Salam semua,

Ini ide bagus dan perlu mendapat perhatian semua masyarakat Indonesia, 
khususnya bagi Dapil LN. 

Ning Rosa,
Masalah penyusutan pemilih khususnya di LN, saya kira banyak hal yang menjadi 
faktor penyebabnya dan ini berbeda-beda tergantung wilayahnya. Misalnya sejarah 
pemilu 2004 di wilayah khususnya Malaysia, saya bisa contohkan sedikit. Antara 
penyebabnya, memang banyak yang tidak menggunakan hak pilihnya. Berdasarkan 
catatan pemilu 2004 (misalnya), pemilih di Malaysia telah tercatat sebagai 
pemilih tetap hanya sebebsar 400.000 (ini dari jumlah 1.200.000 orang Indonesia 
di Malaysia), tetapi mereka yang menggunakan hak pilihnya hanya 60.000 (sekitar 
15% aja). 

Untuk melaksanaan pemilu di negeri orang memang tidak semudah yang kita 
bayangkan. Pelaksanaannya terbentur banyak hal. Terlebih bagi wilayah yang 
terdapat pelbagai macam tujuan masyarakat kita yang berada di sana. Khusus di 
Malaysia, selain TKI yang memang mayoritas, ada pelajar dan Penduduk kita yang 
sudah menetap di Malaysia (Permanent Residence/diistilahkan ber-IC merah). 
Dimana mereka itu tersebar di pelbagai daerah. Sehingga tidak mudah untuk 
didata apalagi merekrut mereka semua, bahkan praktis para TKI itu banyak yang 
tidak terdeteksi dimana mereka tinggal. Sebab itu semua, susah untuk bisa 
menerobos dan memasuki kantong2 TKI di sana. 

Selain itu, persoalannya juga termasuk urusan dengan majikan2 yang perlu 
melalui beberapa prosedur. Mengingat hampir mayoritas penduduk Indonesia di 
Malaysia adalah para pekerja. Jadi untuk dapat memberikan hak suaranya, para 
pekerja tersebut harus mendapat kebenaran terlebih dahulu dari para majikan 
masing2 dan ini tidak mudah. Ketepatan PEMILU 20009 nanti dilaksanakan pada 
hari Kamis, ini maknanya adalah hari kerja.

Mbak Rina, 
Masalah siapapun yang terdaftar sebagai caleg dalam pemilu 2009 tersebut kini 
sudah tidak menjadi persoalan. Rakyat sudah pandai menentukan pilihannya, 
terlebih MK telah memutuskan berdasarkan suara terbanyak, bukan nomor urut 
lagi. Jadi rakyat tak kira di dapil manapun bisa memilih caleg pilihan mereka 
secara langsung yang betul2 berpotensi sebagai wakil-wakilnya untuk dapat 
memperjuangkan nasib rakyat dan setidaknya bisa membantu menyelesaikan 
persoalan yang sedang dihadapi rakyatnya.

Contoh kasus rakyat Indonesia yang ber-IC merah di Malaysia, yang bisa 
dikatakan stateless. Sangat polemik, bahkan mungkin politis antara kerajaan 
Malaysia dan pemerintah Indonesia (yang diwakili KBRI setempat). Kasihan kan? 
Sampai detik ini, tak siapapun bisa memperjuangkannya, padahal masalah ini 
perlu penanganan segera.

Dengan adanya caleg dari LN ini adalah moment yang tepat bagi penduduk 
Indonesia yang berada di LN. Jadikan PEMILU 2009 betul2 sukses dan bersejarah. 
Dalam artian, pilih caleg yang betul2 mengerti dan mengetahui problematika 
rakyat terlebih yang ada di LN. Dan, hal itu tidak akan tercapai kecuali rakyat 
LN memilih caleg yang kini sedang berada di LN atau paling tidak caleg tersebut 
pernah tinggal lama di LN.

Jadi, untuk bisa wujud gak usah menunggu pemilu 2014, seperti yang dikatakan 
ning Rosa. Sebab pemilu 2009 sudah ada setidaknya yang saya tahu ada 4 caleg 
utusan LN. Antara lain suamiku dari PKB hehe...bleeggkk, dari Golkar dan PD 
(lihat dapil DKI 2 dan LN). Tinggal menunggu komitmen anda semua untuk 
menentukannya, wujud apa tak!

Peace kacang pis,
Fath

--- Pada Jum, 19/12/08, Rina Simbolon <[email protected]> menulis:

