________________________________
teman
saat ini nu sebagai sebuah ormas yang paling besar dan paling banyak kadernya
ditantang untuk bersikap bijak terhadap gejolak politik yang sedikit-demi
sedikit merenggut militansi warga nahdliyyin terhadap nu itu sendiri. dan
alangkah naifnya kalau nu terlalu dalam bermain di dalam kehangatan politik
praktis meskipun banyak mereka sendiri mengerti dan faham betul bahwa kondisi
warga nahdliyyin sudah banyak dijadikan komoditas politik dengan cara halus
diselimuti janji-janji kemakmuran, pekerjaan dan diberi hidangan piring-piring
fatamorgana kemapanan ekonomi di masa yang akan datang.
[Non-text portions of this message have been removed]