http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=59238
Assalamu`alaykum, Jakarta, myRMnews. Kerusuhan Monas, Minggu (1/6), yang mengakibatkan korban berjatuhan dari pihak Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) melahirkan wacana untuk membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Kontan, wacana ini mengundang counter dari kelompok pendukung FPI terutama organisasi massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI). Mereka jelas menolak wacana pembubaran organisasi apapun bentuknya. Bahkan sejumlah tokoh sekuler juga menolaknya dengan alasan pembubaran itu tidak demokratis. Belakangan, menguat juga wacana untuk menolak keberadaan AKKBB. Bahkan sebagian menginginkan aliansi dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat itu juga dibubarkan. Dari jajak pendapat yang dibuat myRMnews sebanyak 73,2 persen menginginkan Aliansi Kebangsaan dibubarkan, 25,4 persen tidak setuju kumpulan LSM tersebut dibubarkan. Sisanya sebanyak 1,4 persen tidak bersikap. FUI menginginkan polisi juga memeriksa pihak Aliansi Kebangsaan terutama mengusut seseorang yang dengan jelas-jelas memprovokasi massa dengan mengacungkan pistol dan meletuskan beberapa peluru. Foto orang tersebut terlihat sangat jelas seperti yang terpampang dalam koran Jawa Pos dan Indopos edisi Jumat (13/6). Orang tersebut berpeci merah, kaos warna putih dan lengan sebelah kiri menggunakan pita merah. [yat] Wassalam, HarryMau "al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa Ya`rifu Rutbata Ghayrih?" [Non-text portions of this message have been removed]
