultimatum pemerintah daerah untuk membongkar patung Bima tersebut dalam tempo 2x24 jam. Aksi demo para pelajar setingkat sekolah dasar itu dipimpin langsung oleh KH. Abdullah AS Joban sebagai Ketua Forum Ulama Indonesia (FUI) sekaligus pimpinan yayasan Ibnu Sina dan Ust. Ridwan Syah Alam. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membongkar patung Bima yang tidak berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dalam orasinya, Abdullah Joban mengatakan didirikannya patung Bima di Purwakarta itu sangat bertentangan dengan julukan Kota Purwakarta sebagai Kota Santri. Selain itu, keberadaan patung Bima di kawasan ini bisa mendekatkan diri dengan kemusrikan. "Bima itu bukan tokoh pejuang Islam maupun pahlawan nasional melainkan tokoh imajiner yang tidak diyakini oleh umat Islam," kata Joban. Dalam pernyataan sikapnya, FUI menilai patung Bima berdiri disana sangat tidak bermanfaat dan jelek dipandang dari aspek ekonomi yaitu pemborosan, aspek sejarah bukan pahlawan daerah, aspek agama kemusrikan, aspek politik itu merupakan pemaksaan kepercayaan kepada tokoh tahayul secara sistematik serta aspek budaya merupakan pengultusan tokoh khayalan. Mereka juga menyoroti tugu-tugu hinduis yang marak berdiri di Purwakarta yang dijadikan gapura ataupun pagar kantor/instansi/ dinas dan meminta diganti dengan simbol-simbol Islami. Dikatakan Joban, dalam Al-Quran Surat Al-An'am ayat 71 disebutkan " Katakanlah apakah kita harus lagi memuja kepada selain Allah (berupa patung-patung) yang tidak akan memberi manfaat (jika disembah) dan tidak akan membawa bahaya (jika ditinggalkan) , dan apakah kita harus kembali ke belakang (menjadi orang musrik) setelah Allah memberi petunjuk (Al-Islam) kepada kita".(A-86/kur) ***
