Saya terlanjur sayang dengan Ahmadiyah, kasihan karena
sering dibantai dan di guncang, padahal toh jelas2
menyelewengkan Islam sejauh itu, tapi karena ulahnya
FPI terlalu radikal, kita jadi kasihan. Yah mungkin
FPI udah kesal pemerintah tidak cepat mengambil
tindakan, ya akhirnya mereka mengambil tindakan
sendiri.

MUI, Menag, NU, Muhamadiyah dll udah memakai jalur
DIALOG, tapi juga memang ahmadiyah mbalelo, ya udah
rasain situlah.

Ini yang menarik posting gus Gofur di bawah, kalau
memang benar begitu ijtihad fikihnya ulama'
Ahmadiyah(Hani Taher), maka tidak boleh kita Muslim
berbaik hati, mengasihani kepada individu maupun
kelembagaan terhadap Ahmadiyah. Artinya selama ini
kita tasamuh Islam untuk mengasihi dan merahmati dalam
batas tidak memerangi "akidah" umat islam. Perbedaan
furu' rahmat, perbedaan akidah, ya tasamuh, tapi kalau
sudah ada klaim "KAFIR" kepada umat Islam, maka dialog
panjang sudah kita lewati, dan mereka sengaja
mengangkat opini dan agresif menyerang Islam.

Kata sepakat adalah SKB dan Pemerintah harus segera
tegas mengambil/mengeluarkan keputusan, menganggap
Ahmadiyah agama baru bukan Islam. Dan pengikut
Ahmadiayah di amankan, dilingungi sebagai warga negara
yang sama memilki hak kewarganegaraan.

Permasalahan HAM dan demokrasi kan cek kosong, dengan
syarat lokal(tidak bertentangan dengan budaya lokal
dan agama lokal). Kalau budaya Islam dan agama Islam
sudah di obrak abrik begitu, justru sebaliknya
sekalipun minoritas Ahmadiyahlah yang melanggar HAM
dan Demokrasi. Kenapa harus dibela dan di lindungi
secara kelembagaan? Kalau keyakinan perorangan dan
tidak mengganggu tetangga, ya monggo, tapi kalau
ulama'nya udah memiliki hasil ijtihad, bahwa Muslim
non Ahmadiyah Kafir, ya sudah sangat jelasnya.Ngapain
mengasihani ular berbisa.

Demikian gus lamunan pagi ini, sebagai cafe morning.
Salam.
fadlolan musyaffa


--- abdulghofur1 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ada persamaan antara Umat islam dan Umat Israel,
> seperti berikut:
> 
> Nabi Musa adalah nabi pembawa syari'at, dan pendiri
> agama Yahudi.
> Nabi Muhammad adalah nabi pembawa syari'at, dan
> pendiri agama Islam.
> Nabi Isa adalah nabi yang mengikuti syari'at nabi
> Musa.
> Nabi Mirza Ghulan Ahmad adalah "Almasih" yang
> dijanjikan pada umat
> ini, yang berarti adalah seorang nabi yang mengikuti
> syari'at Nabi
> Muhammad.
> 
> Seorang Yahudi yang kufur atas kenabian Nabi Isa
> masih menyandang nama
> Yahudi, akan tatapi ia telah kufur atas seorang
> nabi.
> Seorang Muslim yang kufur terhadap Mirza Ghulam
> Ahmad tetap menyandang
> nama muslim, akan tetapi ia telah kufur terhadap
> seorang Nabi.
> 
> Ada kesamaan yang sempurna antara Yahudi yang kufur
> terhadap kenabian
> Nabi Isa, dan seorang Muslim yang kufur terhadap
> kenabian Mirza Ghulam
> Ahmad.
> 
> Hani Taher,
> [salah seorang Ulama Ahmady]
> http://www.islamahmadiyya.net/
> [situs resmi Ahmadiyah Arab]
> 
> 



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke