*Baraya,*

**

*Beja ngeunaan angklung anu sakali deui ngambah dunya asa tacan kawartakeun
di milist. Nyanggakeu di warta handap ngeunaan angklung anu sakali deui
meunang pangajen di LN, malah cenah pagelaranna dina eta kasempetan asup the
world guiness book of record. Wilujeng, bari melak awi, miara lahan sangkan
cai curcor teu dangdangrat dina usum halodo jeung teu longsor sarta nguranga
banjir nalika mangsa usum hujan datang, urang piara babarengan jeung urang
ronjatkeun budaya angklung jeung budaya awi lianna.*

*manar
*

*  *

*TEMPO Interaktif*, *Washington* - Ensambel angklung terbesar, yang
dimainkan 5.182 orang di National Mall Washington, DC, Amerika Serikat,
telah memecahkan rekor dunia dan tercatat dalam *The World Guiness Book of
the Record.* Para pemain angklung, yang sebagian besar amatiran, membawakan
lagu "We are the World".

Pertunjukan itu digelar dalam rangkaian Indonesia Festival pada Sabtu, 9
Juli 2011 lalu, dengan mengangkat tema "Merayakan Multikulturalisme". Acara
yang diprakarsai oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia ini berhasil
menyatukan orang dari berbagai bangsa dan bahasa untuk bermain angklung
bersama di lapangan terbuka. Selain pertunjukan angklung, mereka juga
menggelar pameran batik selama 12-16 Juli di gedung Kedutaan Besar Republik
Indonesia di Washington, sebagai bagian dari American Batik Design
Competition, yang berlangsung sejak Maret lalu dan akan berakhir pada
November mendatang.

Permainan angklung itu dipimpin Daeng Udjo, putra keempat Udjo Ngalagena,
maestro angklung dari Bandung. Para pemain, yang sebagian besar tak pernah
mendengar soal angklung, sangat antusias mencoba dan menikmati suara yang
dihasilkan alat musik bambu warisan bangsa Indonesia tersebut. Terik
matahari di musim panas yang berkisar di angka 32 derajat Celcius tidak
membuat para peminat angklung, baik tua maupun muda, itu surut langkah.

Dibekali angklung-angklung yang diberi kode nama-nama pulau Indonesia
sebagai pengganti nada do-re-mi, para pemain amatir itu mendengar dengan
saksama petunjuk Daeng Udjo. Sandi-sandi nada dari kepalan jari dan tangan
kanan Daeng Udjo dapat dimengerti dengan cepat oleh para peserta. Walhasil,
musik pun mengalir sempurna dan para penonton bersorak senang.

Di panggung tampak Duta Besar RI, Dino Pati Djalal; Duta Besar RI untuk
Perserikatan Bangsa Bangsa, Hasan Kleib; Managing Director World Bank, Sri
Mulyani; Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, Gita Wirjawan; pengusaha
dan promotor musik Peter F. Gontha; aktris Christine Hakim, dan sejumlah
diplomat asing di kota tersebut.

Seusai rekor sejarah angklung itu diumumkan tim juri, di atas panggung Dino
Pati Djalal sempat tertunduk diam dan kemudian menutup wajah dengan kedua
tangannya. Tak lama kemudian senyum haru terkembang di wajahnya yang
memerah, yang kemudian berangkulan cukup lama dengan Daeng Udjo. "Ini di
luar dugaan saya. Seribu orang pemain pun sebenarnya cukup untuk mendapatkan
penghargaan ini," kata Dino.

Acara siang itu, menurut juri, memang "unbelieveable" karena hampir sebagian
besar dari pemain angklung adalah mereka yang belum tahu dan belum pernah
memainkan angklung sama sekali.

Festival Indonesia ini adalah acara pertama yang memperkenalkan Indonesia
secara terbuka kepada publik. Setiap pemain angklung pria diberi ikat kepala
dari Bali dan wanita diberi selendang batik. Acara ini dimeriahkan oleh grup
musik asal Australia, Air Supply, yang mengisi panggung selama 1 jam. Artis
pendukung lain yang tampil dari Jakarta adalah Sherina, Elfa Secoria,
Balawan dan Denada. Adapun artis internasional yang tampak mengisi panggung
adalah Brazilian Percussion dan Interfaith Concert, yang terdiri dari Native
Deen yang muslim, Davids Griffiths and the Praise and Worship Experience
yang Kristen, dan Lox n Vodka yang Yahudi.

*VICTORIA SIDJABAT*
Sumber :
http://www.tempointeraktif.com/hg/musik/2011/07/13/brk,20110713-346375,id.html
Warta sejenna ngeunaan anu sarupa bisa diakses di dieu:

http://www.thejakartapost.com/news/2011/07/11/washington-dc-shakes-world-angklung-record.html
http://www.indonesia.travel/en/news/detail/437/indonesia-breaks-guinness-world-records-largest-angklung-ensemble-in-washington-dc

Kirim email ke