Bagi temen-temen yg di struktur bawah, mungkin merasakan dawuh struktural PBNU. Kalau di Jabar begini:
- Para PCNU se Jabar dipanggil dalam acara kunjungan kerja PBNU ke PW Jabar, saat itu dijelaskan kenapa NU memilih JK-Win. PWNU Jatim dan Jateng sudah duluan, katanya. - Di Mukerwil PWNU Jabar di Selabintana Sukabumi, ditegaskan kembali oleh Ketua Umum PBNU, plus dukungan KH Ma'ruf Amin. Dukungan ini tentu ditindaklanjuti dengan stimulus fiskal untuk operasi sampai tingkat ranting. Walau besarnya nggak seberapa, 'ujrah' ini tampaknya memberikan semangat ke NU struktural hehe..... Yang membuat saya cukup heran, kali ini kyai NU cukup kompak. Nggak dari Timur sampai Barat, yg biasanya pecah kesana kemari, kali ini kompak banget. Yang di majlis dzikir SBY pun merapat ke JK-Win. Saat itu saya bilang ke temen2: "inilah saatnya menguji taushiyah ulama NU di bidang politik. Kalau suara ulama di dengar, saya yakin JK pasti menang. Kalau kalah, mestinya kita bertaubat dari urusan semacam ini". Hasilnya luar biasa, tidak hanya kalah, tapi JEBLOG pisan! Mudah-mudahan ada ibrah yg bisa diambil, siapa tahu ini bisa jadi trigger untuk taubatan nashuha hehe.... Untuk temen2 kmnu, monggo-monggo kita isi kembali pepesan kosong besar yang bernama NU ini, dengan semangat baru: "KEMBALI MELAYANI UMMAT" kalau kembali ke khittah, terlalu banyak tafsir lan ta'wilnya. Kemudian, mari kita berupaya keras untuk membendung TAREKAT UJRATIYYAH WA BISARIYAH yang tampaknya sudah membudaya. Caranya ya kita muliakan kyai-kyai kita, yang sudah mewakafkan hidupnya untuk umat, agar benar-benar mandiri secara finansial. Berat ya..... Salam Aji Hermawan
