INNA FATAHNA LAKA FATHAN MUBINA, LIYAGHFIRA LAKALLAHU
MA TAQADDMA MIN DZANBIKA (WA DZANBI)...



---------------------------------
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] Santri-santri Raih Cum Laude
di PTN Favorit
Date: Tue, 6 Mar 2007 01:24:26 -0800 (PST)


Alhamdulillah .... mudah2an mereka bisa mempertahankan
IPK nya sampai lulus dan masuk dalam kategori Cum
Laude, bahkan Cumma Cum Laude. Tentunya, kita berharap
semakin banyak pula yang mengikuti jejak prestasi
mereka.

Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Santri-santri Raih Cum Laude di PTN Favorit 
Selasa, 6 Maret 2007 12:27 

Jakarta, NU Online
Hasil evaluasi setahun dan nilai matrikulasi lulusan
Ponpes yang mendapatkan beasiswa di sejumlah Perguruan
Tinggi Negeri (PTN) ternyata "mencengangkan" karena
banyak di antaranya yang mendapat IPK 4 atau di atas
rata-rata mahasiswa hasil SPMB.

"Sebelumnya, kami mengkhawatirkan mereka yang asal
pesantren di desa-desa ini akan terseok-seok
mensejajari mahasiswa lainnya yang kuliah di PTN, tapi
ternyata justru hasil evaluasi dan tes matrikulasi
mereka mengejutkan," kata Dirjen Pendidikan Islam
Depag, Yahya Umar.

Depag sejak 2005 telah menyalurkan beasiswa bagi siswa
lulusan Ponpes ke PTN-PTN, yakni 28 orang ke UIN
Jakarta dan 50 orang ke IPB, serta mulai pertengahan
tahun 2006 menyeleksi lagi lulusan Ponpes untuk studi
di ITS 30 orang, UGM 60 orang dan IAIN Surabaya 40
orang. Mereka diseleksi dan dibiayai APBN Depag sejak
awal masuk kuliah hingga lulus.

Kemampuan di atas rata-rata yang ditunjukkan para
mahasiswa lulusan pesantren itu, kata Yahya Umar,
menandakan lulusan Ponpes pun jika diberi kesempatan
akan menjadi anak-anak yang cerdas meskipun hanya
orang yang berasal dari pelosok desa, anak tukang
becak, petani, buruh atau pekerja "kecil" lainnya.

Ia memberi contoh, Sakibnah Gina dari Ponpes "Darul
Arqom", Garut di Fakultas Kedokteran UIN Jakarta yang
berada di bawah kontrol UI dengan IPK (Indeks Prestasi
Kumulatif) 4,0, dan lain-lain yang IPK-nya di atas
rata-rata. Mereka bahkan tidak saja berprestasi di
bidang ilmu dasar tetapi juga di bidang agama.

Di IPB, katanya, para santri itu juga mengalami hal
yang sama seperti kasus Yahman Faozi dari Ponpes
"Raodjatul Ulum", Pati yang IPK-nya 4,0 dan
mengalahkan mahasiswa IPB lainnya yang jumlahnya
sekitar 30 ribu orang.

Sedangkan hasil matrikulasi dari 30 santri di ITS
Surabaya selama dua bulan, 12 di antaranya bahkan
dimasukkan dalam program yang mempercepat kuliah satu
tahun.

"Begitu pula di UGM Yogyakarta yang dari hasil
matrikulasinya diketahui mereka memiliki kecerdasan di
atas rata-rata, tidak kalah dengan mahasiswa yang
berasal dari sekolah umum bahkan yang favorit, meski
di pesantrennya pelajaran eksaknya hanya diajarkan
oleh guru-guru yang tidak pada bidangnya," katanya.

Ketua Tim Beasiswa Utusan Daerah yang juga Direktur
Kerjasama IPB, Dr Ir Hardinsyah, MS menjelaskan bahwa
lima peserta pra-universitas yang memiliki nilai baik
selama kegiatan berlangsung.

Kelima peserta terbaik itu adalah Saidatul Husnah
(Ponpes Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur), Hamka Surya
Nugraha (Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat),
Eko Zulkaryanto (Ponpes Nurul Huda, Lampung), Khoirun
Ibnu Farid dan Anna Amania Kusnayaini (Ponpes
Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah).

Percepat Adaptasi

Rektor IPB Achmad Ansori Matjjik mengatakan
mempercepat proses adaptasi di lingkungan perguruan
tinggi umum --dari semula suasana belajar khas di
Ponpes-- maka dilakukan program pra-universiti bagi
mahasiswa baru BUD, termasuk yang berasal dari Ponpes.

