maaf saya hanya menforward
ikhbar aja
syamsuddin
Assalamu,alaikum war.wab.
Bursa kardindal calon ketua umum PBNU pada muktamar ke 3 2, pada tanggal 22
januari
2010M di makasar sulawesi selatan mulai memanas ,muncul tiga tokoh NU
Kontroversional.
1.Dr.said aqil siradj,penasehat gerakan pemuda kristen
indonesia yang per-nah memasukkan aliran syiah di NU,menghina nabi dan para
sahabatnya ,dia
Berkata:"nabi muhhammad tidak berhasil mempersatukan orang arab dengan bukti,
Sepeninggal beliau orang arab murtad, kecuali quraisy (anshor.?), itupun tidak
keluarnya
Dari islam bukan karena agama tetapi karena fanatik kesukuan'', dia juga
bilang"Abu bakar tak punya integritas,Umar hanyalah putra mahkota yang berarti
terpilihnya tidak lewat pemusyawaratan ,Beliau dipikun-pikunkan oleh Sa'id
Aqiel suka menghambur- hamburkan uang pada kerabatnya''(makala said yang
disampaikan pada tanggal 19 Oktober 1996 di kantor PBNU Jakarta ) dia juga
sering blusuk-blusuk ke gereja untuk berkutbah ,dia juga bilang:"tauhid islam
dan kristen sama saja".(Majala bidik,Januari 2003)
2 .Masdar Farid Ma'sudi,senior JILyang mengatakan
:"kewajiban pajak bisa menggantikan zakat" dia juga mengusung ide liberalnya
"manasik haji mulai wukuf di Arafah sampai Mabit dan melempar jumrah di Mina,
bisa dilakukan kapan saja selain tanggal 9,10,11,12,13 Dzulhijjah,bisa
dilakukan di bulan Syawwal dan DzulQa'dah ".dia juga tidak malu-malu membela
perzinahan."kalau toh lelaki nekat berzina dengan pelacur,maka hendaknya pakai
kondom".(kompas,14 Maret 2003)
3 .Ulil Absor Abdalla, menantu KH. Musthafa Bisyri,
mantan kordinatoor JIL yang juga penyambung lidah Yahudi-Amerika yang kafir itu
berkata:"semua agama sama.semuanya menuju jalan kebenaran.jadi, Islam bukan
yang paling benar","tidak ada yang di sebut hukum tuhan","Al-Quran bukan
kalamullah,tapi produks budaya Arab","Nabi Mahammad banyak salahnya",
memperbolehkan kawin beda agama, melarang poligami melegalkan pelacuran,nikah
sejenis,nikah waria,prfesi apa saja asal bisa menjadi pemasukan negara
".(Kompas,Senin 18 November 2003)menurutUlil,"haramnya minuman keras
(khamar)itu bersifat sekunder dan konstektual,karena itu, vodka( minuman
beralkhohol lebih dari16%)boleh jadi di Rusia dihalalkan karena disana udaranya
dingin sekali"(Gatra, 21 Desember 2002),berarti berzina di puncak yang udaranya
dingin diperbolehkan, memandang bersifat sekunder dan konstektual..!!
Mereka bertiga kadernya Gus-Dur yang kesemuanya(KH.Musthofa Bisyri)mendukung
mati-matian keberadaan Ahmadiyyah dan aliran-aliran sesat lainnya birkembangdi
Indonesia . ini membuktikan mereka antek-antek Zionis -Yahudi-Salibis-Amerika
untuk menghancurkan islam ,dengan menyebarkan faham Liberalisme,sekulerisme,
dan pluralisme.Sebagai solusinya.marilah kita pilih KH.Ahmad Bagja atau
KH.Sholahuddin Wahab sebagai ketua umum PBNU,karena insyaallah beliaulah yang
masih bersih dari aliran-aliran yang mertad tersebut. Dan masih konsisten
terhadap aliran Ahlussunnah WalJamaah warisan ulama-ulama Salafussholih
terdahulu,lebih klop dan serasi andaikan rois Syuriahnya di pegang oleh
KH.Hamid Baidlowi atau KH. Ma'ruf Amin ,insyaallah aqidah islam akan lebih
terjaga dari faham-faham sekuler .ada indikasi bahwa indonesia akan dijadikan
Australia ke-2 yang beragama islam tapi tidak mengamalkan al -quran
.bersihkanNU dari faham-faham liberalisme dan jauhkan dari orang-orang
Liberal. Bagi yang di luar makasar hati-hati jangan sampai uang akomodasi bisa
melemahkan keimanan
Wassalamu'alaikum War. Wab
Sarang, 02Oktober 2009
KH. Muhammad Najih Maimoen
-sebarkan ke-PCNU-PWNU seluruh indonesia.!!
----- Original Message -----
From: priyo susilo
To: [email protected]
Sent: Tuesday, October 27, 2009 8:35 PM
Subject: Re: [kmnu2000] NU Hadapi Aneka Krisis
Semua orang NU harus balik lagi ke "laku" yang sudah sangat jarang lagi
dilakukan...
ga ada jalan lain selain "laku"...dalam menolak semua serangan itu...
zuhud dan tawqa adalah pakaiannya yang ga akan mungkin bisa dipakai kecuali
dengan "laku"
bukan dengan seminar dan lokakarya atau sejenisnya
salam
2009/10/27 abdul latif <[email protected]>
>
>
> Perlu ada garis merah antara golongan islam fundamentalis dan islam
> Liberal.
