Bismillahirahmanirrahim dalam sebuah riwayat Rosulullah berkata "tiada suatu ayat dari ayat ayat Alquran, kecuali ia memiliki arti lahir dan batin, Dan arti batin mempunyai arti batin lagi sampai 7 kali"
maka berhati hatilah dalam men judge arti ayat, hindari kata kata yang bisa membuat fitnah keji pd Alquran karena kita tidak tahu arti yang paling dalam dari ayat tsb. di liat dari terjemahan lahir saya (semoga Allah mengampuni saya jika salah) kata memukul di sana mungkin ekspresi sebuah tindakan tegas, bisa saja memarahi atau menceraikannya tapi itu merupakan perwujudan tindakan terakhir, orang kebanyakan meliat langsung tahap akhir jadi terlihat/berkesan tidak baik padahal sebelum kesana pada ayat tsb ada tahap tahap utk menasehatinya 1. dgn cara memberi nasehat dgn kata kata pada tahap 1 ini ada beberapa tahap lagi dari menggunakan kata halus, bujukan sedikit keras, mungkin sedikit kata tegas. 2. jika nasehat tidak di dengar mulai lah dgn pisah ranjang 3. baru terakhir tindakan tegas (menceraikannya misalnya) apakah itu berlaku pada wanita saja ? jika mengarungi arti yg lebih dalam lagi mungkin kata wanita disana bukan menunjukan gender pria atau wanita kata wanita di sana mungkin merupakan perwujudan seseorang dalam pasangan hidup yang harus dibimbing atau beri nasehat. jadi bisa saja itu berlaku pd pria juga. jika pria tsb perlu di nasehati. Wallahu alam. ada banyak kandungan arti dalam sebuah ayat jadi berhati hatilah. semoga Allah mengampuni saya. yang telah mengartikan samudra luas dgn kata kata sempit dan belum tentu benar salam ________________________________ From: latifabdul777 <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, August 13, 2009 12:11:26 AM Subject: [kmnu2000] BOLEHKAH SUAMI MUSLIM MEMPERKOSA/ MEMUKUL ISTRINYA, KALAU ISTRINYA...... Bismilahirahmanirra hiim Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. QS 4:34 Dalam menyilami rahasia2 ALQURAN,saya menemukan kejanggalan yang saya yakini adalah salah,perlu di perbaiki. Saya tidak sependapat dgn tafiran diatas itu dimana seorang istri boleh di pukul(beated) atau memperkosa istrinya dimana istrinya tidak ada keinginan untuk berhubungan sexual dgn suaminya. Tafsiran yang pantas adalah "meninggalkan" istri dari rumah. Dalam tafsiran itu, hak wanita sangat direndahkan sekali. Bagaimana menurut wanita2 muslimah,apakah diterima tafsiran ulama2 Arab Fundamentalis itu? Bagaimana kalau suami yg menyeleweng? Wassalam http://latifabdul. multiply. com/journal/ item/389 http://www.islamliberal.net/ [Non-text portions of this message have been removed]
