Kade kang ulah sabaris (baris hiji)
Bilih keuna cekal sapertos abdi (baris dua)
Wios teu aya eusian (baris tilu) mending nyerat panjang (baris opat)
Hehehehehe (baris lima)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: eminx <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 5 Dec 2010 20:31:19 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] Teori Atlantis jeung Sundaland?

LIPI di BALI hartosna ORAY !!!

2010/12/1 mh <[email protected]>

>
>
> Numbu catur nu keur haneut, perkara Atlantis jeung Sundaland, urang
> ngorehan
> sugan manggih jiga kumaha komentar nu sejen kana perkara eta teori teh.
>
> Ieu aya tulisan batur, sugan nyambung:
> ========
> Teori Atlantis dan Sundaland Masih Sulit Diterima LIPI
>
> *Jakarta* – *Arysio Santos* dengan *teori Atlantis* dan *Stephen
> Oppenheimer* dengan *teori Sundaland*, sama-sama berkesimpulan kalau *
> Indonesia* adalah awal peradaban dunia. *Santos dan Oppenheimer *menggabungkan
> ilmu bumi dan mitologi yang sebagian masih sulit diterima para ilmuwan
> Indonesia.
>
> “Bukan tidak masuk akal. Tapi dia membangun dari bukti linguistik, genetika
> dan bukti arkeologi. Saya yang sedikit tidak bisa terima itu dari
> bukti-bukti mitologi dan ini pernah dikritisi sebelumnya,” kata ahli geologi
> LIPI, Eko Yulianto di Kantor LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis
> (28/10/2010).
>
> Menurut Eko, teori Santos soal Atlantis masih banyak kelemahan sementara
> Oppenheimer lebih banyak menunjukan bukti ilmiah soal Sundaland. Sementara
> untuk teori tsunami meluluhlantakan peradaban, hal itu sukar diterima para
> ahli geologi.
>
> “Tsunami besar yang menghancurkan peradaban dengan cepat itu dari sisi
> geologi tidak masuk akal,” jelasnya.
>
> Meski demikian, teori kalau Sundaland pernah menjadi daratan, para ilmuwan
> pun dapat menyepakatinya. Namun peradaban di atas benua itu yang masih harus
> dicari bukti-buktinya.
>
> “Kalau kita punya pantai yang dulunya ada dan kemudian itu tenggelam, maka
> mungkin di situ juga ada situs-situs kehidupan,” ujarnya.
>
> Sementara, Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI Heri Harjono, mengatakan
> Oppenheimer dan tim dari Santos memang belum pernah memberikan data
> penelitian mereka ke LIPI sebelumnya. Namun menurutnya teori kedua ilmuwan
> asing ini perlu dibuktikan lebih jauh.
>
> “Ada teknologi DNA untuk mengetahui asal usul manusia dari mana. Mungkin
> nggak, ada kehidupan manusia dulu di sini. Untuk yang di dasar laut sana
> dengan menggunakan marine teknologi agar bisa tahu ada kehidupan,” tutupnya.
>
>
> http://www.tweetfun.net/teori-atlantis-dan-sundaland-masih-sulit-diterima-lipi
>
>  
>



-- 
.................
8-| 8| B-| B|

Kirim email ke