Impor Sapi dari Australia Terganjal "Penyiksaan Hewan di Rumah Jagal" Rabu, 08/06/2011 - 19:43
CILACAP, (PRLM).- Kedutaan Besar Australia dan sejumlah wartawan dari negara Kanguru mengawal langsung proses distribusi 2000 sapi potong impor untuk kebutuhan Jawa Barat. Pengawalan tersebut untuk memastikan bahwa binatang ternak itu diperlakukan dengan baik. Kepala Stasiun Karantina Hewan Pelabuhan Tanjung Intan, Dr hewan Adi Mardin mengatakan, staf Kedutaan Besar Australia Chrytopher Bandi dan sejumlah wartawan datang bersamaan dengan pengiriman 2000 ternak sapi. Melalui stasiun karantina hewan di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, Rabu (7/6). "Mereka memastikan bahwa distribusi sapi mulai dari pelabuhan muatan hingga pelabuhan pembongkaran di stasiun karantina hewan perlakukan dengan baik. Terkait dengan temuan penyiksaan sapi di rumah jagal," jelas Mardin, Rabu (8/6). Namun selama distribusi berlengsung hingga sapi tiba di stasiun karantina, mereka tidak menemukan adanya kejanggalan. Pengiriman sapi jenis Brahman berjalan dengan lancar. Itu juga diakui oleh pihak kedubes. Dalam kesempatan tersebut Christoper sekaligus memastikan bahwa kedatangan 2000 ternak sapi potong tersebut merupakan ekspor terakhir sapi ke Jawa Barat hingga enam bulan ke depan. (A-99/das)*** http://www.pikiran-rakyat.com/node/147915
