Hoyong untosan di milis Kisunda mah atuh unsubscribe yahoogroups wae..... Pada 7 September 2012 08:48, <[email protected]> menulis:
> ** > > > ** Salam, > Hapunten, kumaha carana kangge atosan langganan Kisunda, tapi nuju teu > gaduh akses ka laptop atanapi PC. Mung tiasa nga-BB? Aya kidulur nu tiasa > nulung? > > Jazakumullah khairan katsira... > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * Isp Saprudin <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Fri, 7 Sep 2012 08:18:10 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Cc: *<[email protected]> > *Subject: *Re: [kisunda] Fw: kafir jadi penonton pertarungan sesama moslem > > > > "Ketua Dewan Syura Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin > Rahkmat di acara “Milad ke 63 kang Jalal: Napak Tilas Perjalaanan Syiah > Kang Jalal” di Kemang VI no 9, Kemang Raya, Jakarta, Rabu malam > (29/08/2012) menyatakan jika orang-orang Syiah adalah pemberani dan merasa > bangga jika bisa mengalirkan darah bersama Imam Husein." > > Eta anu diluhur Statement Jalaludin Rahmat......Mengalirkan darah bukan > karena Allah Swt, tapi karena pengkultusan seseorang, maka LAWAN!!!! > > > Pada 7 September 2012 05:25, Abbas Amin <[email protected]> menulis: > >> ** >> >> >> sekarang suasana makin berbahaya. sunnah syiah sudah mulai makin >> bermusuhan. Ini mungkin sunatullah. nanti mungkin saja Muhammadiyah NU ! >> kenapa tidak ? se,ua didunia ini bisa terjadi ! karena memang sunatullah. >> Kiamat sudah dekat. >> antar pengaku Islam; terjadi saling kafir mengkafirkan. >> >> >> --- On *Thu, 6/9/12, ################ <[email protected]>* wrote: >> >> >> From: ################ <[email protected]> >> Subject: kafir jadi penonton pertarungan sesama moslem >> To: [email protected], [email protected], >> [email protected], [email protected], >> [email protected], [email protected], >> [email protected], [email protected], >> [email protected], [email protected], >> [email protected], [email protected], [email protected], "Abbas >> Amin" <[email protected]>, "Alexander Edbert" < >> [email protected]>, "Dimas H. Pamungkas" <[email protected]>, >> "Gabriella Rantau" <[email protected]>, "item abu" <[email protected]>, >> "Jhonny Research" <[email protected]>, "Kabarmu Kutunggu" < >> [email protected]>, "Richan S" <[email protected]>, >> "Slamet" <[email protected]>, "Tawangalun" <[email protected]> >> Received: Thursday, 6 September, 2012, 1:18 PM >> >> Mujahidin Siagalah! Tokoh Syi'ah Jalaluddin Rakhmat Menantang Perang >> >> >> >> Ketua Dewan Syura Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin >> Rahkmat di acara “Milad ke 63 kang Jalal: Napak Tilas Perjalaanan Syiah >> Kang Jalal” di Kemang VI no 9, Kemang Raya, Jakarta, Rabu malam >> (29/08/2012) menyatakan jika orang-orang Syiah adalah pemberani dan merasa >> bangga jika bisa mengalirkan darah bersama Imam Husein. >> >> Bahkan seraya menantang ia mempertanyakan apa perlu memindahkan konflik >> Sunni-Syiah di Irak ke Indonesia. “Saya kira kelompok Syiah tidak sebagus >> dalam tanda kutip kelompok Ahmadiyah, kita adalah sebuah kelompok keagamaan >> yang mendunia, jadi berbeda dengan kelompok Ahmadiyah yang menyambut >> pukulan yang mematikan itu dengan senyuman. Orang-orang Syiah pada suatu >> saat tidak akan membiarkan tindakan kekerasan itu terus menerus terjadi. >> Karena buat mereka, mengorbankan darah dan mengalirkannya bersama darah >> Imam Husein adalah satu mimpi yang diinginkan oleh orang Syiah. Saya tidak >> bermaksud mengancam ya tapi apakah kita harus memindahkan konflik >> Sunnah-Syiah dari Iraq ke Indonesia? Semua itu berpulang pada pemerintah,” >> ucapnya seperti dikutip hidayatullah.com. >> >> Menanggapi pernyataan Jalaluddin Rakhmat, Fauzan Al Anshori menilai >> selama ini Jalaluddin Rakhmat pada awalnya bertaqiyah tanpa menampakkan >> ke-syiahannya, namun kini ia telah terang-terangan menyatakan dirinya >> sebagai seorang Syi’i (Syiah). >> >> Lebih dari itu kini pria yang biasa dipanggil kang Jalal itu sudah berani >> menantang umat Islam di Indonesia. >> >> Oleh sebab itu ia mengimbau agar umat Islam berhati-hati dengan taqiyah >> aliran sesat Syiah yang menggembar-gemborkan persatuan. Sebab tak mungkin >> bersatu antara ajaran Ahlus Sunnah yang memuliakan sahabat dengan Syiah >> yang mencaci maki sahabat. >> >> “Saya ingin katakan kepada kaum muslimin di Indonesia ini yang mayoritas >> Sunni, hati-hati! Ketika mereka dalam keadaan lemah, mereka terus >> bertaqiyah, kita bersaudara, yang digembar-gemborkan bahasa persatuan. >> Tetapi anda harus tahu wahai kaum muslimin Ahlus Sunnah, bagaimana mungkin >> bisa bersatu, antara orang yang memuliakan sahabat dengan orang yang >> mencaci maki sahabat,” ungkap pimpinan Pondok Pesantren Anshorullah, Ciamis >> ini kepada voa-islam.com, Jum’at (31/8/2012). >> >> Ia melanjutkan, setelah Syiah mulai kuat maka mereka akan menunjukkan >> kekuatan dan siap menantang perang seperti apa yang dinyatakan Jalaludin >> Rakhmat. >> >> “Setelah mereka kuat dan sekarang mereka mulai menunjukkan kekuatan itu, >> dengan ucapan Jalaludin Rakhmat seperti itu sebenarnya dia menantang. >> Karena dia menantang, saya katakan; ‘anda jual, kami borong.’ Kami siap >> kapan pun anda memindahkan konflik itu ke Indonesia!” tegas anggota >> Masyarakat Peduli Syariah (MPS) ini. >> >> Selain itu ia juga mengingatkan kaum muslimin di negeri ini agar waspada >> terhadap Syiah, sebab jika Syiah mulai kuat dan memang kekuasaan maka >> perlakukannya lebih jahat daripada Amerika. >> >> “Jangan sampai umat Islam Ahlus Sunnah ini dibantai oleh Syiah ketika >> mereka sudah menguasai kekuasaan. Ngeri sekali, kalau sudah Syiah memegang >> kekuasaan itu lebih jahat daripada Amerika, anda lihat sendiri tragedi di >> Suriah, itu lebih jahat dari Amerika,” imbuhnya. >> >> > > > -- > ngajengjehe > > > -- ngajengjehe
