Review media ini terselanggara berkat kerjasama Lafadl-Jogjakarta
dengan Urban Poor Consortium (UPC)-Jakarta dan Urban Poor Lingkage
(UPLINK)-Indonesia
Lebih jauh mengenai Lafadl-Jogjakarta, kunjungi: lafadl.atspace.org
(Arsip Review Media bisa diakses di www.urbanpoor.or.id dan www.uplink.or.id)
I. BUSUNG LAPAR DAN GIZI BURUK ADA DI KOTA-KOTA
II. PHK DI MANA-MANA, JUMLAH PENGANGGUR MENINGKAT TAJAM
III. 474 RIBU WARGA ACEH AKAN JATUH MISKIN
IV. MASYARAKAT TOLAK RENCANA KENAIKAN TARIF AIR MINUM
V. BANTUAN DEPSOS MELESET
VI. KORUPSI DI PEMPROV JAKARTA CAPAI 6,17 MILIAR RUPIAH
BUSUNG LAPAR DAN GIZI BURUK ADA DI KOTA-KOTA
Busung lapar tidak hanya terjadi di tempat terpencil, tapi juga di
kota-kota besar yang dekat dengan pusat kekuasaan. Jaka alias Anjang
berusia 14 tahun, warga Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan
Muaragembong, Kabupaten Bekasi menderita penyakit busung lapar
(TempoInteraktif 25/12/05).
Di Bogor, pada Selasa (20/12), ditemukan anak penderita busung
lapar(marasmus kwarsiokor) setelah sebelumnya ratusan anak lainnya
dinyatakan menderita gizi buruk parah.Menurut Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Bogor, Rusi Iriani, dari 480.642 balita di wilayahnya 5.034
diantaranya memang bergizi buruk. Dari kasus yang ada umumnya lebih
disebabkan kemiskinan yang diderita keluarganya.
Di Jakarta Timur, Rumah Sakit Persahabatan, Rawamangun Jakarta Timur,
hingga Selasa (20/12), sudah adadua balita yang dirawat karena
kekurangan vitamin akut. Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta,
sampai sekarang ada sekitar8.000 balita dengan berat badan di bawah
ideal atau menderita gizi buruk (Suara Pembaharuan 21/12/05).
Terhitung Januari sampai November 2005, sebanyak 71.815 balita
mengalami gizi buruk di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 232 orang
di antaranya meninggal dunia. Kasus terbanyak ditemui di Provinsi Jawa
Barat.Sedangkan jumlah balita yang paling banyak meninggal ada di
Provinsi Jawa Tengah. Dari 12.028 kasus gizi buruk, sebanyak 94
meninggal dunia. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), dari 3.438 penderita
gizi buruk, 33 diantaranya meninggal dunia, di Nusa Tenggara Timur
(NTT) dari 13.969kasus, ada 52 orang yang meninggal, di Riau dari 56
kasus, empat diantaranya meninggal, serta di Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) dari 3.763 kasus gizi buruk, delapan di antaranya meninggal
dunia.
Di Provinsi Papua dari 1.155 kasus, tiga di antaranya meninggal,di
Kalimantan Selatan ada 56 kasus gizi buruk dengan empat korban
meninggal dan di Kalimantan Tengah dari 39 kasus, seorang meninggal
dunia. Sedangkan di Maluku, dari lima kasus gizi buruk, seorang
meninggal (Suara Pembaharuan 21/12/05)
PHK DI MANA-MANA, JUMLAH PENGANGGUR MENINGKAT TAJAM
Maraknya PHK dan tidak banyaknya lapangan kerja semakin meningkatkan
jumlah pengangguran di negeri ini. Pada tahun 2006, diperkirakan
tingkat pengangguran terbuka naik 1 sampai 2 persen dibandingkan
dengan jumlah tingkat pengangguran pada tahun 2005. Hal itu dikatakan
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno.
Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, jumlah pengangguran
terbuka per Oktober 2005 sebanyak 11,6 juta orang atau 10,84 persen
dari angkatan kerja sebanyak 106,9 juta orang (Kompas 19/12/05).
Jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja yang tercatat di
Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada periode Januari-November
2005 telah mencapai 109.382 orang dengan 3.481 kasus. Data itu belum
mencerminkan jumlah nasional karena belum semua daerah memiliki data
laporan (Kompas 16/12/05).
Di Sukoharjo, pemecatan buruh pabrik tekstil terus berlanjut. Dua
pabrik tekstil besar di daerah itu, yakniPT Danliris dan PT Tyfountex,
berancang-ancang akan memutus hubungan kerja dengan 1.000-an buruhnya
(TempoInteraktif 20/12/05).
Sementara, PT Sierad Produce Tbk dalam dua bulan terakhir sudah
memberhentikan 1.500 karyawannya. Sebanyak 800 karyawan merupakan
pekerja di PT Biotek Indonesia dan PT Wendy Citarasa yang akan dijual
oleh Sierad, sedangkan 700 karyawan lainnya diberhentikan untuk
rasionalisasi (Kompas 21/12/05).
PT Bank Danamon Tbk akan menutup 54cabang di berbagai daerah.
Akibatnya, sebanyak 450 karyawan akan dilakukan pemutusan hubungan
kerja (TempoInteraktif 17/12/05).
Di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah,Selama 2005 sekitar 2.401 buruh
terkena pemutusan hubungan kerja(PHK). Jumlah itu diprediksi akan
terus bertambah pada 2006.Data di DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN)
Sukoharjo mengatakan sebagianbesar buruh yang terkena PHK berasal dari
perusahaan sektor industri tekstil.Di antara perusahaan tekstil yang
telah melakukan PHK karyawannya adalahPT Danliris, PT Tyfountex, PT
Krismasindo dan lainnya.
Di Tangerang, sedikitnya 16 perusahaan industri sepanjang tahun 2005
ini gulung tikar. Sebagian besar perusahaan itu memproduksi tekstil,
sandang, dan kulit. Akibatnya, ribuan pekerja dari industri-industri
itu kehilangan pekerjaan (Suara Pembaharuan 22/12/05)
474 RIBU WARGA ACEH AKAN JATUH MISKIN
Setelah satu tahun bencana tsunami, kondisi di Aceh dan Niasmasih
menyisakan masalah. Mulai korban yang masih tinggal dibarak-barak,
cuaca buruk yang menghambat program rekonstruksi, hingga soal ancaman
kemiskinan.Menurut data Palang Merah Indonesia (PMI), 325 ribu warga
Aceh dan 149 ribu warga Pulau Nias
terancam jatuh miskin.Ini bila program rekonstruksi dan rehabilitasi
di dua daerah tersebut terlambat selesai dari yang ditargetkan pada
2009 (Jawa Pos 19/12/05).
Sementara itu, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2006
akandikonsentrasikan ke Aceh. Karena itu, TNI akan berkoordinasi
dengan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh.Panglima TNI
Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan, pihaknyasudah beberapa kali
bertemu Kepala Badan Rekonstruski dan RehabilitasiAceh (BRR) Kuntoro
Mangkusubroto untuk merumuskan bentuk kerja sama yangakan dijalin
(Jawa Pos 23/12/-05).
MASYARAKAT TOLAK RENCANA KENAIKAN TARIF AIR MINUM
Kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mendesak agar DPRD DKI
Jakarta bersikap tegas dan mengusulkan pemecatan Gubernur DKIJakarta,
Sutiyoso, jika dia bersikeras tetap menaikkan tarif air bersih pada
Januari 2006 serta mempertahankan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara
Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dengan dua mitra asingnya, yaitu PT
PAM Lionnaise Jaya (Palyja) dan PT Thames PAM Jaya (TPJ). Menurut
Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan, PKS
tersebut telah merugikan masyarakat Jakarta. Selain itu PKS itu juga
telah melanggar Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 33.Sementara, Ketua
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia(KP3I), Tom
Pasaribu menilai, seharusnya segera ditunjuk lembaga auditor
independen untuk mengaudit PDAM dan dua mitra asingnya (Suara
Pembaharuan 19/12/05).
Sementara itu, DPRD DKI Jakarta meminta PAM Jaya untuk menunda
kenaikan tarif otomatis yang rencananya akan ditetapkan Januaritahun
depan. Rekomendasi ini merupakan hasil kajian tim kecil PDAM DPRD
DKI.Dewan juga meminta kerja sama antara PAM Jaya dengan kedua
mitraasingnya harus dikaji ulang (Tempo Interaktif 13/12/05)
BANTUAN DEPSOS MELESET
Bantuan Departemen Sosial (Depsos) bagi fakir miskin di daerah tidak
tepat sasaran. Bantuan tersebut lebih banyak mengalir ke perkotaan.
Namun, melesetnya target penerima bantuan itu juga akibat
ketidakmampuan masyarakat di daerah memanfaatkan bantuan
tersebut."Bantuan itu lebih banyak digunakan untuk membeli kebutuhan
yangbersifat konsumtif di kota-kota besar," kata Sekretaris Direktorat
Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial Depsos, Chazali Situmorang(Jawa
Pos 18/12/05).
Sementara itu, Jumlah keluarga miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur
pada tahun 2005 mencapai 58,9 persen atau naik 32,1 persen
dibandingkan dengan tahun 2004 dari total 952.104 keluarga.
Peningkatan angka kemiskinan itu merupakan dampak dari merosotnya
pendapatan dan daya beli masyarakat.Total penduduk NTT ada 4,188 juta
jiwa yang terdiri atas 952.104 keluarga. Tahun 1999 jumlah penduduk
miskin tercatat 1,78 juta jiwa. Setahun berikutnya turun menjadi 1,43
juta jiwa, bahkan tahun 2002
tersisa 1,21 juta jiwa, tetapi tahun 2005 meningkat drastis mencapai
2,506 jutajiwa (Kompas 16/12/05)
KORUPSI DI PEMPROV JAKARTA CAPAI 6,17 MILIAR RUPIAH
Berdasarkan pemeriksaan reguler yang dilakukan Badan Pengawasan Daerah
(Bawasda) di sejumlah ins-tansi Pemprov DKI terungkap, kerugian
Pemprov DKI sepanjang tahun 2005 akibat korupsi mencapai Rp 6,17
miliar. Meski demikian, Kepala Bawasda DKI Jakarta, Firman Hutadjulu
tidak memberikan penjelasan rinci mengenai instansi mana yang telah
menyumbangkan kerugian bagi kas daerah tersebut (Suara Pembaharuan
19/12/05).
Review media ini terselanggara berkat kerjasama Lafadl-Jogjakarta
dengan Urban Poor Consortium (UPC)-Jakarta dan Urban Poor Lingkage
(UPLINK)-Indonesia
Lebih jauh mengenai Lafadl-Jogjakarta, kunjungi: lafadl.atspace.org
(Arsip Review Media bisa diakses di www.urbanpoor.or.id dan www.uplink.or.id)
--
Lafadl
lafadl.atspace.org
Jl. Palagan Tentara Pelajar Gg Menur 112b
Jogjakarta
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
For $25, 15 Afghan women can learn to read. Your gift can make a difference.
http://us.click.yahoo.com/_smZ4B/SdGMAA/E2hLAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/