Baraya...nukieu manawi nu namina barudak kiwari poekeun.

Dina hiji oraganisasi tinangtu aya nu jadi punduhna atanapi sesepuhna.

Tur dina ngadegkeun sareng maparin pingaraneun kanggo organisasi teh
pasti aya pihartoseunna....

Duka tah saupamina eta nami SUNDA teh lepat dina ngahartoskeunna, nu
antukna teupuguh nu di bela jeung nu di lawanan nu antukna teu puguh
juntrunganana.

 

Pun,

Sul-99

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of oman abdurahman
Sent: Tuesday, November 02, 2010 12:40 PM
To: [email protected]
Subject: [kisunda] Sunda Wani vs Sunda Edan merlukeun Sunda Eling?

 

  


Baraya, 


Kumaha ieu teh, naha jaradi parasea mamawa ngaran "Sunda"? Cikan sugan
aya info sejenna ngeunaan hal ieu?

manar


Pemuda Sundawani Pukuli Kelompok Sunda Edan 


Kamis, 28 Oktober 2010 | 18:02 WIB

Besar
<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-28792
4,id.html>  Kecil
<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-28792
4,id.html>  Normal
<http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-28792
4,id.html>  

TEMPO Interaktif, Cianjur - Aksi peringatan Hari Sumpah Pemuda di
Cianjur, Kamis (28/10), diwarnai aksi pemukulan. Pemukulan dilakukan
kelompok pemuda yang berasal dari organisasi Sundawani Cianjur terhadap
peserta aksi dari kelompok mahasiswa dan aktivis yang menamakan diri
grup Sunda Edan.

Selain memukuli peserta aksi, kelompok penyerang juga menyerang kantor
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cianjur (YLBHC). Mereka memukuli beberapa
aktivis YLBHC serta merusak kantor dan perlengkapan YLBHC.

Adi Supriadi, Koordinator Aksi Sunda Edan, mengaku tidak paham dengan
penyerangan yang dilakukan terhadap aksi mereka. Aksi yang dilakukan di
Bundaran Tugu Ngaos Mamaos Maenpo Cianjur ini, kata Adi, merupakan aksi
peringatan Hari Sumpah Pemuda.

"Saya tidak mengerti kenapa jadi sasaran pemukulan dan penyerangan? Apa
salah kami?" ujar Adi di Cianjur, Kamis (28/10).

Adi dan beberapa mahasiswa menjadi sasaran pemukulan. Aksi pemukulan
dilakukan di depan Pos Polisi sehingga aparat langsung mengamankan para
peserta aksi yang menjadi korban pemukulan.

Tak puas dengan itu, kelompok penyerang menggeruduk ke kantor YLBHC,
sekitar 1 kilometer dari lokasi aksi. "Mereka mencari para aktivis yang
melakukan aksi, tapi mereka juga melakukan pengrusakan kantor kami,"
kata Ketua YLBHC, Oden Muharram Djunaedi.

Oden mengaku telah melaporkan aksi penyerangan terhadap kantor YLBHC ke
polisi. Menurut Oden, dia tidak terima dengan aksi penyerangan tersebut.
"Ini bentuk intimidasi yang dilakukan terhadap lembaga, bukan lagi
persoalan individu," tutur Oden, menyesalkan.

Sementara itu, Endang Oki, Humas Sundawani Cianjur, mengatakan,
peristiwa kekerasan tersebut terjadi lantaran ada ketersinggungan.
Menurut dia, beberapa anggota Sundawani merasa tersinggung dengan aksi
yang menamakan diri Sunda Edan.

"Sebagai orang Sunda kami tersinggung dengan aksi mereka yang menamakan
diri Sunda Edan. Itu bentuk penghinaan terhadap etnis Sunda," kata
Endang melalui telepon, Kamis (28/10).

Endang menambahkan, ketersinggungan juga terjadi karena para aktivis
melakukan aksi dengan menggunakan atribut kaos bertuliskan Sunda Edan
dan Bujang Bangkawarah. "Mereka juga mencabuti bendera dan atribut milik
kami," imbuh Endang.

DEDEN ABDUL AZIS
Sumber:
http://www.tempointeraktif.com/hg/bandung/2010/10/28/brk,20101028-287924
,id.html



Kirim email ke