Asa kungsi meunang beja harita teh, cenah naskah Ciburuy teh fisikna geus loba nu marekplekan. Enya kitu eta teh Kang Adit?
2012/5/7 A Gunawan <[email protected]> > ** > > > Kedahna nu diheulakeun mah naskah-naskah Sunda Kuna nu kiwari disimpen di > Ciburuy. Da Sajarah Galuh mah tos ditalungtik ku Pa Edi S Ekadjati. > Fragment Carita Parahiyangan kantos deuih ku Pa Edi jeung Pa Undang. > Katingalna ieu program teh teu pati jelas visi-na. > > AG > > > > ------------------------------ > *From:* Ahsa <[email protected]> > *To:* "[email protected]" <[email protected]> > *Sent:* Monday, May 7, 2012 9:35 AM > *Subject:* Bls: [kisunda] Naskah - 10 Naskah Kuno Mulai Diterjemahkan > BKSNT > > > hehehe.... telat nya :-) > > www.ahmadsahidin.wordpress.com > ------------------------------ > *Dari:* Ki Hasan <[email protected]> > *Kepada:* Ki Sunda <[email protected]> > *Cc:* Baraya Sunda <[email protected]>; Urang Sunda < > [email protected]> > *Dikirim:* Senin, 7 Mei 2012 8:09 > *Judul:* [kisunda] Naskah - 10 Naskah Kuno Mulai Diterjemahkan BKSNT > > > > Ari sugan, naskah heubeul teh, geus ditarjamahkeun ti baheula. Geuning > karek ditalarjamahkeun ayeuna. > === > 10 Naskah Kuno Mulai Diterjemahkan BKSNTSenin, 07/05/2012 - 05:33 > BANDUNG, (PRLM).- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat melalui > Balai Kepurbakalaan, Sejarah dan Nilai Tradisional (BKSNT) akan > menterjemahkan sepuluh naskah kuno. Selain dilakukan oleh staf ahli > independen dari Filologi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, upaya > penterjemahan juga diikuti sejumlah mahasiswa dari dalam dan luar negeri. > Kepala BKSNT, Triesye Sulastri, SH., M.Si., mengungkapkan pelaksanaan > penterjemahan atau transliterasi terhadap sepuluh naskah kuno dipimpin > Filolo Tien Wartini, dilakukan secara bertahap. “Pelaksanaan transliterasi > akan dilakukan secara bertahap, dan saat ini dari sepuluh naskah baru dua > naskah yang sedang di trasliterasi,” ujar Triesye, Minggu (6/5/12). > Naskah kuno yang masuk dalam program transliterasi tersebut adalah, > "Wawacan Kendit Biryung", "Mantra, Jampe, Jeung Jajangjawokan", "Wawacan > Keansantang", "Sajarah Galuh", "Wawacan Sigawung", "Wawacan Yajid Kalam", > "Tarekat Qadurial wa naqsyu Banduas” dan"Faidah Dzakara Ba'du Al Arifan". > Sementara dua naskah kuno yang saat ini tengah dalam proses translitelasi > adalah, “Kitab Carita Anis Sahabat Rasulullah” yang tengah dikerjakan oleh > Prof. Dr. I Syarief Hidayat MS dan “Fragmen Carita Parahiangan” oleh Undang > A Darsa. M Hum. > Selain Prof. Dr. I Syarief Hidayat MS dan Undang A Darsa. M Hum, tim > transliterasi independent yang diketuai Filolo Tien Wartini, juga > melibatkan, Dr. Ruhaliah, Elis M.Si,, Dr. Kalsum, Mamat R SS , Rahmat SM > Huml, Ikhwan M Hum, dan Iwan M Hum. “Program transliterasi naskah kuno ini > sengaja kami lakukan bersama tim independent yang ahli dalam bidangnya agar > hasinya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Triesye. > Selain melibatkan tenaga ahli naskah kuno, program transliterasi naskah > kuno yang dilakukan BKSNT juga melibatkan sejumlah mahasiswa dari sejumlah > lembaga pendidikann dan bahkan beberapa mahasiswa luar negeri. Hal tersebut > dilakukan dengan maksud agar generasi muda mau mengenal dan dikenalkan > secara langsung pada sumber budaya. > Hasil translitersi naskah kuno tersebut menurut Trisye, selain akan > menjadi koleksi museum Monumen Perjuangan Rakyat Jabar dan Museum Sri > Baduga, juga akan diseminarkan dan disikusikan. “Ini dilakukan agar naskah > kuno yang telah di terjemahkan dikenal lebih jauh oleh para ahli maupun > mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dibidang budaya dan naskah kuno, selain > itu seminar ataupun diskusi yang dilakukan agar tim maupun kita (BKSNT) > mendapat banyak masukan dan perbaikan,” ujar Triesye. (A-87/A-108)*** > http://www.pikiran-rakyat.com/node/187482 > > > > > > > > > >