> Daripada: Rina Simbolon <[email protected]>
> Subjek: Re: [kmnu2000] PEMILU 2009: Perlu rame-rame mendukung dapil LN
> Kepada: [email protected]
> Tarikh: Jumaat, 19 Disember, 2008, 6:40 PM
> Assalamu Alaikum wr wb
> 
> Sekedar nimbrung...
> 
> Takutnya yang paling berkemungkinan untuk masuk caleg dapi
> LN adalah lokal-lokal staf kedutaan, khususnya di Arab yang
> statusnya bukan PNS. Bukan rahasia lagi,
> perwakilan-perwakilan kita di LN khususnya Arab, dikuasai
> para "the facto ambassadors" para staff lokal yang
> bahkan bisa menyetir atasannya.
> 
> Contoh kecil aja, di pemilihan temus haji. Betapa
> amburadulnya cara pemilihannya. 
> 
> Tapi ini usul yang sangat bagus dan patut di dukung.
> Minimal masyarakat Indonesia di LN juga ikut serta
> memikirkan nasib bangsa khususnya "helpers" alias
> babu yang berserakan di Arab.
> 
> Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga "calon"
> konstituennya. Bagus banget
> 
> 
> RS
> 
> http://indonesia-arab.blogspot.com
> 
> --- On Wed, 12/17/08, Rosa Prabowo
> <[email protected]> wrote:
> From: Rosa Prabowo <[email protected]>
> Subject: [kmnu2000] PEMILU 2009: Perlu rame-rame mendukung
> dapil LN
> To: "kmnu 2000" <[email protected]>
> Date: Wednesday, December 17, 2008, 11:23 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>             Salam,
> 
> Tadi malam, saat Sosialisasi Pemilu 2009 di salah satu
> Kedutaan RI, mas Taufiq mengajak warga Indonesia di LN untuk
> mulai menyuarakan agar WNI di LN juga dapat
> direpresentasikan oleh warganya yang memang tinggal di LN.
> Hal ini agar aspirasi-aspirasi warga Indonesia di LN dapat
> terserap dan disalurkan lewat lembaga legislatif (DPR).
> Karena selama ini suara mereka diimbuhkan saja ke Daerah
> Pemilihan (dapil) DKI dan untuk Pemilu 2009 ini ke dapil DKI
> II. Padahal, kemungkinan besar mereka yang berasal dari
> dapil DKI II kurang atau bahkan tidak memahami dan merasakan
> problematika WNI di LN. Terutama misalnya di daerah-daerah
> yang WNI-nya cukup besar dan memiliki seabreg problema
> seperti Malaysia, Saudi Arabia. Untuk itu ia mengajak untuk
> bersama-sama mendorong adanya dapil LN dan wakil-wakil yang
> dipilih dan sebagai representasi warga Indonesia di LN.
> 
> 
> 
> Sebenarnya dengan jumlah pemilih LN sebesar 1,5 juta untuk
> Pemilu 2009, setidaknya bisa diwakili 5 orang anggota DPR.
> Karena kalau bilangan pemilih di Indonesia dirata-rata, maka
> tiap satu wakil merepresentasikan sekitar 300 ribu pemilih.
> Apalagi kalau menggunakan patokan angka Pemilu 2004 yang
> mencapai 1,9 juta pemilih, maka seharusnya ada sekitar 7
> anggota legislatif. Sebagai bahan renungan tambahan, perlu
> barangkali dikaji apakah penyusutan ini karena memang jumlah
> WNI di LN menurun atau karena mereka sudah tidak antusias
> lagi untuk ikut Pemilu, alias pendukung Golput, dan
> diantaranya faktor penyebabnya adalah tidak adanya
> representasi dari kalangan mereka sendiri. 
> 
> 
> 
> Ide dapil LN dan anggota legislatif dari LN ini sebenarnya
> sudah terlaksana di Italia. Di parlemen Italia, misalnya,
> ada 12 anggota DPR yang mewakili pemilih di LN. Dan ide
> dapil LN ini ternyata sudah pula disuarakan oleh Ketua KPU
> seperti dalam kutipan berita berikut. Mungkin WNI penduduk
> LN perlu beramai-ramai mendukung dan menyuarakannya sejak
> sekarang. Barangkali pada Pemilu 2014 nanti akan benar-benar
> ada wakil di DPR dari dapil LN.
> 
> 
> 
> Wassalam,
> 
> 
> 
> Safira Machrusah [Rosa]
> 
> http://safiramachru sah.blogspot. com
> 
> MARI KAMPANYEKAN ANGGOTA LEGISLATIF DARI DAPIL LN
> 
> 
> 
> KPU Usulkan Daerah Pemilihan Luar Negeri
> 
> 
> 
> Rabu, 17 Desember 2008 | 13:22 WIB
> 
> 
> 
> TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum
> Abdul Hafiz
> 
> Anshary melontarkan gagasan daerah pemilihan luar negeri
> menjadi daerah
> 
> pemilihan sendiri. "Calonnya juga dari WNI yang
> tinggal di luar
> 
> negeri," katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu
> (17/12).
> 
> 
> 
> Dengan adanya daerah pemilihan, Hafiz mengharapkan dapat
> memperjuangkan
> 
> nasib warga Indonesia di sana. "Jadi partisipasinya
> tinggi," ucap dia,
> 
> mengimbuhkan. Warga bisa menuntut jika calonnya yang
> berhasil duduk di
> 
> DPR tidak menjalankan amanatnya.
> 
> 
> 
> Seharusnya Pemilu 2009 bisa menjadi ajang pembuktian. Namun
> ternyata
> 
> jumlah pemilih malah turun menjadi 1. 509. 892 dari 1,9
> juta pemilih.
> 
> Gagasan itu diakuinya tidak mungkin dilaksanakan pada 2009
> karena sudah
> 
> terlambat.
> 
> 
> 
> Direktur Eksekutif CETRO Hadar N. Gumay menyambut baik
> usulan itu. "Ini
> 
> opsi antara karena luar negeri punya masalah khusus,"
> ujar Hafiz.
> 
> Gagasan ini diharapkan dapat terus dikaji dan terus
> diperdebatkan.
> 
> 
> 
> Start your day with Yahoo!7 and win a Sony Bravia TV. Enter
> now http://au.docs. yahoo.com/ homepageset/ ?p1=other&
> p2=au&p3= tagline
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
>       
> 
>     
>     
>       
>        
>       
>       
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> 
>       
>       
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> ------------------------------------
> 
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang
> Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo
> dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena
> suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim
> email ke: 
> [email protected] 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 


      Dapatkan alamat E-mel baru anda!
Rebut nama E-mel yang telah lama anda kehendaki sebelum orang lain 
mendapatkannya!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/my/

Kirim email ke