terus pak anam mengajukan siapa sebagai cawapres SBY biar SBY menang...?

regards,

2009/5/2 Kh Anam <[email protected]>

>
>
> Sekedar selingan, menurut riwayat,
> Beberapa pentolan PKS sempat mengikuti acaranya kiai-kiai pesantren di
> daerah basis NU tapal kuda Jatim. Nah saat pembacaan tahlil mereka beranjak
> pergi satu persatu. Ada yang beralasan ke kamar kecil, ada yang mau ketemu
> istri muda setempat, dan ada yang berasan klasik sibuk dsb. Para kiai murka
> dan keluarlah taushiyah "boleh pilih partai apapun kecuali PKS" karena
> memang bagi tahlil itu sangat penting bagi orang NU, dan mereka kurang tahu
> itu.
>
> Sebagai seorang NU yang agak fanatik, saya sempat berbahagia ketika
> "wahabi"
> menjadi stigma negatif di negeri ini. Tidak tanggung-tanggung, hampir semua
> media nasional mengutip celotehan Hidayat yang merasa difitnah anti wahabi.
> Mestinya ini adalah pernyataan politik yang biasa saja. Paling tidak dari
> situ ketahuan betapa besarnya organisasi NU, yang sejak Indonesia berdiri
> sudah menolak wahabi.
>
> Lagi-lagi ini adalah selingan. Makanya, ada resep yang mujarab agar SBY
> kalah dalam pilpres nanti, yakni memilih tokoh PKS Hidayat atau Pak Hasyim
> atau Muhaimin sebagai cawapresnya. Yang pertama jelas karena wahabinya, dan
> yang berukutnya jelas karena kacaunya....
>
> Salam,
> Anam
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>



-- 
Muhammad Thurisina Choliq


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke