Baraya, Kumaha ieu teh, naha jaradi parasea mamawa ngaran "Sunda"? Cikan
sugan aya info sejenna ngeunaan hal ieu?

manar

Pemuda Sundawani Pukuli Kelompok Sunda Edan
Kamis, 28 Oktober 2010 | 18:02 WIB
 
Besar<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-287924,id.html#>
Kecil<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-287924,id.html#>
Normal<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-287924,id.html#>
*TEMPO Interaktif*, *Cianjur* - Aksi peringatan Hari Sumpah Pemuda di
Cianjur, Kamis (28/10), diwarnai aksi pemukulan. Pemukulan dilakukan
kelompok pemuda yang berasal dari organisasi Sundawani Cianjur terhadap
peserta aksi dari kelompok mahasiswa dan aktivis yang menamakan diri grup
Sunda Edan.

Selain memukuli peserta aksi, kelompok penyerang juga menyerang kantor
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cianjur (YLBHC). Mereka memukuli beberapa
aktivis YLBHC serta merusak kantor dan perlengkapan YLBHC.

Adi Supriadi, Koordinator Aksi Sunda Edan, mengaku tidak paham dengan
penyerangan yang dilakukan terhadap aksi mereka. Aksi yang dilakukan di
Bundaran Tugu Ngaos Mamaos Maenpo Cianjur ini, kata Adi, merupakan aksi
peringatan Hari Sumpah Pemuda.

"Saya tidak mengerti kenapa jadi sasaran pemukulan dan penyerangan? Apa
salah kami?" ujar Adi di Cianjur, Kamis (28/10).

Adi dan beberapa mahasiswa menjadi sasaran pemukulan. Aksi pemukulan
dilakukan di depan Pos Polisi sehingga aparat langsung mengamankan para
peserta aksi yang menjadi korban pemukulan.

Tak puas dengan itu, kelompok penyerang menggeruduk ke kantor YLBHC, sekitar
1 kilometer dari lokasi aksi. "Mereka mencari para aktivis yang melakukan
aksi, tapi mereka juga melakukan pengrusakan kantor kami," kata Ketua YLBHC,
Oden Muharram Djunaedi.

Oden mengaku telah melaporkan aksi penyerangan terhadap kantor YLBHC ke
polisi. Menurut Oden, dia tidak terima dengan aksi penyerangan tersebut.
"Ini bentuk intimidasi yang dilakukan terhadap lembaga, bukan lagi persoalan
individu," tutur Oden, menyesalkan.

Sementara itu, Endang Oki, Humas Sundawani Cianjur, mengatakan, peristiwa
kekerasan tersebut terjadi lantaran ada ketersinggungan. Menurut dia,
beberapa anggota Sundawani merasa tersinggung dengan aksi yang menamakan
diri Sunda Edan.

"Sebagai orang Sunda kami tersinggung dengan aksi mereka yang menamakan diri
Sunda Edan. Itu bentuk penghinaan terhadap etnis Sunda," kata Endang melalui
telepon, Kamis (28/10).

Endang menambahkan, ketersinggungan juga terjadi karena para aktivis
melakukan aksi dengan menggunakan atribut kaos bertuliskan Sunda Edan dan
Bujang Bangkawarah. "Mereka juga mencabuti bendera dan atribut milik kami,"
imbuh Endang.

DEDEN ABDUL AZIS
Sumber:
http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-287924,id.html

Kirim email ke