sebenarnya, setuju atau tidak setuju, regenerasi harus jalan. itulah sabda
alam. hanya saja kita perlu memikirkan arah perjuangan ku-NU-an itu sendiri.
walau siapa pun yang akan memimpin NU, jika perumusan kepemimpinan telah jelas
maka tiada salah apa pun yang memiliki bahaya sebesar "kesalahan asal manut".
maksud saya lebih penting dari sekedar saling menjagikan figur (debat tentang
plus minus personil) adalah, menentukan arah dan koridor norma-noma perjuangan
NU ke depan.
terima kasih
Yeshuv Ketang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sahabatku yang baik,
Setiap generasi mempunyai pikiran dan alasan kenapa harus ada re-generasi.
Karena terlalu sebuah struktur membutuhkan 'refresh' pemikiran dan revolusi ide
yang sebaiknya ditindak lanjuti secara estafet....
Kang Ulil, walaupun memang teralu liberal dan agak ke-barat-baratan, bagi
saya sederHANA bahwa Mereka adalah ikon intelektual muda NU uang mempunyai
recognisi secara internasional.
Walaupun, sampai saat ini Gus Dur belum ada pengganti, minimal mereka yang
muda lebih bersih oleh 'kekuatan-kekuatan' Orde Baru'. Mereka bagaikan air
jernih pegunungan yang siap diminum tampa memerlukan ozonisasi lagi
Sudah saatnya sahabat, yang tua untuk istirahat dan membangun dunia
pendidikan, dan merubah PBNU sebagai lembaga sangat politik....
Mohon maaf sebelumnya................
nurhadiku <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
haah..cak Ulil kok disuruh jadi nakhoda NU..
mau hancur NU ini..
gak kebayang..
klo mo kudeta seh gak masalah, tapi punya kapabilitas gak buat mimpin
NU??
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]