Terima kasih, Pak Abdul. Paparan tersebut cukup gamblang. Silahkan, kalau ada yang berkomentar.
________________________________ From: abdul <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, June 7, 2010 3:03:48 AM Subject: [kmnu2000] ( 1 ) KItab Tafsiran Ibnu Katsir tidak luput dari Kesalahan2. Bismilahirrahmanirrahiim. Saya lansung kepada the point saja, tanpa mukadimah,agar hemat waktu dan energi; Inilah beberapa tafsiran2 Ibnu Katsir yang menyimpang dari peraturan2 ALLAH atau syariat islam yg murni yaitu AL Quran; Dari sumber website Tafsiran Ibnu Katsir; I. Menafsirkan Al Quran dengan para Tabi'in2, generasi kedua.(When unable to find the Tafsir in the Qur'an, the Sunnah or with the Companions, the scholars then look to the Tafsir of the Tabi`in, (second generation of Islam) such as Mujahid bin Jabr, who was a wonder himself in Tafsir II. SEMUA UCAPAN DARI RASUL ADALAH WAHYU2 ALLAH.. )This is why the Messenger of Allah said;(hadits)The Sunnah was a revelation from Allah just as the Qur'an, although it is not recited as the Qur'an is recited.') III. TAFSIRAN IBNU KATSIR TENTANG RIBA. http://www.tafsir.com/default.asp?sid=2&tid=7332 Definisi Riba menurut Ibnu Katsir(Lihat Situs diatas itu) tidak jelas sama sekali.Beliau merujuk kepada Sahabat2 dan ulama2 Tabi'in yang menjelaskan bahwa riba itu adalah haram. Riba tidak sama dengan perdagangan dll.Kemudian ditambahkan setiap yang ragu2 adalah lebih baik di tinggalkan. IV. TAFSIRAN IBNU KATSIR TENTANG AYAT QS.4:115. http://www.tafsir.com/default.asp?sid=4&tid=12237 The Punishment for Contradicting and Opposing the Messenger and Following a Path Other than That ... ========================================================== I dan II, sudah saya sampaikan sebagai bantahan atau koreksi dari saya atas tafsiran Ibnu katsir. Sekarang III dan IV.Mari bersama sama kita simak ayat2 ALLAH. III. KOREKSI SAYA; ================= Tafsiran Ibnu Katsir mejelaskan bahwa setiap ada Bunga atau Usury adalah riba dan haram. Tidak ada diberikan klarifikasi atau definisinya sama sekali. Zaman Khalifah2 atau generasi kedua, Tabi'in, belum ada bentuk Bank seperti sekarng ini.Yang ada adalah makelar2 yg meminjamkan uang kepada orang2 miskin yg terdesak, karenasakit, mengawini anak2 nya dan memperbaiki rumah dl. Seperti yang dilakukan oleh tengkulak2 di kampung2 kita di Indonesia dengan bunga yang besar, tampa mempunyai perasaan kasih sayang dan menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Riba yg seperti ini adalah haram. Saya sangat sependapat dgn Gus Dur yg mengatakan bahwa bunga Bank konvesional itu tidak ==haram=. dengan dasar setiap yang bermanfaat bagi masarakat, dan tidak merugikan kedua belah pihak baik yg memberikan pinjaman dan maupun yg menerima pinjaman adalah =halal=. Sayangnya Gus Dur tidak mengemukakan dgn ayat2 ALLAH. Dalam pencarian saya, juga tidak diketemukan definis Riba di Al Quran. Saya menemukan definisi riba di kitab Taurat,dimana ALLAH juga mengharamkan riba yang diwahyukan oleh ALLAH kepada nabi Musa as. Exodus 22:21 If you lend money to one of my people among you who is needy, do not be like a moneylender charge him no interest. Dari ayat diatas ini dapat kita simpulkan bahwa memberikan pinjaman kepada seseorang yang membutuhkan(miskin) tapi bukan untuk berniaga,maka dilarang memberikan bunga. Hukumnya haram. Definisi Riba yang disampaikan oleh ALLAH kepada nabi Musa as sangat jelas sekali dan tidak perlu ragu2.Bahwa meminjamkan uang untuk berbisiness dan saling menguntungkan, tertulis dgn kontrak dalam keadaan sehat, dan memberikan unggunan atua jaminan, maka peminjaman seperti itu adalah halal...seperti yang dilakukan oleh Bank2 Barat sekarang ini. Terbuki dengan pinjaman yang diberikan kpd pedagang2 dan industri sangat bermanfaat untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan dan kesejahteran masarakat. KESIMPULAN' 1.Tafsiran Ibnu Katsir tidak memberikan definis apa apa riba. Dan semua pinjaman yang di kenakan interest walaupun dilakukan dgn kontrak yg jelas, bungat yg kecil, transparant,dan dlm keadaan sehat tetap diharamkan oleh Ibnu Katsir. 2.Sesunggunya berdasarkan kpd wahyu2 ALLAH kepada Nabi Musa as ternyata bunga yg diberikan untuk pernigaan adalah dibenarkan. Sedangkan memberikan bunga kepada orang2 miskin yang memerlukan untuk keperluan mendadak,sakit, dll adalah haram. salam. ================================================== IV. TAFSIRAN IBNU KATSIR TENTANG AYAT QS.4:115. KOREKSI SAYA; ============ Dan siapa saja yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan kaum mukminin, maka Kami biarkan ia berpaling ke dalam kesesatan yang telah dia tempuh sendiri lalu Kami masukkan dia ke dalam jahannam, sedangkan jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali." (An Nisaa': 115) Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: "Hendaklah siapa saja yang menyelisihi syari'at Rasul, baik secara lahir maupun batin, takut untuk tertimpa fitnah dalam hatinya berupa kekafiran, kemunafikan, bid'ah, atau tertimpa adzab yang pedih di dunia dengan dihukum mati, had, dipenjara atau yang lainnya." Dengan dasar ayat diatas itulah Ulama2 wahabi_salafy fundamentalis mengeluarkan, fatwa halal darah orang2 kafir, termasuk Syiah, dan Ahmadiyah. Dengan Fatwa ulama2 itulah orang2 muslim Syiah dan Ahmadiyah di bunuh di Pakistan ,Afganistan Adan Saudi arabia oleh ulama2 Taliban atau ulama2 wahabi-salafy yang Radikal. Golongan2 Islam Syiah, Ahmadiyah dll adalah dianggap oleh ulama2 wahabi-salafy golongan2 islam yang sesat atau kafir. Darah mereka adalah halal, di hukum mati. KOREKSI SAYA; Ulama2 yang mengikuti tafsiran2 Ibnu Katsir menjadikan umat Islam, bukan umat islam yang berakasih sayang, santun dan bijak, tapi menjadikan segolongan umat Islam yang kasar akhlaqnya, pembunuh, dan penindas. Sesungguhnya mereka sudah merusak agama islam senagaja atau tidak sengaja. Tidaksalahlah umat diluar islam yang radikal menuduh ajaran2 islam adalah ayat2 Setaninc sebagaimana Salma Roshide menuduh. Berdasarkan kepada ayat2 dibawah ini, jelas sekali orang2 yang sesat, yang tidak sepaham dengan Rasulullah, atau ingin memecah agama Islam yg dibawa Rasul atau ada yang mengaku nabi dll, ALLAH memperingatkan Rasul seperti berikut ini; ============================================== Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat. Tugas kamu(Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami lah yang menghisab perbuatan2 mereka" dan QS.13:40. "Jika sekiranya kamu bersikap keras,kasar,jahat budi pekerti, berhati kasar (tidak lemah lembut, tidak senyum ), niscaya larilah tamu-tamu itu dari kamu." (QS.3:159 ). (Anti kekerasan). Jika mereka tetap berpaling,maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atas kamu(Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat ALLAH ) dgn terang Qs 16 :82. ================================================== Demikianlah wahyu2 ALLAH menjelaskan kepada Rasulullah saw untuk tidak berlaku keras,kasar, dan menghina mereka.Tugas2 rasul, Khalifah2, dan ulama2 Tabi'in adalah menyampaikan wahyu2 ALLAH dengan baik,santun dan bersabar..Tidak beloh melakukan kekerasan, mengaharamkan keyakinan orang lain, dan apalagi membunuh dan menghukum. Semoga ayat2 ALLAH itu dapat memperbaiki tafsiran Ibnu katsir yang telah menyimpang dari al Quran. KESIMPULAN; 1. Seumpama satu glas air suci/ bersih di atas meja yg bersumber dari mata air bersih. Kalau glas itu ternoda satu titik najis saja maka air digalas itu tidak lagi disebut air yang bersih, tapi air kotor. Begitu bukan? Kalau air kotor di gals itu di minum,pasti akan berbahaya kepada tubuh dan kesehatan manusia krn ada bakteri. Demikianlah kitab2 Tafsiran2 Ibnu katsir yg telah meninggal dunia ratusan tahun, begitu pula khalifah2 dan Ulama2 tabi'in...satu saja tafiran ayat ALLAH salah, atau menyimpang dari Al Quran maka kitab2 itu akan berabahaya. 2. Jadi berhati hatilah dengan kitab2 yang dikatakan oleh orang2 Arab kitab2 yang tersyohor, ulama2 yg terkenal dll.Berhati hati akan menyematkan kita dari api neraka atau bencana di dunia ini. 3. Golongan2 Islam yang mengambil rujukan2 kepada Tafsiran Ibnu Katsir, dan mengaplikasikan tafsiran IV itu, maka glongan islam ini berakhlaq==kasar==tidak santun===penindas==dan pembunuh sebagaimana golongan Islam Taliban yg membunuh orang2 Islam Syiah dan Ahmadiyah di Pakistan.Afgainistan, Saudi dll. Umat islam golongan ini sangat terbelakang dlm kehidupan sehari hari. Demikianlah penemuan2 saya dlm menyilami rahasia2 Allah dalam Al quran.Kalau benar itu datang dari ayat2 ALLAH,mari kita taati dengan baik, kalau salah itu datang dari kelemahan saya, tinggalkan saja.Kalau bisa dikoreksi dengan dalil dari Al Quran saya akan hargai sekali. "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, amien. Wassalamu'alaikum wrwb. [Non-text portions of this message have been removed]
