Yi, habbadza kl njenengan jg nulis buku Arbain dng hadits pmbuka ttg kenaikan harga. Hehe...
Hadits Pertama: Nabi Muhammad SAW mengirim tentara, lalu ketika mereka kembali ke Madinah, Rasulullah menyampaikan sambutan: "Selamat datang para tentara yang telah menjalankan jihad kecil. Yang tersisa di atas pundak mereka tinggal jihad maha besar! "Apa itu jihad maha besar wahai Rasulallah?", kata sebagian sahabat. "Memerangi hawa nafsu", jawab Rasulullah SAW. ===== Demikian hadits pembuka yang dipilih oleh Khomeini. Jelas itu bukan tanpa alasan, seperti Imam Nawawi meletakkan hadits "innamal a'maalu binniyat" sebagai pembuka juga bukan tanpa alasan. Kata Imam Syafi'iy, seperti dikutip oleh Imam Bayhaqy: "Hadist 'innamal a'maalu binniyat' adalah sepertiga ilmu." Hal ini karena amal seorang hamba terbagi dalam wilayah hati, lisan, dan anggota tubuh lainnya. Seseorang yang telah memulai dengan niat baik telah merengkuh sepertiga amal. Lalu kenapa Imam Khomeni memberi nilai istimewa hadits di muka? Saya punya kesan, buku "Arbain" ditulis oleh Khomeini pasca revolusi tahun 1979. Dan hadits ini tampak sangat berkesan buat dia, sehingga ketika penanya menorehkan tinta, hadits inilah yang hadir pertama kali dalam ingatannya. [Non-text portions of this message have been removed]
