Pria Malaysia Klaim Bakal Jadi "Raja Indonesia"
  Utusan 
Malaysia<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2012/01/23/15145946/Pria.Malaysia.Klaim.Bakal.Jadi.Raja.Indonesia#>
Pengusaha Malaysia Kamal Ashnawi mengaku sebagai keturunan raja Jawa dan
akan menjadi raja Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
 Senin, 23 Januari 2012 | 15:14 WIB

*KUALA LUMPUR, KOMPAS.com* - Seorang pengusaha Malaysia mengklaim akan
menjadi "raja Indonesia dalam beberapa tahun mendatang". *Utusan
Malaysia*melaporkan, Sabtu (21/1/2012), lelaki bernama Kamal Ashnawi
itu mengaku
keturunan raja Jawa dan bernama Raden Mas Prabhu Gusti Agung Ki Asmoro
Wijoyo.

Dalam sebuah konferensi pers, Jumat (20/1/2012) malam, Kamal mengaku
memiliki tabungan sebesar 5 triliun euro (Rp 57.661 triliun). Untuk
mendukung klaimnya, Kamal menunjukkan salinan pernyataan bank HSBC London.
Bila klaim itu benar, Presiden dan CEO Sierra Petroleum Sdn Bhd itu tentu
berhak menyandang gelar orang terkaya dunia.

Hartanya jauh melebihi kekayaan Carlos Slim, taipan Meksiko yang menduduki
peringkat 1 daftar orang terkaya dunia menurut majalah Forbes dengan nilai
kekayaan mencapai 63,3 milyar dollar AS (Rp 566 triilun). Sementara itu
menurut Forbes, orang terkaya Malaysia adalah Ananda Krishnan, yang
memiliki kekayaan "hanya" 9,6 milyar dollar AS (Rp 85,8 triliun).

Kamal memang bukan orang miskin. Namun, dari mana asal hartanya yang luar
biasa itu?

Kamal mengaku harta itu diwarisinya dari rekening Combined International
Collateral of the Global Debt Facility yang dibuat oleh keluarga kerajaan
dunia pada 1875.

Kamal menggelar konferensi pers untuk membantah sejumlah tuduhan
terhadapnya, menyusul kegagalan proyek kilang minyak mentah di Kuala Kedah
yang diajukannya pada 2005.

"Ini tawaran terakhir saya untuk membantu orang Melayu dan
perusahaan-perusahaan dengan menginvestasikan tiga proyek di Perlis, Johor,
dan Kelantan, dalam waktu dekat," katanya seperti dikutip *Utusan Malaysia*.

Proyek-proyek yang diajukannya adalah pusat wisata komersial di Kuala
Perlis, taman wisata bertema Pirates of the Caribbean di Danga Bay, Johor
Baru, serta sebuah proyek komersial di Kelantan.

Kamal mengatakan, semua urusan yang berkaitan dengan ketiga proyek itu
diserahkan ke SAS Group, sebuah kelompok alumni pejalar Sekolah Alam Shah,
tempatnya dulu bersekolah.

Sejak proyek kilang minyak di Kedah itu gagal, Kamal mengaku lebih banyak
tinggal di luar negeri untuk mengurusi bisnisnya. Sementara ini dia tinggal
di Hongkong sebelum berangkat ke Indonesia pada bulan Maret mendatang.

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2012/01/23/15145946/Pria.Malaysia.Klaim.Bakal.Jadi.Raja.Indonesia

Kirim email ke