setuju Kang...kini para ulama Nu mencoba sebagai penengah (ummatan wasathan) berperan sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah...salut buat NU makin jaya saja ISlam nih...Mari Bung rebut Kembali....
love, alhakimc --- On Sun, 6/8/08, HarryMau <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: HarryMau <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [kmnu2000] Berpikir Jernih To: [email protected] Date: Sunday, June 8, 2008, 9:17 PM Assalamu`alaykum, Alhamdulillah, baik dalam media TV, koran, milis, dll. sekarang semakin banyak Nahdliyin yang mau berpikir jernih menyikapi kasus Monas. Mereka semakin paham dan berusaha menjaga diri untuk tidak masuk perangkap adu domba. Karena sejatinya hanya hewan saja yang mau diadu domba, dan Nahdliyin bukanlah hewan, melainkan manusia cerdas yang mampu berpikir jernih, menyingkap apa di balik sebuah peristiwa. Hanya segelintir kecil saja yang bergeming 100% memvonis salah FPI, lain tidak. Mereka yang silau terhadap suatu figur, hingga mata hatinya terbutakan oleh gemerlap figur, dan nuraninya tumpul tak juga tersentuh pesan kebenaran yang banyak diserukan oleh guru-gurunya yang lain. Inilah perangkap ad-hominem, yang mampu membuat seseorang membabi buta membela segala sesuatu yang difatwakan idolanya tanpa sedikit pun mau menakarnya. Wassalam, HarryMau "al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa Ya`rifu Rutbata Ghayrih?" [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