"Setelah kita buat pra-universiti hasilnya (ternyata)
bagus, mahasiswanya ada yang mampu mendapat nilai 4
untuk semua mata kuliah dasar di Tingkat Persiapan
Bersama (TPB), dan itu berarti nilainya A semua. Jadi,
mereka memiliki kemampuan, dan itu berarti pendidikan
(di Ponpes) tidak jelek, sehingga kenapa harus
dipermasalahkan?," katanya.

"Pondok pesantren adalah basis pendidikan di Indonesia
sebelum pendidikan yang katanya modern itu masuk, dan
di daerah sudah mendarah daging dan tetap eksis hingga
kini, yang justru perlu di-'recognized'," katanya. 

Selain itu, kata dia, sistem pendidikan yang ada di
Ponpes, sejauh pengalamannya mendatangi kebeberapa
pesantren tidak jelek, bahkan ada yang sangat bagus.

Ia memberi contoh saat dirinya ke Kabupaten Muna,
Sulawesi Tenggara (Sultra) ternyata di sana sana
Ponpes Gontor V, ternyata dalam sehari-hari percakapan
yang dipakai selama proses belajar mengajar, selain
bahasa Indonesia juga menggunakan bahasa Inggris dan
Arab yang bagus. "Setelah melihat itu, mungkin bahasa
Inggris saya kalah dengan santri di sana," katanya.

Kondisi yang sama juga ditemuinya pada sejumlah Ponpes
di Kabupaten Garut, Jawa Barat. "Apalagi umumnya basis
di Ponpes memang suasananya identik dengan pertanian
sehingga harapan kita, para mahasiswa dari Ponpes ini,
setelah menyelesaikan studinya di IPB kembali ke
daerah dan membangun pertanian dengan sentuhan
keilmuan yang telah mereka pelajari," katanya.
(ant/mad)

[Non-text portions of this message have been removed]





Regards,

[EMAIL PROTECTED]

---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.

[Non-text portions of this message have been removed]



#ygrp-mlmsg{font-size:13px;font-family:arial,helvetica,clean,sans-serif;}#ygrp-mlmsg
table{font-size:inherit;font:100%;}#ygrp-mlmsg select,
input, textarea{font:99%
arial,helvetica,clean,sans-serif;}#ygrp-mlmsg pre,
code{font:115% monospace;}#ygrp-mlmsg
*{line-height:1.22em;}#ygrp-text{font-family:Georgia;}#ygrp-text
p{margin:0 0 1em
0;}#ygrp-tpmsgs{font-family:Arial;clear:both;}#ygrp-vitnav{padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}#ygrp-vitnav
a{padding:0 1px;}#ygrp-actbar{clear:both;margin:25px
0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}#ygrp-actbar
.left{float:left;white-space:nowrap;}.bld{font-weight:bold;}#ygrp-grft{font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px
0;}#ygrp-ft{font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px
solid #666;padding:5px 0;}#ygrp-mlmsg
#logo{padding-bottom:10px;}#ygrp-vital{background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px
0 8px 8px;}#ygrp-vital
#vithd{font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}#ygrp-vital
ul{padding:0;margin:2px 0;}#ygrp-vital ul
li{list-style-type:none;clear:both;border:1px solid
#e0ecee;}#ygrp-vital ul li
.ct{font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}#ygrp-vital
ul li .cat{font-weight:bold;}#ygrp-vital
a{text-decoration:none;}#ygrp-vital
a:hover{text-decoration:underline;}#ygrp-sponsor
#hd{color:#999;font-size:77%;}#ygrp-sponsor
#ov{padding:6px
13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}#ygrp-sponsor
#ov ul{padding:0 0 0 8px;margin:0;}#ygrp-sponsor #ov
li{list-style-type:square;padding:6px
0;font-size:77%;}#ygrp-sponsor #ov li
a{text-decoration:none;font-size:130%;}#ygrp-sponsor
#nc{background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0
8px;}#ygrp-sponsor .ad{padding:8px 0;}#ygrp-sponsor
.ad
#hd1{font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}#ygrp-sponsor
.ad a{text-decoration:none;}#ygrp-sponsor .ad
a:hover{text-decoration:underline;}#ygrp-sponsor .ad
p{margin:0;}o{font-size:0;}.MsoNormal{margin:0 0 0
0;}#ygrp-text tt{font-size:120%;}blockquote{margin:0 0
0 4px;}.replbq{margin:4;}



---------------------------------
Upload 500 photos a month & blog with your Messenger
buddies on Windows Live Spaces.  Get yours now, FREE! 







        
        
                
___________________________________________________________ 
Yahoo! Messenger - NEW crystal clear PC to PC calling worldwide with voicemail 
http://uk.messenger.yahoo.com

Kirim email ke