Cing baraya, mana nu leuwih hade jeung waras, antara ngalegaan kawasan
industri sekitar batawi atawa ngadistribusikeun kawasan industri ka tiap
propinsi?

====
Inilah Dua Rencana Pemindahan Ibukota Negara itu

Rabu, 12 Januari 2011 | 11:02 WIB

*TEMPO Interaktif*, *Bandung* - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin
memperluas kawasan  industri. Tujuannya agar pusat perekonomian tak hanya
berpusat di Jakarta. Pusat pemerintahan pun kemungkinan akan bergeser.

Rektor Institut Teknologi Bandung Akhmaloka mengatakan, dua rencana tersebut
disampaikan Presiden saat pertemuan kemarin dengan rektorat ITB di Jakarta.
Keinginan Presiden itu untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju pada
2015 atau 2020.

Tentang Ibukota Jakarta, SBY menurut Akhmaloka, ingin memperluas sentra
industri Jakarta ke Banten, Bogor, dan Purwakarta. "Menurut SBY, mungkin
akan baik kalau Jakarta diperbesar," ujarnya saat dihubungi Tempo, Rabu
(12/1). Upaya itu ingin mencontoh Tokyo sebagai ibukota Jepang.

Jakarta tetap akan menjadi pusat ekonomi negara. "Kalau dipindah
jangan-jangan (perekonomian) bisa kolaps," ujar Akhmaloka.

Mulai 2011, pemerintah lewat beberapa kementerian menyusun rencana
pengembangan kawasan industri dan perdagangan tersebut. Kementerian
Pekerjaan Umum misalnya  ujar dia, menyiapkan perencanaan infrastruktur.

Adapun ITB diminta SBY untuk menyiapkan para insinyur dan pakar. "Kami siap
membantu pekerjaan besar ini. Kajian tentang Ibukota, ITB juga punya,"
ujarnya.

Setelah persiapan setahun, pada 2012 realisasi proyek bakal dimulai.
Targetnya pada 2015, kawasan industri baru itu sudah berjalan.

Sedangkan soal rencana pemindahan pusat pemerintahan, kata Akhmaloka, ada
wacana ingin seperti Malaysia. Pusat birokrasi akan digeser dari Jakarta,
namun belum dibicarakan lokasinya, begitu pula pemindahan gedung-gedung
kementerian atau DPR.

ANWAR SISWADI

http://tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/01/12/brk,20110112-305593,id.html

Kirim email ke