sebetulnya jika hbb terlibat, ya dengan segala kerendahan hati hbb
seyogyanya bersedia mengembalikan hasil kkn-nya kepada negara. apalagi hbb
memiliki kemampuan yang aduhai dan bisa banyak yang mau mempekerjakan hbb
dengan gaji yang melebihi gaji presiden indonesia.
sebab hbb kan hanya perlu dinyatakan bersih. soal hbb tidak jadi presiden
ya hanya sebatas tidak begitu terkenal saja. namun soal kemampuan meraih
kekayaan atau gaji yang lebih besar daripada presiden indonesia tidak perlu
diragukan lagi. why not ?
dengan hbb membela mati-matian mantan presidem soeharto, akan membuat hbb
lebih buruk citranya daripada pendahulunya. it's just my opinion, or if i
were hbb i 'll do it !
-----Original Message-----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, December 10, 1998 3:55 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Anwar Nst: Habibie itu Plintat-Plintut
>Untuk kasus KI saya rasa bukan begitu bung.
>
>KI yang diusulkan oleh Anwar Nasution dkk adalah KI yang memiliki
kewenangan
>untuk melakukan investigasi dan imperatif terhadap aparat penegak hukum
>untuk menyelidiki harta kekayaan Soeharto, keluarga dan konconya.
>
>Tetapi, ide KI itu pura-puranya diterima oleh Hbb dan dimanipulasi. KI yang
>akan dibentuk itu tugasnya cuma mengumpulkan data saja. Karena itu lalu
>ditolak. Setelah ditolak, eh..., malah diberikan tanggung jawab kepada ayam
>betina.
>
>Buah Simalakama bagi Hbb adalah jika Soeharto diperiksa dia akan kena juga
>(karena bagian dari rejim KKN Soeharto) dan jika Soeharto tidak diperiksa
>dia yang kena marah rakyat.
>
>--------------------Martin Manurung---------------------------
>E-mail: [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
>Homepage: http://www.cabi.net.id/users/martin
>_________________________________________
> "If anyone wants to be first,
> he must be the very last, and the servant of all"
>-----Original Message-----
>From: Rafly-Hatari's Students <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: 08 Desember 1998 15:22
>Subject: RE: [Kuli Tinta] Anwar Nst: Habibie itu Plintat-Plintut
>
>
>as they say : damned if you do, damned if you don't. alias buah simalakama
>: dimakan nyak mati, gak dimakan babe yang koit.
>
>waktu KI diusulkan untuk dibentuk untuk "mempercepat" proses penyelidikan
>Soeharto, BJH dituduh pengen membeli waktu dengan proses yang sengaja
>dibelit-belitkan.
>setelah banyak orang menolak KI, sehingga pembentukanya dibatalkan, dituduh
>plintat-plintut.
>emang gak mudah jadi presiden, tapi udah tau susah masih banyak juga yang
>nafsu pengen berkuasa. yang lebih aneh, kalo udah berkuasa malah jadi
males
>turun. kayak ulet diatas daun.
>
>rahmadd
>
>> -----Original Message-----
>> From: Martin Manurung [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>>
>> Dekan FEUI, Dr Anwar Nasution:
>> Habibie Itu Plintat-plintut
>>
>> Bagaimana sebenarnya keberadaan Inpres No. 30/1998 yang baru dikeluarkan
>> pemerintahan Habibie? Mengapa pembentukan Komisi Independen dibatalkan,
>> dan
>> malah diganti dengan diterbitkannya Inpres yang memerintahkan Kejaksaan
>> Agung bertindak pro-aktif dalam soal pemeriksaan Soeharto? Berikut
petikan
>> wawancara khusus Dr Anwar Nasution, pengamat ekonomi politik yang kini
>> menjabat Dekan Fakultas Ekonomi Ul, dengan Rais Hidayat untuk detikcom
dan
>> harian DUTA, Senin (7/12);
>>
>> Bagiamana Anda melihat pembatalan Komisi Independen (KI) yang akan
>> memeriksa
>> Soeharto?
>>
>> Saya melihat, pemerintah tidak serius dalam pemeriksa harta kekayaan
>> Soeharto. Buktinya, pemerintah malah mengeluarkan Inpres No. 30/1998.
>> Dengan
>> Inpres ini, pemerintah mempercayakan pemeriksaan kepada Kejaksaan Agung.
>> Padahal, sedari dulu rakyat sudah meminta agar Soeharto itu diadili.
Namun
>> rakyat selalu bertanya, sebelum ia diadili, siapa yang harus memeriksa.
>> Kejaksaan Agungkah?
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
>
>Indonesia without violence!
>
Indonesia without violence!
---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com