Kita dukung wacana yang positif. Memang Nusantara diakui keberadaannya oleh saudara-saudara di Malaysia. Dan ini perlu digalang untuk membentengi usaha-usaha pemecah-belahan antara Indonesia dengan Malaysia oleh kaum Islamophobi. Usaha pemecah belahan ini sudah merembeskan kedalam kaum parlementer dan kaum press.
Jadi, hemat saya, NU harus terdepan menggalang NU yang ini. --- On Wed, 3/18/09, hamzah sahal <[email protected]> wrote: > From: hamzah sahal <[email protected]> > Subject: [kmnu2000] Dede Yusuf; Nusantara United" > To: [email protected], "kmnu kmnu" <[email protected]>, > [email protected], "nurul ummah" > <[email protected]>, "wong cirebon" <[email protected]> > Date: Wednesday, March 18, 2009, 11:51 PM > teman-temans, > > Baru saja detik.com melansir pernyataan Wakil Gubernur Jawa > Barat, Dede Yusuf, tentang ide pembentukan "Nusantara > United". Dia antaranya, dia menyebut-nyebut Indo, > Malay, dan Brunai, sebagai "Bangsa-bangsa Melayu". > Dia menyebut itu semua dalam konteks kerjasama perdagangan > di 3 negara. > Selengkapnya tolong disimak berita dari detik.com tersebut. > > Apa pendapat Anda tentang pernyataan Dede Yusuf (wakil dari > PAN) dalam berita tersebut? > > salam, > > hamzah > > > > > > > Kamis, 19/03/2009 12:10 WIB > Dede Yusuf Usulkan Bentuk Nusantara United > Erna Mardiana - detikBandung > > > > > > > http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a1bc0c6d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' > target='_blank'>http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=152&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a1bc0c6d' > border='0' alt='' /> Bandung - Untuk > menyatukan bangsa-bangsa Melayu di kawasan ASEAN, Wagub > Jabar Dede > melontarkan ide pembentukan Nusantara United yang merupakan > kerjasama > perdagangan antar tiga negara. > > "Perdagangan > bangsa-bangsa Melayu yang tersebar di Malaysia, Indonesia, > dan Brunei > Darussalam kita ikat dalam satu konsep kerja sama yang > disebut > Nusantara United," ujar Wagub Dede Yusuf saat membuka > Rakernas I > Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) di Hotel > Homann > Bandung, Kamis (19/3/2009). > > Dalam rilisnya yang diterima > detikbandung, Dede menyatakan Nusantara United akan jadi > daya tarik > kawasan strategis di belahan Asia Tenggara. Sumbunya > bertumpu pada > keunggulan pasar dan sumber daya alam yang dimiliki > Indonesia, > kemampuan teknologi yang dikuasai Malaysia, dan kelebihan > uang yang > dipunyai Brunei. > > "Potensi pasar yang tergabung di Nusantara > United tak kurang dari 150 juta jiwa," kata Dede. > Indonesia, Malaysia, > dan Brunei punya kekhasan budaya yang sama. Mayoritas > warganya juga > menganut agama yang sama. > > "Kawasan Malaysia dan Brunei dulu > disatukan dalam Sumpah Palapa Majapahit. Sebelum Majapahit, > kerajaan > Pajajaran yang berpusat di Jabar juga menguasai wilayah > Nusantara," > ucapnya. > > Konsep Nusantara United akan menganut mata uang bersama > dengan pengembangan potensi pasar di masing-masing negara. > "Harga satu > ayam di Indonesia harus sama nilainya dengan harga satu > ayam di > Malaysia dan Brunei," tandasnya. > > Gagasan Nusantara United sudah > dibicarakan dengan perwakilan Malaysia. "Saya ketemu > BUMN Malaysia, > mereka menyambut positif kerja sama perekonomian dalam > lingkup > Nusantara United," jelas mantan anggota Komisi VII DPR > dari PAN ini. > (ern/ern) > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
