Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Membaca rubrik opini di Duta Masyarakat,  Selasa,  05 Agustus  2008, yang
berjudul Ekstremisme Musuh Agama-agama, saya hanya bisa mengelus dada. Ini
lantaran, orang yang mengaku aktivis PCI NU Mesir, melakukan manipulasi hak
intelektual atas karya saya. Muhyiddin El-Falanjy mengaku menulis artikel
itu. Padahal ia  menggantikan  nama  penulis  dan  identitas  penulis.
Sebenarnya, tulisan itu adalah karya saya, Ahmad Fawaid Sjadzili yang
menggunakan identitas Aktivis PP Lakpesdam NU. Tulisan itu telah dimuat di
Harian Sore Suara Pembaruan, Jum'at 01 Agustus 2008. Saya harap, Duta
Masyarakat memuat surat keberatan saya ini. Saya telah meminta klarifikasi
saudara Muhyiddin El Falanjy ini yang memosting tulisan ini tanggal 2
Agustus 2008 di milis KMNU. Tapi  ia tidak memberikan  jawaban. Saya
sungguh menyayangkan  saudara sesama NU harus memanipulasi diri dan mencuri
karya  intelektual orang lain. Ini bukan hanya plagiat, tapi pencurian
dengan penggantian nama dan identitas penulis. Saya tidak tahu hukumnya
melakukan 'pencurian'  semacam ini. Saya kira, Saudara Muhyiddin El-Falanjy
lebih tahu. Terima kasih


Wassalamu'alaikum  Wr. Wb.



-- 
A. Fawaid Sjadzili
http://fawaidku.blogspot.com

Tembusan:
1.Muhyiddin El-Falanjy
2.Milis KMNU


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke