PESANTREN AL JAWAMI, CILEUNYI
Santri Bisa Nonton Film Bareng
Selasa, 16 Agustus 2011 | 11:31 WIB

*SUATU *siang, awal Agustus lalu, jalan aspal Cileunyi-Jatinangor terasa
panas karena matahari tepat di atas kepala. Para santri Pondok Pesantren
Al-Jawami, Cileunyi, sedang istirahat di kobong (kamar santri) sambil
menanti azan Zuhur.

Di sela istirahat itu, mereka mengobrol ringan soal surga dan neraka. Ya,
obrolan itu menjadi rutinitas para santri pesantren yang berlokasi di
Sindangsari RT 02/21, Kecamatan Cileunyi, tersebut karena setiap malam
seusai salat tarawih, meerka belajar soal surga dan neraka.

Kebanyakan dari santri ini adalah mahasiswa semester tiga ke atas dari Unpad
dan UIN Sunan Gunung Djati. Mereka memilih mondok di pesantren karena alasan
ingin belajar ilmu agama sambil kuliah.

Selama bulan Ramadan ini, Al-Jawami menekankan pembahasan pada tiga kitab.
Pertama, kitab *Daqo Ikul Akhbar*, yang membahas soal akidah dan pemahaman
mengenai surga dan neraka, dan dipelajari setelah Tarawih. Kedua,
kitab *Mukhtazar
Hadits*, yang membahas soal hadis dan dipelajari setelah salat Ashar
sekalian menunggu buka puasa. Ketiga, kitab *Qishotul Mi'raj *yang membahas
Isra Mikraj, dan dipelajari setelah salat Subuh.

"Materi-materi dalam kitab tersebut sangat dekat dengan keseharian umat
serta mudah dicerna dan diaplikasikan langsung dalam keseharian. Semua kitab
itu diharapkan bisa tamat dikuasai dan dipahami selama Ramadan," kata
Hafidin (25), santri asal Cianjur, yang juga menjabat sebagai Sekretaris
Dewan Santri Al-Jawami.

Dengan memahami materi dari kitab tersebut, santri diharapkan bisa berdakwah
sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Sejauh ini, beberapa santri
sudah mulai berdakwah dengan konsep dan materi dari kitab-kitab tersebut.

Beberapa santri melakukan dakwah di perkampungan di daerah Cileunyi. "Sejauh
ini warga menyambut baik upaya yang dilakukan para santri Al-Jawami," kata
Hafidin, yang sudah lima tahun *nyantri *di Al-Jawami.

Seorang santri asal Sukabumi, Lukman (23), mengaku sudah dua kali
menjalankan puasa di pesantren Al-Jawami. Selama itu pula, dia hampir
menguasai keseluruhan tiga kitab tersebut. Namun, dia belum bisa melakukan
dakwah sendiri. Karena itu, selama bulan puasa tahun ini, Lukman intens
mengikuti santri senior berdakwah di daerah-daerah terpencil di Kecamatan
Cileunyi.

Menariknya, selain agenda pendalaman materi agama, di bulan Ramadan tahun
ini, pesantren Al-Jawami juga mengadakan agenda hiburan seperti nonton film
bareng. "Sebelumnya kami mengadakan nonton film *3 Doa 3 Cinta*, dan para
santri merasa terhibur dengan agenda tersebut," ujar Hafidin.

Selain itu, menjelang libur Lebaran juga diadakan acara hiburan berupa
nasyid dan  marawis. Acara itu dilakukan dalam rangka perpisahan santri
menjelang Lebaran. Di acara itu juga dilakukan pemberian penghargaan bagi
santri teladan. (*)

Penulis : Mega Nugraha

Editor : Darajat Arianto

http://jabar.tribunnews.com/read/artikel/60780/Santri-Bisa-Nonton-Film-Bareng

Kirim email ke