Anak Muda NU Protes PKS Terkait Iklan Mbah Hasyim
Rabu, 29 Oktober 2008 19:41

Jakarta, */NU Online
/*Anak-anak muda Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam Generasi Muda 
NU menggugat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menampilkan pendiri NU 
Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy'ary (Mbah Hasyim) dalam iklan politik 
partai tersebut.

Dalam pernyataan sikap di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (29/10), Generasi 
Muda NU yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi kepemudaan NU 
yakni PMII, IPNU, IPPNU, Ansor, dan Fatayat NU, GMNU menyatakan 
keberatan atas pencatutan nama tokoh yang sangat dihormati warga NU itu, 
bahkan PKS dikatakan telah melakukan 'pembohongan publik."

Dikatakan, pemakaian para tokoh pergerakan nasional sebagai iklan 
politik justru mengecilkan kiprah para tokoh besar itu, di tengah 
kondisi politik di Indonesia yang tidak sehat. "Malah kemungkinan akan 
menghilangkan ketokohan dari figur yang diangkat," kata Adien 
Jauharudin, salah satu Ketua PB PMII.

Tokoh dan pahlawan nasional lainnya yang dipakai PKS untuk iklan politik 
adalah proklamator kemerdekaan RI Soekarno dan pendiri Muhammadiyah KH 
Ahmad Dahlan. Generasi Muda NU meminta PKS segera menghentikan iklan 
politik yang tidak sehat itu.

Ketua Umum PP IPNU Idi Muzayyad menyatakan, pihaknya telah akan segera 
mengirimkan surat keberatan kepada DPP PKS dan meminta iklan politik itu 
segera dihentikan.

"Padahal jelas bahwa aliran PKS adalah Wahabi, sedangkan Mbah Hasyim 
Asyhari adalah Sunni. Saya kira ada unsur kesengajaan untuk membiaskan 
penokohan ini oleh PKS," ujarnya. (min/nam)



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke