http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=58859

Assalamu`alaykum,

Jakarta, myRMnews. Aksi kekerasan yang terjadi di Monas, Minggu (1/6), kembali 
menambah rekor aksi kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam.

Laskar Islam yang merupakan bagian dari FPI menyerang anggota Aliansi 
Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB).

Laskar Islam berkilah, serangan terjadi karena AKKBB dalam orasinya menghina 
FPI sebagai laskar kafir. Bahkan ada anggota Aliansi Kebangsaan yang meletuskan 
senjata api.

Mereka mengaku menyusupkan intel ke dalam kelompok AKKBB untuk memantau apa 
saja yang dilakukan Aliansi Kebangsaan. Sehingga mereka cukup alasan untuk 
menyerbunya.

Tapi apapun alasan yang dikemukakan FPI, sepertinya publik tetap menginginkan 
ormas ini dibubarkan. Setidaknya ini tercermin dalam jajak pendapat yang 
dilakukan myRMnews.

Sebanyak 59 responden setuju FPI dibuarkan dan 39,5 menginginkan organisasi 
yang dipimpin Habib Rizieq Shihab ini tetap eksis.

Beberapa kalangan mengatakan tuntutan pembubaran itu tidak demokratis di tengah 
negara yang mengusung demokrasi. Tapi anehnya tuntutan pembubaran FPI juga 
datang dari Gus Dur yang mengaku demokrat sejati dan tokoh pluralis. [yat]


Wassalam,
HarryMau
"al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa Ya`rifu Rutbata Ghayrih?"

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke