pak de, saya jadi teringat almarhum mahbub djunaedi. dia lahir di petamburan. dia orang yang mengaku orang betawi asli. saya jadi berandai-andai, klo mahbub djunaidi masih hidup, dia pasti yang menjadi ketua FPI. saya jadi membayangkan pula, FPI di bawah kendalinya akan penuh dengan gelak tawa, kritis, dan orang-orang muda yang menganggur akan dibekali pulpen untuk menulis, bukan bambu utk mentungi. dan mungkin kepanjangan FPI bukan Front Pembela Islam, melainkan Front Pers Indonesia, biar PWI ada tandingannya.
salam, hamz ----- Original Message ---- From: kader cikarang <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, June 23, 2008 12:01:19 PM Subject: [kmnu2000] Jejak rekam Rizieq .....Ternyata karena jarak sekolah dengan rumahnya di Petamburan, yang juga di Jakarta Pusat, terlalu berat bagi fisik Rizieq yang kecil. Ibunya lalu memindahkan dia ke sekolah SMP Kristen Bethel Petamburan yang letaknya lebih dekat dengan rumahnya.... . salam, kc ===== ** *Jejak rekam Rizieq* Nama lengkapnya adalah Al Habib Muhammad bin Hussein Rizieq Shihab, lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1965. Kedua orang tuanya bernama Hussein Shihab dan Sidah Alatas dan Habib Rizieq merupakan anak ke 5 dari lima bersaudara. Pada masa kecilnya, Habib Rizieq merasa sangat beruntung karena dimasa kanak-kanak dan remajanya tidak ada aksi tawuran dan maraknya narkoba seperti yang banyak kita jumpai saat ini. Pada masa itu, kenakalan anak sekolah masih bisa dimaklumi dan dalam batas-batas kewajaran. Perkembangan anak anak sekolah pada masa itu lebih beruntung daripada anak masa sekarang sebab para murid sekolah dasar selalu mendapat jatah susu sekali dalam seminggu. Selalu mendapat pemeriksaan dokter secara rutin dan dipinjamin buku-buku pelajaran sekolah. Keberuntungan inilah yang membuat dia dapat tumbuh dalam keceriaan dan kelebihan ini selalu membekas dalam ingatan diri Habib Rizieq. "Tidak seperti sekarang, anak anak tumbuh tanpa perhatian," katanya. Meskipun sudah ditinggal ayahnya ketika dia berusia satu tahun, Rizieq mengaku tidak pernah dididik di pesantren, tetapi sejak berusia empat tahun, dia sudah rajin mengaji di masjid-masjid. Ibunya yang sekaligus berperan sebagai bapak, dan bekerja sebagai penjahit pakaian serta perias pengantin tetapi ibunya tetap bersemangat dan selalu memperhatikan pertumbuhan dan pendidikan anak anaknya termasuk Habib Rizieq. Meskipun menerapkan disiplin yang keras kepada anak anaknya namun ibunya tetap memberi kebebasan untuk bermain. Usai menamatkan SDN 1 Petamburan, dia kemudian melanjutkan sekolah di SMP Pejompongan, Jakarta Pusat. Ternyata karena jarak sekolah dengan rumahnya di Petamburan, yang juga di Jakarta Pusat, terlalu berat bagi fisik Rizieq yang kecil. Ibunya lalu memindahkan dia ke sekolah SMP Kristen Bethel Petamburan yang letaknya lebih dekat dengan rumahnya. Meskipun dia beragama Islam, Rizieq mampu mengikuti pelajaran agama Kristen yang diberikan di sekolah barunya tersebut dan guru-gurunya selalu kagum padanya. "Nilai saya untuk pelajaran itu tidak pernah di bawah sepuluh, selalu sepuluh," tutur Riziek yang oleh Paulina, gurunya di SMP Kristen itu, dikagumi karena sikapnya yang kritis dan cerdas. Lulus SMP, Rizieq kemudian masuk ke SMA. Disekolah ini lagi lagi gurunya dibuat kagum atas prestasinya. Selepas SMA, Rizieq lalu meneruskan pendidikannya di King Saud University di Arab Saudi. Disekolah ini, dia mampu menyelesaikan pendidikannya dalam waktu empat tahun dan memperoleh predikat Cum-Laude. Riziek juga pernah kuliah untuk mengambil S2 di Malaysia, sayangnya cuma setahun. Beberapa waktu kemudian, Rizieq mendeklarasikan FPI pada 17 Agustus 1998. Namanya mencuat sejak meletus peristiwa Ketapang, Jakarta, pada 22 November 1998 lalu. Waktu itu, sekitar 200 anggota FPI bentrok dengan ratusan preman. Bentrokan bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan ini mengakibatkan beberapa rumah warga dan rumah ibadah terbakar serta menewaskan sejumlah orang. Pasca tragedi World Trade Center, sang Habib bersama anggota FPI lalu giat melakukan kampenye anti Amerika dan mengutuk penyerangan Amerika terhadap Afghanistan. Sampai sampai Rizieq mengajak anak-anak dan keluarganya yang doyan melahap makanan McDonald dan Kentucky, memboikot produk Amerika. FPI juga melakukan sweeping terhadap warga negeri tersebut serta gencar melakukan razia seluruh tempat hiburan yang berbau praktek prostitusi dan narkoba. Pada razia itu, banyak pengelola hiburan yang ketakutan dan sempat menutup usahanya. Pada suatu ketika, anggota FPI menggerebek tempat hiburan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Ada serombongan laskar FPI yang melihat tempat berpapan nama Bar-Ber Shop (tempat potong rambut). Mereka mengira Bar-Ber Shop itu adalah Bar sehingga tempat itu diserbu. Akibatnya, awak tempat potong rambut itu sambil membawa gunting berteriak-teriak bahwa dia tukang cukur, bukan penjaga bar. "Itulah lugunya orang laskar, karena mereka tidak bisa dan mengerti bahasa Inggris," tutur Riziek. Meski namanya populer dan dikenal banyak orang, Riziek tetap tidak berubah sedikitpun. "Dari dulu saya mubalig kampung dan jadwal saya juga tetap melakukan tablig ke kampung-kampung, " kata pembina sejumlah majelis taklim di kawasan Jabotabek ini. Kegiatannya sehari-hari yakni kalau tidak memenuhi undangan jamaah, menerima tamu. Jika ada waktu luang, waktu itu dia manfaatkan untuk beristirahat dengan keluarga atau membaca buku. Buku buku yang sering dibacanya yakni buku bacaan tentang syariat Islam dan karya-karya Imam Nawawi, Imam Suyuti, Imam Ghazali. "Buku-buku itu nikmat dibaca dan padat manfaat," ujar Habib yang kesehariannya suka mengenakan baju dan peci putih ini. [] http://sensorutama. blogspot. com/2008/ 06/habib- rizieq-pria- idaman-keluarga. html [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
