catetan tambahan
urg *cina* jeung* jepang *mun nyebut jeung nulis kecap sunda,... *sintho*
sedengkeun agama *shinto*, oge sok disebut *kami way* (jalan hirup *kami*,
lain *dia*)
atawa jalan hirup *kuring, *atw* agama kuring???*
cik ka mang H, atawa ka baraya sadaya
sugan aya nu gaduh data lengkep ngeunaan agama shinto?
uin mung nyutat ti sababaraha buku jepang asa teu kumplit.

hn*R3M
*
*


2011/3/19 Roza R. Mintaredja <[email protected]>

> tah kangJP, lan baraya
> sadaya.............................................................
>
> apanan dina  tujuh unsur budayana *kuncaraningrat* *no 1*na,* religi jg
> upacara ritualna*
> trus *tatanan kamasarakatan, teknologi, basa, seni *jeung elmu pangaweruh
> na,* *
> kudu gumulung sa paket teu bisa di wilah wilah, utuh.
> numatak uin moal unggah adat dina pamadegan yen:
> religi teh mangrupa platform/pondasi ti budaya bangsana.
> budaya *jepang*, religina *sinto/buda*
> budaya *bali,* religina *hindubali*
> budaya *jawa*, religina *kejawen*
> budaya *baduy*, religina *sunda wiwitan*
> budaya *sunda* ?, religina *islam *jrrd
> leres teu?............................................................
> emutaneun, koreksieun.
> hn*R3M
>
>
>
>
> 2011/3/17 Jalak Pakuan <[email protected]>
>
>>
>>
>> Tah eta khasna nihon jin teh, kultur/budaya ditapelkeun ku penguasa
>> didinya aya peran pendeta nu mere niley2 shinto/budha. Mungkin eta nu
>> disebut shinto/budha tos nyerep na budayana jadi malah hese mun rek teleg2
>> disebut religius...
>>
>> Makarya Mawa Raharja
>>
>>
>>  ------------------------------
>> *Dari:* Ki Hasan <[email protected]>
>> *Kepada:* [email protected]
>> *Terkirim:* Kam, 17 Maret, 2011 10:32:34
>> *Judul:* Re: [kisunda] Religiusitas Urang Jepun?
>>
>>
>>
>> JP: " ... kentel ku ajaran budha/shinto ..."
>>
>> Ari nu di luhur lain religius? Hehehe
>>
>> 2011/3/17 Jalak Pakuan <[email protected]>
>>
>>>
>>>
>>>  Foto eta mah foto ti keluarga biasa/cacahna Jepang. Jepang ningrat mah
>>> moal kitu. Religius henteuna mah asana urang Jepang mah teu mikir kadinya.
>>> Nu aya mah taat kana adat/budaya hasil pelakan pangawasa ti jaman Toyotomi
>>> diteruskeun ku shogunate, kentel ku ajaran budha/shinto.
>>>
>>> Makarya Mawa Raharja
>>>
>>>
>>>  ------------------------------
>>> *Dari:* Ki Hasan <[email protected]>
>>> *Kepada:* Ki Sunda <[email protected]>
>>> *Terkirim:* Rab, 16 Maret, 2011 18:26:04
>>> *Judul:* [kisunda] Religiusitas Urang Jepun?
>>>
>>>
>>>
>>> Nu kieu meureun nya nu disebut sikap religius teh:
>>>
>>> =======
>>> Ketangguhan Jepang Memukau Dunia
>>>
>>>  
>>> AP<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/03/16/07391145/Ketangguhan.Jepang.Memukau.Dunia#>
>>> Seorang perempuan memasak untuk keluarganya di depan rumah mereka yang
>>> hancur di Ishinomaki di Prefektur Miyagi.
>>>  Rabu, 16 Maret 2011 | 07:39 WIB
>>> *Oleh*: *Pascal S Bin Saju *
>>>
>>> *KETANGGUHAN *Jepang menghadapi tekanan tiga bencana besar sekaligus,
>>> yakni gempa bumi, tsunami, dan radiasi nuklir, memukau dunia. Reputasi
>>> internasional Jepang sebagai negara kuat mendapat pujian luas. Tak adanya
>>> penjarahan menguatkan citra ”bangsa beradab”.
>>>
>>> Pemerintah Jepang, Selasa (15/3), terus memacu proses evakuasi dan
>>> distribusi bantuan ke daerah bencana yang belum terjangkau sebelumnya.
>>> Seluruh kekuatan dan sumber dayanya dikerahkan maksimal ke Jepang timur
>>> laut, daerah yang terparah dilanda tsunami.
>>>
>>> Evakuasi korban tsunami berjalan seiring dengan evakuasi ribuan warga
>>> yang terancam terpapar radiasi nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
>>> (PLTN) Fukushima Daiichi, utara Tokyo. Prefektur Fukushima juga termasuk
>>> salah satu daerah korban gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat lalu.
>>>
>>> Televisi, media cetak, radio, dan situs berita *online *di seluruh dunia
>>> telah merilis bencana itu. Hal yang mengagumkan dunia, seluruh kejadian
