Numutkeun majelis kisunda al geologi hasil hisab jeung rukyat pasamoan HBH tetep ninggang poe saptu ping 3 sept. 2 darajat ninggang kana jam 12.30 ba'da dzuhur. Konfirmasi tempat didugikeun deui ku al mukarromah ki oman al geologi jeung ki hasan al malaya Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: hangjuang bodas <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 2 Sep 2011 00:04:56 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [kisunda] Leres Henteu? HOAX Eta mah! Tulisan eta mah hoax Kang. Tos aya tulisan balesanna di kompassiana oge --- On Thu, 9/1/11, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [kisunda] Leres Henteu? To: [email protected] Date: Thursday, September 1, 2011, 1:54 AM Kompas online : http://kom.ps/NDTT Saudi Arabia : 1 Syawal Adalah Rabu 31 Agustus 2011 Oleh: Jiddan | 01 September 2011 | 04:32 WIB Pengumuman mengejutkan dari badan astronomi setempat yang sebelumnya memberi kabar kepada pemerintah Saudi bahwa mereka telah melihat hilal sehingga kemudian pemerintah memutuskan Idul Fitri jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011, namun ternyata kemungkinan yang dilihat pada tanggal 29 Agustus tersebut bukanlah bulan tapi benda angkasa lain yang kemudian di yakini sebagai planet Saturnus. Kesalahanfahaman atas sebuah keputusan1 syawal kemarin dimungkinkan karena pemerintah mengacu dari berita yang disampaikan badan astronomi yang ditunjuk untuk mengamati hilal awal bulan syawal, dan kenyataanya yang mereka lihat bukanlah hilal tapi benda angkasa lain yang diperkirakan adalah planet saturnus dan kesalahan ini kabarnya telah di umumkan baik via media cetak maupun elektronik , pemerintah Saudi sendiri konon telah membayar kafarat untuk masalah ini kurang lebih sebesar 1 milyar real. Dengan demikian.. keputusan pemerintah Indonesia yang menyatakan tanggal 31 Agustus 2011 adalah 1 syawal adalah benar, kalaupun menjadi polemik sesungguhnya mereka telah melakukan dan mengikuti apa yang menjadi perintah Rosulullah SAW yaitu Jika kalian melihat hilal, maka berpuasalah. ” Jika melihat hilal (lagi), maka berbukalah. Jika tertutup awan, maka genapkan puasa menjadi 30 hari” . Demikian semoga polemik diantara kita tidak perlu berkelanjutan sesungguhnya manusia adalah tempatnya salah… dan kebenaran hanya milik Allah… Namun demikian patut di apreseasi jika benar pemerintah saudi membayar kafarat atas keputusannya yang menyatakan 1 syawal adalah 30 september 2011 yang berakhir polemik tersebut apalagi kemudian badan astronomi saudi menyatakan yang mereka lihat tanggal 29 lalu bukan hilal yang mereka cari tapi benda angkasa lain, ini menunjukan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap urusan ibadah yang sangat penting untuk masyarakatnya. Powered by Telkomsel BlackBerry®
