Kurikulum Baru, SMA Tidak Ada Penjurusan

Kamis, 06 Desember 2012 | 14:39 WIB

*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kurikulum baru 2013 turut mengubah sistem
pendidikan untuk setingkat sekolah menengah atas. Menurut Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, pelajar SMA tidak lagi dibingungkan
dengan adanya penjurusan eksakta, sosial, maupun bahasa. "Anak-anak akan
dibebaskan memilih pelajaran yang disukai," kata Nuh ketika ditemui di
kantornya, Kamis, 6 Desember 2012.

Menurut Nuh, pendidikan di sekolah lebih baik tidak ada spesialisasi.
Alasannya, fakta di lapangan untuk mencari kerja atau meneruskan pendidikan
ke jenjang berikutnya tidak ada syarat berasal dari lulusan IPA, IPS,
maupun bahasa. "Anak IPS bisa masuk teknik, anak IPA bisa masuk ekonomi,
asal lulus ujian masuk," kata Nuh.

Penjurusan, menurut Nuh, kadang menimbulkan bentuk diskriminasi. Ia
menuturkan ada stigma khusus untuk jurusan tertentu yang menimbulkan
kemudahan atau hambatan bagi jurusan lain. Misalnya, untuk anak lulusan IPA
dianggap lebih pintar dan bisa masuk ke semua jurusan, sedangkan IPS dan
Bahasa dianggap tidak mampu.

Dengan kurikulum baru ini, Nuh yakin tidak khawatir ada mata pelajaran yang
kosong karena pelajar bisa memilih sesuai yang diminati. "Banyak siswa yang
ambil mata pelajaran x, tapi sedikit yang ambil mata pelajaran y, itu
terserah," kata Nuh. Namun, ia tetap meyakinkan ada mata pelajaran wajib
yang masih harus diambil setiap pelajar SMA dan sederajat.

Kurikulum baru akan mulai diperlakukan tahun ajaran baru 2013/2014.
Beberapa mata pelajaran dilebur dengan yang lain, dibuat lebih integrasi
dan holistik. Untuk mata pelajaran SD yang semula 10 menjadi 6, sedangkan
SMP dari 12 menjadi 10. DI lain pihak, pelajar SMA dibebaskan memilih
pelajaran yang disukai. Metode pengajaran dibuat untuk merangsang keaktifan
siswa. Diharapkan kurikulum pendidikan baru ini dapat menjawab tantangan
zaman.

* SUNDARI*

http://www.tempo.co/read/news/2012/12/06/079446260/Kurikulum-Baru-SMA-Tidak-Ada-Penjurusan
<http://www.tempo.co/read/news/2012/12/06/058446249/Mahasiswa-Unhas-Tewas-Jatuh-dari-Lantai-3-Kampus>

Kirim email ke