>>> serta momen dramatis dan mendebarkan direkam televisi Jepang detik demi
>>> detik, sejak awal gempa, datangnya tsunami, hingga air bah itu ”diam”.
>>>
>>> Jepang lalu mengabarkan drama amuk alam yang menyebabkan lebih dari
>>> 10.000 orang tewas dan 10.000 orang hilang itu ke seluruh dunia. Meski
>>> sempat panik, Jepang dengan cepat bangkit, mengerahkan seluruh kekuatannya,
>>> mulai dari tentara, kapal, hingga pesawat terbang. Jumlah tentara dinaikkan
>>> dua kali lipat dari 51.000 personel menjadi 100.000 personel. Sebanyak 145
>>> dari 170 rumah sakit di seluruh daerah bencana beroperasi penuh.
>>>
>>> Sekalipun kelaparan dan krisis air bersih mendera jutaan orang di
>>> sepanjang ribuan kilometer pantai timur Pulau Honshu dan pulau lain di
>>> Jepang, para korban sabar dan tertib menanti distribusi logistik. Hingga
>>> hari keempat pascabencana, Selasa, tidak terdengar aksi penjarahan dan
>>> tindakan tercela lainnya.
>>>
>>> *Associated Press* melukiskan, warga Jepang tenang menghadapi persoalan
>>> yang ditimbulkan bencana. Sisi lain yang diajarkan masyarakat Jepang ialah
>>> sikap sabar meski mereka diliputi dukacita akibat kehilangan orang-orang
>>> terkasih. Mereka sabar menanti bantuan. Pemerintah bisa lebih tenang untuk
>>> fokus pada evakuasi, penyelamatan, dan distribusi logistik.
>>>
>>> Bencana terbaru adalah bahaya radiasi nuklir akibat tiga ledakan dan
>>> kebakaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Dari enam
>>> reaktor nuklir, empat di antaranya telah bermasalah. Jepang belajar dari
>>> kasus Chernobyl dan membangun sistem PLTN-nya lebih baik. Pemerintah
>>> menjamin tak akan ada insiden Chernobyl di Jepang.
>>>
>>> ”Perserikatan Bangsa-Bangsa belum mengambil langkah-langkah selama belum
>>> ada permintaan. Jepang adalah negara paling siap di dunia (menghadapi
>>> bencana),” kata Elisabeth Byrs, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi
>>> Urusan Kemanusiaan (OCHA), kepada *Reuters*.
>>>
>>> Byrs melanjutkan, ”Jepang menanggapi tiga darurat sekaligus, yakni gempa,
>>> tsunami, dan ancaman nuklir, dan melakukannya dengan sangat baik.”
>>>
>>> Para *blogger *dan pengguna situs jejaring sosial berbahasa Inggris
>>> memuji Jepang sebagai bangsa yang tabah (*stoic*) dan bertanya-tanya
>>> tentang kemampuan bangsa lain, terutama di Barat, jika diguncang tiga
>>> bencana besar sekaligus. Mereka memuji Jepang adalah sebuah bangsa yang
>>> hebat, kuat, dan beretika.
>>>
>>> Profesor Harvard University, Joseph Nye, mengatakan, bencana telah
>>> melahirkan Jepang sebagai bangsa *soft power*. Istilah itu diciptakannya
>>> untuk melukiskan Jepang mencapai tujuannya dengan tampil lebih menarik bagi
>>> bangsa lain.
>>>
>>> Saat bencana dan tragedi kemanusiaan mengundang simpati dari dunia
>>> Jepang, citra negara yang tertimpa bencana jarang mendapat keuntungan dari
>>> bencana tersebut. Pakistan, misalnya, menerima bantuan AS dan negara lain
>>> saat dilanda banjir bandang tahun lalu. Namun, bantuan individu sangat
>>> sedikit, yang disebabkan citra negeri itu di mata dunia. China dan Haiti
>>> juga menghadapi kritik atas penanganan gempa bumi tahun 2008 dan 2009.
>>>
>>> Menghadapi kebutuhan akan dana rekonstruksi skala besar, Jepang masih
>>> menimbang tawaran internasional. ”Meski dilanda tragedi dahsyat, peristiwa
>>> menyedihkan, ada fitur-fitur yang sangat menarik dari Jepang,” kata Nye
>>> kepada *AFP*.
>>>
>>> ”Terlalu dini untuk memprediksi apakah mereka berhasil memulihkan
>>> ekonomi. Tetapi, dilihat dari jauh, rakyat Jepang memperlihatkan ketabahan
>>> saat krisis. Hal ini berbicara banyak soal Jepang di masa depan,” kata Wakil
>>> Direktur Center for Strategic and International Studies Nicholas Szechenyi.
>>>
>>> *Dapatkan artikel ini di URL:*
>>>
>>> http://www.kompas.com/read/xml/2011/03/16/07391145/Ketangguhan.Jepang.Memukau.Dunia
>>>
>>>
>>
>>
>>  
>>
>
>

Kirim email ke