Temans, Saya setuju dengan ungkapan Mbah Dim:"Warga NU harus membela yang berakidah sepaham (Ahlussunnah wal Jam'ah)"......
Saya juga setuju dengan pendapat Ketua Tanfidz Jateng ini, bahwa warga NU sangat mempunyai kepentingan dalam penentuan masa depan bangsa ini. Maka, sebagai rakyat Indonesia yang mayoritas NU ini seyogyanya juga ikut ramai2 mensukseskan pemilu ini untuk memilih 'pemimpin'-nya demi kelangsungan masa depan bangsa...Sayang lho, kalau 'suara' jatuh kepada pemimpin yang tidak kita kehendaki. Peace, Fath --- Pada Rab, 11/3/09, Mukhlisin <[email protected]> menulis: > Daripada: Mukhlisin <[email protected]> > Subjek: [kmnu2000] Mbah Dim: Berpolitik Hukumnya Fardlu Kifayah > Kepada: [email protected], [email protected] > Tarikh: Rabu, 11 Mac, 2009, 8:07 AM > > Mbah Dim: Berpolitik Hukumnya Fardlu Kifayah > Rabu, 11 Maret 2009 06:00 > > Brebes, */NU Online > /*Pengasuh Pondok Pesantren Kaliwungu Kendal, Jawa Tengah, > KH Dimyati > Rois atau biasa disapa Mbah Dim menyatakan, berpolitik bagi > umat Islam > hukum fardlu kifayah atau kewajiban bagi beberapa orang > yang mewakili > aspirasi warga yang lain. > > Dikatakannya, dalam politik terdapat upaya-upaya untuk > perbaikan manusia > yang menuju pada kebaikan dunia dan akhirat. > > Dalam atu acara yang digelar salah satu anggota DPR RI di > Pondok > Pesanteren Assalafiyah Desa Luwungragi, Bulakamba Brebes, > Jawa Tengah, > Selasa (10/3) sore, Mbah Dim berpesan, Nahdlatul Ulama (NU) > bisa kembali > bangkit kalau kader-kadernya juga melakukan tugas fardlu > kifayah itu. > > Dengan adanya kader NU di ranah politik maka kepentingan NU > akan > terakomodir. Menurut Mbah Dim, politik tidak dilandasi > dengan perasaan, > namun harus dilihat dengan siasat akidah. > > "Jangan memilih karena dia itu saudara kita, sementara dia > bergabung ke > partai politik dengan haluan yang menentang Ahlussunnah wal > Jamaah. Itu > keliru," ucap Mbah Dim. > > Sebagai Nahdliyyin (warga NU), imbuh Kiai, warga harus > membela yang > berakidah sepaham. "Itu baru berpolitik," pungkasnya. > > Sementara itu Wakil Ketua Tanfidiyah PWNU Jateng Ahmad > Sahidin > menyatakan, NU justru berkepentingan besar dalam pemilihan > legislatif > 2009 ini. Sebab Pemilu menjadi salah satu piranti > keberhasilan dan > kelangsungan pembangunan bangsa. > > Melalui pemilu akan dicari pengelola Republik Indonesia. > "Untuk itu, NU > sangat berkepentingan terhadap pemilu demi kemaslahatan > Nahdliyin dan > NU," ungkapnya. > > Karena berkepentingan besar, lanjutnya, maka PWNU > mengintruksikan kepada > seluruh Nahdliyin melalui pengurus cabang di masing-masing > daerah agar > memanfaatkan hak pilihnya pada pileg 9 April mendatang. > "Jangan sampai, > hak kita tersebut dibuang-buang dengan tidak datang ke > TPS," pintanya. > > Ditambahkan, PWNU secara tegas agar pilihan Nahdliyin > disalurkan pada > kader NU yang benar-benar memegang tegung paham Ahlussunah > wal Jamaah > (Aswaja). Dan dilarang keras menyalurkan pilihannya kepada > caleg yang > anti Aswaja. > > Dia juga menghimbau kepada caleg yang jadi nanti untuk > konsisten > terhadap NU dan Nahdliyin. "Kepada yang /mbalelo/, PWNU > siap > merekomendasikan untuk di-/recall/," tandasnya. (was) > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang > Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo > dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena > suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim > email ke: > [email protected] > > Yahoo! Groups Links > > > mailto:[email protected] > > > Dapatkan alamat E-mel baru anda! Rebut nama E-mel yang telah lama anda kehendaki sebelum orang lain mendapatkannya! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/my/
