Subsidi Tropenmuseum Distop, Indonesia Kena Imbasnya
Oleh *Yunita Rovroy*
Dibuat *14 Oktober 2011 16:15*
[image: image/jpeg
icon]tropenmuseum_amsterdam_kit_ok_wikicom.jpg<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/lead/article/2011/10/tropenmuseum_amsterdam_kit_ok_wikicom.jpg>

*Syok, itu yang dirasakan Pim Westerkamp konservator Asia Tenggara pada
Tropenmuseum ketika mendengar berita museumnya tidak akan menerima subsidi
lagi. Tropenmuseum jelas tidak bisa menerima keputusan pemerintah Belanda
dan akan berusaha melawan langkah itu.*

Setelah penghematan pada KITLV (perpustakaan dengan koleksi literatur
Indonesia terbesar di dunia, Red.) dan Museum Volkenkunde Leiden, kini
giliran Tropenmuseum kena dampak penghematan pemerintah Belanda.

*Indonesia*
Imbasnya juga terasa di Indonesia, kata Pim Westerkamp menjelaskan. Subsidi
yang selama ini diberikan kepada Tropenmuseum juga digunakan untuk kerja
sama dengan instansi di Indonesia. Sebagai contoh Pim menyebut museum DKI
Jakarta.

''Atau untuk mendirikan museum di Sintang, Kalbar. Dan sekarang masih ada
proyek dengan UGM di Yogyakarta untuk mendirikan studi museologi. Kerja sama
itu juga terancam berhenti."

Lalu bagaimana dengan koleksi besar benda-benda dari zaman kolonial dulu?

*Cari dana lain*
Pim mengatakan pihak Tropenmuseum akan terus melawan keputusan pemerintah.
Mereka akan mencari dana dari pihak lain. Jadi mereka saat ini belum
terpikir Tropenmuseum akan ditutup.

Tropenmuseum dianggap salah satu museum paling populer di Belanda, bahkan
salah satu museum sangat maju di dunia. Banyak perwakilan museum dari luar
negeri datang melihat bagaimana cara Tropenmuseum menata pameran.

*Aneh*
''Keputusan pemerintah sangat aneh, melihat adanya hubungan erat dengan
Indonesia. Itu tidak mungkin berhenti, tiba-tiba dalam satu tahun.''

Pihak Tropenmuseum sadar akan menghadapi periode sangat sulit.

"Kami tidak bisa menerima Tropenmuseum, atau Tropentheater atau perpustakaan
akan ditutup. Itu tidak mungkin, sebab ada begitu banyak kepentingan yang
nanti akan berhenti kalau memang akan ditutup,'' demikian Pim Westerkamp.


*
Kiamat*
Sementara itu, Dani Pradaningrum Mijarto, pengamat heritage
Indonesia-Belanda, sangat kaget mendengar keputusan pemerintah Belanda
menghentikan subsidi untuk Tropenmuseum. "Kaget yang banget gitu loh. Apakah
krisis ini sampai sedemikian menjatuhkan image Belanda sebagai negara yang
benar-benar mempertahankan heritage mereka."

Kalau Tropenmuseum sampai ditutup, akan merupakan kiamat bagi Indonesia,
kata Dani kepada Radio Nederland. ''Saya lebih suka Tropenmuseum tetap
dibuka dan barang-barang kita yang mungkin saja bangsa Indonesia tidak bisa
merawat, ya tetap di situ.''

*Terbengkalai*
Menurut Dani sangat mungkin koleksi Tropenmuseum dipindahkan ke Indonesia,
namun ia meragukan apakah Indonesia mampu merawatnya. Banyak sekali koleksi
yang sudah ada di Indonesia, terbengkalai.

''Nanti kemudian ada tambahan sekian ribu lagi dari Tropenmuseum ke
Indonesia. Indonesianya bukan hanya Jakarta, tapi juga mungkin harus kembali
ke Kalimantan, Jawa Tengah, yang mereka pun kesulitan dana. Kita kan masih
memikirkan sandang pangan.''

*Belum mampu*
Dani mengkhawatirkan kelanjutan kerja sama yang selama ini sudah terjalin
antara kedua negara. Ia cemas bantuan Belanda di bidang pelatihan,
konservasi, konsultasi terkait heritage dan SDM akan dihentikan.
''Bantuan-bantuan itu masih sangat perlu, karena urusan heritage sangat
mahal.''

Indonesia belum mampu menangani sendiri peninggalannya. ''Kalau memang sudah
mampu, ya hentikan saja dari kemarin-kemarin bantuan dari Belanda atau
Amerika. Buktinya, mereka mengurus wayang, minta dari kedutaan Amerika.''
------------------------------
*URL sumber:*
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/subsidi-tropenmuseum-distop-indonesia-kena-imbasnya
*Links:*
*Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/lead/article/2011/10/tropenmuseum_amsterdam_kit_ok_wikicom.jpg
[i2] http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia

Kirim email ke