Sahkah Menggunakan Nara Sumber Anonim Dalam Sebuah Tuduhan

Untuk menanggapi postingan saudara Guntur yang berjudul "Penjelasan Isu Suap
PBNU&NU Mesir" saya mencoba mendekatinya dari sisi jurnalistik (terkait
dengan investigasinya) baru kemudian dihubungkan dengan sejauh mana
data-data itu bisa dijadikan bukti hukum akan adanya praktek 'suap'. Saya
tentu tak perlu berjanji, untuk tidak meledak-ledak, seperti janjinya
saudara Guntur (selanjutnya Gun/dia/ia), karena itu adalah hal yang inheren,
keharusan dalam sebuah diskusi. Sehingga hasilnya jadi jernih, NIH, NIIIH
(HERANG CAINA, BENAG LAUKNA)

Saya tak akan terlalu mempermasalahkan poin pengakuan adanya suap menyuap di
beberapa PC dan PWNU, tapi lebih konsen MENYOROTI pola yang dibangun Gun
untuk memperkuat argumennya adanya TUDUHan suap yang dilamatkan ke NU Mesir.
Dalam posisi ini saya tak perlu melakukan investigasi sebetulnya. Sahabat
Gun lah, sebagai orang yang "menuduh" yang harus melakukannya. Saya hanya
prihatin, dan merasa bahwa milist KMNU NU tiba-tiba, akhir-akhir ini jadi
"sarang fitnah" (maaf pak moderator dan anggota milist KMNU lainya, saya gak
punya bahasa lain yang lebih haluuuus). Tapi saya tak menegasikan masih
adanya diskusi progresif di milist ini, yang dikembangkan temen2 lainya,
seperti Mbah Nadzir, Mas Estanato, al-Mukarram Mbah Rizqan, dll.

Dan "angin itu" sekarang ini sedang menerpa lembaga (NU Mesir), dimana saya
di dlamnya. Tdk ada kata mencari menang2an dalam hal ini. Hanya penasaran
saja. Apakah benar NU Mesir dapet duit 25, juta atas nama balas jasa Hasyim
, seperti yang dilontarkan Sahabat Gun?????? Hanya itu, baraya!

Komentar singkat saya tentang investigasi yang dilaporkan Guntur di milist
ini adalah. 1) Sebagai seorang jurnalis dia tidak melakukan transparansi
berita/data dalam laporannya. Dengan cara ini, pihak lain, publik, tak bisa
ikut melakukan verifikasi terhadap tulisannya. Ketidaktransparanannya tampak
ketika dia menggunakan sumber anonim untuk memperkuat data-datanya. Ia slalu
menggunakan kata "teman" atau lembaga "PCNU/PWNU". Gun menggunakan kata
begini, misalnya, (dlm posting Guntur terdahulu)   ****"soal isu suap nu
mesir. saya ketemu *teman* dari cairo juga. menurutnya, dia bertemu dengan
hasyim muzadi, dan terlibat dialog, yang kira-kira seperti ini:" Celakanya,
itu adalah fakta satu-satunya (sumb anonim) yang dipakai Guntur untuk
memperkuat tuduhannya atas dugaan suap di NU Mesir. Apakah investigasi
seperti ini bisa dikatakan layak untuk memvonis NU Mesir dapat suap ya
gama'ah?????? Padahal Faiz sama sekali tidak merasa menerima, dan tdk pernah
dikasih angin surga (kabar) untuk mendapat uang 25 juta, tdk dari Hasyim,
tdk dari Wasekjen, tdk dari yang lainnya. (untuk lbh lengkap, baca kembali
postingan Guntur). Memang harus sabar dulu, tim muktamar blom pulang semua
ke kairo. Tp prl tegas juga atas nama apa uang itu, klo benar-benar NU Mesir
dapat duit.

2) Ada inkonsistensi bahasa dalam tulisan Guntur. Dulu dia membahasakan duit
25 juta itu sebagai uang balas jasa dukungan terhadap Hasyim (ini
postingannya 14/12/24 -tgl ini mengacu ke email yang masuk ke saya) ******"
Sekarang nu mesir lagi kebanjiran uang, dengar2 dari muktamar
> > kemaren dapat uang 25 juta balasan dukung hasyim, selain itu, ada
> > pengurus yang pakai duit organisasi untuk pulang dan ikut
muktamar."****** (postingan dengan bahasa seperti inilah, yang membuat saya
(ang) menyoalnya)

Di email kiriman dia selanjutnya 20/12/04. Dia mencoba mengelak dengan
mencoba memperluas/memperhalus bahasanya, ini postingannya******" NU Mesir
mendapat uang sebesar 25 juta--apapun bahasanya, tiket, sangur, dll."******.
Padahal bagi saya, uang itu menjadi pangkal sial klo atas nama balas jasa
Hasyim, selain itu no problem. Menurutku wajar2 aja NU Mesir disumbang
organisasi induknya PBNU. (untuk lebih lengkap, tentang sikap saya, baca
postingan saya berjudul; Akhir Sebuah Kisah). Dan saya, juga para pengurus
NU Mesir, belum ada yang tahu pasti sampai kini, bahwa kita benar-benar akan
dikasih duit 25 juta, walaupun atas nama pengganti tiket.  Kita tunggu saja.
Dan senoga benar-benar dapat, tapi atas nama uang untuk kegiatan PCI lhoooo
jeng---)))

3) Mengenai pengakuan PCNU dan PWNU, menurut saya perlu juga dibuka adanya
kemungkinan politik kepentingan. Misalkan, salah satu "oknum" yang mengaku
ditawarin 25 juta itu adalah orang yang kecewa, atau amat sangat kecewa,
karena jagonya "Pak Masdar/Gusdur" kalah dalam pertarungan misalnya.
Sayangnya saudara Guntur tidak membuka itu.  Kenapa saya katakan itu??
Karena satu hal. Dia selalu menggunakan sumber anonim, dan ini menutup pihak
lain, termasuh aku lhooo---)) untuk melakukan verifikasi. Ini penting karena
dari sini Gun membangun logikanya

Saran dan Tuntutan saya, agar dialog ini berjalan baik adalah;
1. Tolong sebutkan nama terang orang yang anda bahasakan "teman" itu berikut
no hp-nya. Klo anda takut menyebutkannya di milist ini (insting saya
mengatakan anda gak berani ---))) japri aja ke emailku.
2. Tolong kasih saya no hp wasekjen PBNU, demi menanyakan perihal
kemungkinan NU Mesir dapat duit 25 Jutaaaaaaaaaaaa.
3. Posisi anda sendiri dalam kasus ini sebagai apa (perlu ditegaskan
lagi)??? Apakah sebagai orang yang kecewa karena jagonya kalah, misalnya,
atau.. Ini perlu, biar diskusi kita, meminjam istilah mbah Ulil, "Terang
Benderang".

Untuk masalah saldo, dan kaitanya dengan utang, saya mau nanya; APAKAH TIDAK
ADA KEMUNGKINAN, HUTANG 4 MILYAR PBNU KE KONTRAKTOR ITU ATAS NAMA
KREDIT????? JADI BAYARANNYA, YAH, DICICIL?????????

Kesimpulan sementara saya; LAPORAN GUNTUR BELUM CUKUP KUAT UNTUK MEMBUKTIKAN
ADANYA NU MESIR TERLIBAT KASUS SUAP, DEMI MELOLOSKAN HASYIM JD KETUA UMUM
PBNU.

Bahasa "maling tidak akan mengaku klo tidak digebukin: seperti dikatankan
Guntur diposting terdahulu, hanyalah simplifikasi permasalahan. Atau bukti
klo suap 25 juta untuk NU Mesir itu tidak ada .---)))

Ini dulu, aku mau undur sementara dari milist ini (kecuali Guntur bersedia
menyebutkan nama terang sumber anonim itu, dimilist ini) mau konsentrasi
ujian dl. Mohon doa dari semuanya semoga saya dan teman-teman sukses dalam
ujiannya.

Salam Jabat Erat,
Aang Asy'ari
Jurnalis Amatiran




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke