Memang mengerikan... Kalau ikut golput, Partai yang benci NU kadernya tetap milih... Lalu bagaimana orang NU membela NU ya... sementara jalur formal yang ada orang-orang itu sedang mengincarnya dengan ketat...
Nah ... kalau Pilpres boleh jadi tuhhhh, kalau bukan yang kita percayai golput saja... kan seru kalau sekali-kali ada deadlock tak ada nominasi seorangpun... biar ormas-ormas membentuk presidium kepresidenan... jangan Parpol, sebab kalau parpol sudah ada jatah di parlemen... posisi kepresidenan mestinya jatah ormas dan or.profesi... karena kepresidenan semestinya bukan jatah kaum politisi.. melainkan kaum yang peduli kepada kebangsaan. Jadi bagaimana kalau kita sama-sama bangun model sistem kepemerintahan yang baru... Memang selama ini, kepresidenan sebagai cermin kebangsaan dilakukan oleh negara yang menganut sistem parlementer, seperti India, Malaysia... tetapi kalau tak salah Perancis dan Jerman juga, presiden mereka bukan kaum politisi. Yah.. meski kalau kita membangun sistem kepresidenan melalui rembuk nasional ormas dan orprof, artinya tidak diberikan kepada parpol, adalah sistem baru (sebut saja, sistem bid'ah bagi orang ilmu politik), tapi kan.. kita memang harus menciptakan bidah-bidah dalam hal keduniaan khann.. karena seringkali kemapanan sistem itu dimanfaatkan bagi kaum hegemonian... Nah kalau kita tidak puas dengan sistem yang ada yang mapan kini.. mengapa kita tidak bangun sistem baru... Janganlah... kita ni.. suka dengan barang lapuk yang tidak memberi solusi seperti KUHAP usang itu... sudah tahu usang, kurang kerja kita untuk bermbuk menyusun terobosan-terobosan yang baru...ntah fakultas hukum (syariah dan non syariah) dan fakultas isip (syariah dan non syariah) adakah buat agenda nasional yang baru... Kan kalau fak ekonomi jelas buat bank dan asuransi syariah yang non-riba... mana agenda dari fak hukum dan fak isip ... Tolong KUHPidana/perdata bikinan Belanda dan Sistem demokrasi kita dikaji lah... Tidak usah dengan cara instan kaya pak-pak di reformasi kemarin... buat ide federasi dan otonomi... belum apa-apa otonomi sudah diundangkan... tidak ba-bi-bu lagi... Tolong ya... kawan-kawan dari kalangan NU rintis agenda nasional untuk ini, buat untuk jangka waktu kajian 25 tahun kedepan, riset dari sekarang. Jangan instan kayak Pak-pak reformasi kemarin... Wallahu a'lam --- On Thu, 3/12/09, Fathonah K. Daud <[email protected]> wrote: > From: Fathonah K. Daud <[email protected]> > Subject: Re: [kmnu2000] Mbah Dim: Berpolitik Hukumnya Fardlu Kifayah > To: [email protected] > Date: Thursday, March 12, 2009, 8:21 PM > Temans, > > Saya setuju dengan ungkapan Mbah Dim:"Warga NU harus > membela yang berakidah sepaham (Ahlussunnah wal > Jam'ah)"...... > > Saya juga setuju dengan pendapat Ketua Tanfidz Jateng ini, > bahwa warga NU sangat mempunyai kepentingan dalam penentuan > masa depan bangsa ini. Maka, sebagai rakyat Indonesia yang > mayoritas NU ini seyogyanya juga ikut ramai2 mensukseskan > pemilu ini untuk memilih 'pemimpin'-nya demi > kelangsungan masa depan bangsa...Sayang lho, kalau > 'suara' jatuh kepada pemimpin yang tidak kita > kehendaki. > > Peace, > Fath > > --- Pada Rab, 11/3/09, Mukhlisin > <[email protected]> menulis: > > > Daripada: Mukhlisin <[email protected]> > > Subjek: [kmnu2000] Mbah Dim: Berpolitik Hukumnya > Fardlu Kifayah > > Kepada: [email protected], > [email protected] > > Tarikh: Rabu, 11 Mac, 2009, 8:07 AM > > > > Mbah Dim: Berpolitik Hukumnya Fardlu Kifayah > > Rabu, 11 Maret 2009 06:00 > > > > Brebes, */NU Online > > /*Pengasuh Pondok Pesantren Kaliwungu Kendal, Jawa > Tengah, > > KH Dimyati > > Rois atau biasa disapa Mbah Dim menyatakan, berpolitik > bagi > > umat Islam > > hukum fardlu kifayah atau kewajiban bagi beberapa > orang > > yang mewakili > > aspirasi warga yang lain. > > > > Dikatakannya, dalam politik terdapat upaya-upaya untuk > > perbaikan manusia > > yang menuju pada kebaikan dunia dan akhirat. > > > > Dalam atu acara yang digelar salah satu anggota DPR RI > di > > Pondok > > Pesanteren Assalafiyah Desa Luwungragi, Bulakamba > Brebes, > > Jawa Tengah, > > Selasa (10/3) sore, Mbah Dim berpesan, Nahdlatul Ulama > (NU) > > bisa kembali > > bangkit kalau kader-kadernya juga melakukan tugas > fardlu > > kifayah itu. > > > > Dengan adanya kader NU di ranah politik maka > kepentingan NU > > akan > > terakomodir. Menurut Mbah Dim, politik tidak dilandasi > > dengan perasaan, > > namun harus dilihat dengan siasat akidah. > > > > "Jangan memilih karena dia itu saudara kita, > sementara dia > > bergabung ke > > partai politik dengan haluan yang menentang > Ahlussunnah wal > > Jamaah. Itu > > keliru," ucap Mbah Dim. > > > > Sebagai Nahdliyyin (warga NU), imbuh Kiai, warga harus > > membela yang > > berakidah sepaham. "Itu baru berpolitik," > pungkasnya. > > > > Sementara itu Wakil Ketua Tanfidiyah PWNU Jateng Ahmad > > Sahidin > > menyatakan, NU justru berkepentingan besar dalam > pemilihan > > legislatif > > 2009 ini. Sebab Pemilu menjadi salah satu piranti > > keberhasilan dan > > kelangsungan pembangunan bangsa. > > > > Melalui pemilu akan dicari pengelola Republik > Indonesia. > > "Untuk itu, NU > > sangat berkepentingan terhadap pemilu demi > kemaslahatan > > Nahdliyin dan > > NU," ungkapnya. > > > > Karena berkepentingan besar, lanjutnya, maka PWNU > > mengintruksikan kepada > > seluruh Nahdliyin melalui pengurus cabang di > masing-masing > > daerah agar > > memanfaatkan hak pilihnya pada pileg 9 April > mendatang. > > "Jangan sampai, > > hak kita tersebut dibuang-buang dengan tidak datang ke > > TPS," pintanya. > > > > Ditambahkan, PWNU secara tegas agar pilihan Nahdliyin > > disalurkan pada > > kader NU yang benar-benar memegang tegung paham > Ahlussunah > > wal Jamaah > > (Aswaja). Dan dilarang keras menyalurkan pilihannya > kepada > > caleg yang > > anti Aswaja. > > > > Dia juga menghimbau kepada caleg yang jadi nanti untuk > > konsisten > > terhadap NU dan Nahdliyin. "Kepada yang > /mbalelo/, PWNU > > siap > > merekomendasikan untuk di-/recall/," tandasnya. > (was) > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > > ______________________________________________________________________ > > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang > > Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar > Cairo > > dan Timur Tengah. > > > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika > karena > > suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan > kirim > > email ke: > > [email protected] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > mailto:[email protected] > > > > > > > > > Dapatkan alamat E-mel baru anda! > Rebut nama E-mel yang telah lama anda kehendaki sebelum > orang lain mendapatkannya! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/my/
