Salah satu kesunnahan dalam salat adalah saktah lathifah, diam sejenak, 
antara bacaan surat Alfatihah dan bacaan "aamiin", agar tidak terjadi 
prasangka bahwa "aamiin" bagian dari surat. Di sela2 saktah lathifah ini, 
Imam Thabarany dan Imam Baihaqy meriwayatkan, bahwa sahabat Nabi, Wa'il bin 
Hajar, mendengar Nabi SAW membaca "Rabbighfirlii".

Dalam buku2 fikih Syafi'iyah, satu2nya madzhab yang populer di nusantara, 
dinyatakan, derajat sanad hadits di atas adalah HASAN. Di sejumlah referensi 
Syafiiyah juga disebutkan, bahwa penambahan "waliwaalidayya walijamii'il 
muslimiin" dianggap baik.

Ajaran dalam fikih Syafiiyah inilah tampaknya yang mempopulerkan doa 
"rabbighfirlii .." sebelum "aamiin" di tengah masyarakat kita.

Lengkap haditsnya, berikut sanadnya, sebagai berikut (semoga bisa terbaca):

حدثنا أحمد بن عبد الجبار العطاردى حدثنا أبى عن أبى بكر النهشلى عن أبى إسحاق 
عن أبى عبد الله اليحصبى عن وائل بن حجر : أنه سمع رسول الله -صلى الله عليه 
وسلم- حين قال ( غير المغضوب عليهم ولا الضالين) قال : رب اغفر لي آمين .

Ada beberapa catatan yang saya kira perlu dalam membaca hadits ini:

1. tiga perawi diantaranya banyak diperdebatkan: Ahmad bin Abdul Jabbar, Abu 
Bakar Annahsyali, dan Abu Abdulillah Alyahshubi. Karena itu banyak yang 
menganggap hadits ini dhaif. Ibn Rajab misalnya menganggap sanad ini tak 
bisa dibuat hujjah. Namun di pihak yang lain, mungkin karena kandungan 
hadits yang menyangkut keutamaan amaliah (fadhaailul a'maal), tak 
mempersoalkan sanadnya. Mula Alqaari menyebutnya "laa ba'sa bihi", sanad 
yang cukup valid.

2. Riwayat lain dari sahabat yang sama, Wa'il bin Hajar, dengan sanad yang 
jauh lebih lebih bisa dipercaya, hanya menyebutkan bahwa Nabi membaca 
"aamiin" tanpa ada penambahan "rabbighfirlii".

3. Membaca riwayat di atas, dengan membandingkan riwayat2 yang lain, 
tampaknya bacaan "rabbighfirlii", jika riwayat ini diterima, tidak merupakan 
bacaan yang dibaca oleh Rasul pada tiap salat. Mungkin Rasul SAW membacanya 
di saat tiba2 mengingat kedua orang tuanya.

4. Membaca doa "rabbighfirlii" sebelum "aamiin", dengan segela khilaf, tetap 
bisa diamalkan. Setidaknya Arrabi' bin Khutsaim, salah seorang tabi'iin, 
juga menjalankannya, sebagaimana diriwayatkan oleh ibn Aby Syaibah.





----- Original Message ----- 
From: "dedyhbw" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, February 15, 2010 3:57 AM
Subject: [kmnu2000] Re: Mohon pencerahan


> wa 'alaykumussalam wa rahmatullah wa barakatuh
>
> Yth. Kang Oyo Sunaryo,
> Praktik  membaca doa "Rabbighfirlii" atau lebih lengkap "Rabbighfirlii
> wa li-waalidayya" tidak hanya dilakukan di jawa tengah saja. Praktik
> tersebut adalah sunnah sahabat Nabi yang berarti adalah pula sunnah Nabi
> sallAllahu 'alayhi wasallam.
>
> Untuk referensi lengkapnya, silakan merujuk ke Kitab Al-Adzkar karya
> Imam An-Nawawi, khususnya dalam bab bacaan Al-Faatihah dalam salat.
>
> wallahu a'lam bissawab
>
> Dedy
>
>
> --- In [email protected], "Oyo, Sunaryo" <oyo.suna...@...> wrote:
>>
>> Assalamu'alaykum wa rohmatullahi wa barokaatuh
>>
>> Saudara - saudara seiman dan seperjuangan,
>> Dari  obrolan santai sambil minum  teh di lingkungan perumahan, muncul
>> sedikit tanyaan  dari teman saya yang gak bisa saya jawab yaitu:
>> Katanya di daerah jawa tengah sana  ada sebagian umat kita yang dalam
>> praktek solatnya menambahkan kalimat " Robbighfir lii wali walidayya
>> warhamhuma kama robbayani shoghiiro " setelah membaca surat Al -
> fatihah
>> dan sebelum kita mengucapkan "amin". Apakah itu bisa di benarkan ?
>>
>> Mohon pencerahan sekiranya ada yang berkenan berbagi pengetahuan ....
>> Kami sangat membutuhkan penjelasannya ,
>>
>>
>> Wasalam
>>
>> Oyo Sunaryo
>>
>> Wong Cilegon.
>>
>>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir 
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda 
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [email protected]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>

Kirim email ke