>
> Golongan islam berpaham Fundamentalis ingin mendirikan negara Syariat Agama
> Sedangkan Islam Liberal itu menntang berdirinya negara Syariat agama.
>
> Jadi sesungguhnya, jangan ragu2, mengatakan bahwa NU itu adalah Islam
> berpaham liberal semenjak berdirinya NU untuk melawan penjajah dan wahabi.
>
> Jadi petinggi2 NU harslah konsekwen,jangan takut dgn ulama2 yg condong kpd
> funadamentalis wahabi.
>
> Dengan demikian umat NU akan bersatu dan tidak bisa dipecah belah oleh
> ulama2 Fundamentalis Wahabi.
>
> Wassalam
>
>
> --- On Mon, 10/26/09, myaang <[email protected] <myaang%40gmail.com>>
> wrote:
>
> From: myaang <[email protected] <myaang%40gmail.com>>
> Subject: [kmnu2000] NU Hadapi Aneka Krisis
> To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
> Date: Monday, October 26, 2009, 8:15 PM
>
>
>
>
> NU Hadapi Aneka Krisis
>
> Sesepuh Justru Asyik Berpolitik dan Abaikan Umat
>
> Minggu, 25 Oktober 2009 | 03:59 WIB
>
> Bogor, Kompas - Sebagai organisasi massa Islam terbesar di Indonesia,
> Nahdlatul Ulama menghadapi aneka krisis yang bisa mengancam eksistensi
> lembaga dan merugikan bangsa. Perkembangan sosial, politik, dan ekonomi
> semakin menekan massa tradisional NU.
>
> Massa NU yang berada dalam kelompok profesional dan menengah atas cenderung
> tak terberdayakan.
>
> Hal itu mengemuka dalam curah pendapat pengurus dan mantan pengurus cabang
> istimewa NU di luar negeri dalam Konferensi Internasional NU di Bogor, Sabtu
> (24/10). Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU umumnya adalah mahasiswa yang
> belajar di berbagai negara dalam berbagai bidang, mulai dari agama hingga
> teknik.
>
> M Faqih, mantan PCI NU Inggris, mengatakan, nahdliyin (warga NU) sulit maju
> karena selalu terbelah antara warga pedesaan dengan kiainya dan kaum
> intelektual yang umumnya berada di perkotaan. Akibatnya, massa NU yang
> diklaim mencapai 80 juta jiwa terkumpul pada kelompok massa tradisional yang
> umumnya berkutat dalam persoalan agama dan kemiskinan. Sebaliknya, warga NU
> yang berada di kelompok profesional cenderung ingin mengabaikan identitas
> ke-NU-annya. "NU tidak siap maju ke dunia intelektual non-agama sehingga
> warga NU yang berkecimpung di dunia non-agama cenderung meninggalkan
> identitas NU," katanya.
>
> Aang Asy'ari dari PCI NU Mesir menambahkan, di tengah gencarnya serangan
> terhadap tradisi keagamaan NU, tradisi keilmuan pesantren dan kiai justru
> menurun. Jiwa kejuangan mereka pun kian melemah. Padahal, keilmuan mereka
> sangat diperlukan untuk membendung penyebaran ideologi Wahabi.
>
> "Para sesepuh NU justru lebih asyik berpolitik dan kurang memerhatikan
> umat," ujarnya.
>
> Di pihak lain, kata Asy'ari, NU juga dicap publik terlalu liberal. Kondisi
> ini membuat sebagian warga NU justru melirik faham keagamaan yang sebenarnya
> bertentangan dengan ideologi keagamaan NU.
>
> Berbagai sisi
>
> Ketua Pengurus Besar (PB) NU Masdar F Mas'udi menambahkan, tekanan terhadap
> NU datang dari berbagai sisi. Tekanan dari sisi kanan berupa merabaknya
> faham fundamentalisme dan radikalisme yang tidak dipahami secara utuh warga
> NU. Desakan dari kiri berupa maraknya pemahaman agama secara liberal yang
> umumnya diminati kaum muda NU.
>
> Tekanan dari atas berupa kuatnya represi penguasa dalam politik praktis.
> Dorongan dari bawah berupa semakin rendahnya loyalitas warga NU terhadap
> kiainya. "Di internal organisasi pun terjadi pertarungan antarelite NU,"
> katanya.
>
> M Zainal Aziz dari PCI NU Lebanon mengatakan, komunikasi elite NU dengan
> massa di bawah terputus. Karena itu, banyak kebijakan PBNU yang tidak
> terimplementasikan dengan baik karena ulama lokalnya membuat kebijakan yang
> berbeda dengan kebijakan pusat.
>
> Faqih menambahkan, sebagian besar warga NU masih terjebak dalam kemiskinan.
> Namun, sangat minim upaya yang dilakukan PBNU dalam mengatasi kemiskinan
> umatnya.
>
> Dalam bidang pendidikan, mantan PCI NU Jepang, Agus Zainal Arifin, berharap
> ada peningkatan kualitas pendidikan NU, baik yang ada di pesantren maupun
> madrasah/sekolah yang dikelola Ma'arif NU. (mzw)
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]