--- In [email protected], "Nadirsyah Hosen" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> Ibu
> 
> Ribuan kilo jalan yang kau tempuh 
> Lewati rintang untuk aku anakmu 
> Ibuku sayang masih terus berjalan 
> Walau tapak kaki 
> Penuh darah, penuh nanah 
> 
> Seperti udara 
> Kasih yang engkau berikan 
> Tak mampu ku membalas
> Ibu... ibu.... 
> 
> Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu 
> Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu 
> 
> Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku 
> Dengan apa membalas
> Ibu... ibu.... 
> 
> Iwan Fals

IBU, hari ini 22 Desember masih sama seperti tahun-tahun yang lalu. 
Kutemui Hari Ibu. Hari ini seperti aku pula, di banyak orang mencoba 
menaruh simpatik kepada mu para Ibu. Namun hari ini terasa begitu 
lain bagiku. Amat berbeda. Hari ini begitu sarat makna. Mungkin 
karena 6 hari yang lalu aku melewati hari saat kau lahirkan aku. Satu 
windu perkawinanku yang diramaikan kehadiran anak usia 3 tahun lebih 
lagi membuatku merindu-rindu kepada mu Ibu. Setiap hari kusaksikan 
bagaimana istriku `bercinta" dengan anakku yang cucumu juga. 
Menyiapkan makanan, bermain, bercanda, bercengkrama, bercerita dan 
hingga menemaninya tidur. Meski lelah selepas kerja seharian, tanpa 
mengeluh dan terpaksa; semua dilakukan dengan sepenuh kasih sayang. 
Aku saksikan lagi ketulusan cinta itu Ibu. Mengenang jasa dan segala 
pengorbananmu, spontan saja ada keharuan yang menggumpal pekat tak 
dibuat-buat. Mengalir deras bulir rindu dan haru di sudut mataku. 
Inilah mungkin sebuah keharuan yang sakral itu ibu, sesakral 
pengalaman religi para pencinta Tuhan yang sempat aku baca di sebuah 
buku. Mengenangmu mengingatkanku akan masa kecil saat aku sering 
membuatmu marah dan kesal dengan segala kenakalanku. Atas segala 
Pitutur yang tidak diturut dan paliwara yang tidak dimanut. Sering 
karena ego jiwa mudaku aku berani membantahmu. Mungkin sampai 
membuatmu sedih dan menyesal beranakan ku. Maafkan aku Ibu. Saat itu 
aku tak tahu apa arti marahmu. Saat itu aku tak paham arti cintamu. 
Saat itu tak sadar aku menganggapmu layaknya pembantu. Nasi goreng, 
ceplok telur, susu murni dan segelas teh hangat manis yang kau 
hidangkan setiap hari sebelum aku pergi ke sekolah tak kusambut 
dengan terima kasih yang semestinya. Belum lagi baju kotor bau 
keringat dan bermandikan tanah yang kau cuci dengan sabun Cap 
Oplet, `bulao' dan Rinso B29 selepas aku bermain di tegalan, atau 
piring dan gelas kotor bekas makanku yang kau cuci dengan abuk gosok 
yang kau beli dari si mamang dengan barter koran dan botol kecap 
bekas. Setiap hari seperti bos besar aku hanya ongkang-ongkang saja 
terima jadi. Belum lagi ketika aku terkena demam panas selepas main 
hujan-hujanan kau gosok punggungku dengan balsem cap kapak, kau 
buatkan aku segelas sari jeruk hangat atau minuman jahe wangi seperti 
kesukaan bapak. Aku juga ingat kau marah ketika aku tidak ingin 
sekolah atau malas belajar alif ba ta. Tapi marahmu saat itu, tidak 
seperti guru ngajiku yang pernah marah menggunakan tongkat rotan. 
Marahmu sekedar ancaman untuk tak mengasih uang jajan.

IBU, seandainya tak kurasakan cintamu tak akan ada Tuhan di hatiku

IBU, aku tak sanggup menuliskan segala cinta yang aku rasakan dari 
mu. Sebab cintamu seperti butit-butir pasir di laut yang tak sanggup 
kujabarkan dalam dua genggaman tangan. IBU, dalam usia dewasaku kini, 
ketika aku bisa merasakan segala arti cintamu, di negeri rantau jauh 
dari mu, kutuliskan kado ini untuk mu. 

Karena Cinta mu itu Ibu.

Salam,
Asep
Melboourne.







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke