Subhanalloh Pa Lurah... Sesuatu banget jaman sekarang sepertinya sudah langka 
ya orang yg berbuat baik seperti itu.

Jaman kecil kita sering denger lagu sabilulungan ~ tolong menolong dasar gotong 
royong. 

Sepertinya masih jauh dari kiamat dunia ini kalau masih ada orang-2 yg seperti 
itu. Dan pastinya sesuai hukum Alam... "Apa yg ditanam itu yg dituai", kita 
menanam kebaikan sekecil apapun pasti akan ada balasannya :).

Terima kasih Pak Lurah udah berbagi infonya, sangat mencerahkan ditengah hiruk 
pikuk yg makin kusyut ini :).

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 21 Mar 2013 00:08:37 
To: m76-itb<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: iamitb<[email protected]>; IA-ITB 
[email protected]<[email protected]>; Senyum 
ITB<[email protected]>; itbsolo<[email protected]>; 
<[email protected]>
Subject: [Senyum-ITB] Suatu sore di Menteng

Sehabis ketemu client, dalam perjalanan balik, terasa bunyi mobil yang 
tersendat. Karena hari ini indikator bensin ngaco, kadang ke putih kadang ke 
merah, mudah ditebak, ini pasti gara2 bensin habis. Karena kuningan macet, saya 
masuk ke daerah menteng. Setelah dapat tempat yang pas, berhenti, dan persis 
bensin habis, tidak bisa di gas.
Sebetulnya di cikini tadi sudah mau isi bensin, tapi keluar harus motong jalan 
ke arah jalan surabaya, jadi males. Ntar aja di kuningan, pikirku.
Saya ke warung makan, apa jualan bensin botolan or ada yang jual sekitar sini. 
Beberapa cerita, dan salah satunya menawarkan diri untuk membelikan. Karena 
naik ojek harus muter, dia milih jalan kaki. Nggak begitu lama gerimis, dan dia 
pulang dengan tangan kosong. Kios bensin tutup. Kasihan, cukup basah dia, 
untung pake jaket.
Dia bilang, ntar kalo hujan reda, mau ambil motor ke rumah, dan belikan bensin 
di pom bensin jln tanjung.
Sambil nunggu hujan, dia makan di warung. Diam2 kubayar makannya. Cuma 6 ribu.
Waktu dia mau bayar, oleh penjaga warung dibilang: sudah dibayar oleh oom itu.
Rupanya kami tipe yang sama, orang jawa yang irit ngomongnya. Sama2 tidak 
terucapkan bunyi terima kasih. Tapi dari mimik or body language, nampak jelas 
saling berterima kasih. Itu sudah lebih dari cukup untuk sesama orang jawa yang 
paham mimik or raut muka yang menggambarkan perasaan. Mungkin suku lain punya 
kebiasaan yang mirip.
Kebetulan ada sopir taxi makan disitu, dan masih gerimis kecil. Kutawarkan naik 
taxi saja, pergi pulang, saya nungguin mobil. Dia bilang pake motor saja, 
sambil cari botol bensin.
Akhirnya dia pergi dan pulang bawa bensin dua botol besar dan satu botol kecil.
Saya isi tangki bensin dan start. Belum bisa di gas, karena bensin belum turun.
Orangnya saya kasih uang, tidak mau. Saya paksa2, tetap tidak mau. Terima dong 
pak, saya khan jadi tidak enak nih. Tetap tidak mau. Saya ikhlas kok pak. Dia 
jawab: saya juga ikhlas nolong kok pak, soalnya saya juga pernah bawa mobil dan 
kehabisan bensin seperti ini. Lagian, bapak tadi sudah bayarin makan saya.
Karena tetap tidak mau, setelah dia pulang (kali ini saya bilang terima kasih), 
uang saya berikan ke penjaga warung, dengan pesan, kalau dia makan lagi disitu, 
bayar pakai uang ini ya.
Alamakkk, ditengah ibukota yang kejam, diantara rimba beton menjulang tinggi, 
ditengah kemacetan dan teriakan kasar, masih ada orang sederhana, tulus, baik 
hati dan suka menolong.
Semoga dia diberi kemudahan, kesehatan dan hidup yang lebih baik.

@/m76
 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

***

Senyum-ITB wow! Hatur nuhun, anggota sudah 9.000. Klik http://bit.ly/p8cD25
Mudah kok! Manajemen email di milis Senyum-ITB ada di bawah. Dicoba deh :)
 

Anggota: 9.000                          Diperbarui: 2 Maret 2013
============================================================
                     *** Senyum-ITB ***
            - Kerjasama merajut Prestasi Dunia -
          Interaksi akrab Masyarakat dan Alumni ITB
   Persahabatan, Ide, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, & Kerjasama
        Milis: http://groups.yahoo.com/group/Senyum-ITB 
             Portal: http://Senyum-ITB.blogspot.com

 Managed by: Senyum-ITB & 99Venus International ( http://yhoo.it/fYDB7B )
          Facebook: Senyum-ITB      Twitter: Senyum-ITB
============================================================


Mengatur mode terima email dengan ganti-ganti 3 cara terima berikut : 
1. [email protected] = email terima normal (individual emails)
2. [email protected] = email terima ringkasan (daily digest)
3. [email protected] = cuti sementara / baca di web Senyum-ITB

Ganti email / Cara berlangganan :
1. [email protected] = email berlangganan milis Senyum-ITB
Untuk ganti email, silahkan kirim dari alamat email baru Anda
2. [email protected] = email berhenti dari milis Senyum-ITB
Untuk ganti email, silahkan kirim dari alamat email lama Anda

Manajemen email di milis Senyum-ITB yang lengkap di http://bit.ly/och0xkt 



Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke