saya juga mendukung apa yang dilakukan wartawan gatra, maju terus, jangan
kalah sama rezim ini.
-----Original Message-----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 24 Desember 1998 0:02
Subject: [Kuli Tinta] GATRA TERANCAM BUBAR
>Bagus juga perlawanan rekan2 wartawan Gatra, walk out. Memang, daripada
stay
>sebagai pendukung status quo, mendingan hengkang..,salut
>
>--------------------Martin Manurung---------------------------
>E-mail: [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
>Homepage: http://www.cabi.net.id/users/martin
>_________________________________________
> "If anyone wants to be first,
> he must be the very last, and the servant of all"
>-----Original Message-----
>From: SiaR News Service <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: 24 Desember 1998 2:09
>Subject: SiaR---GATRA TERANCAM BUBAR
>
>
>Precedence: bulk
>
>
>GATRA TERANCAM BUBAR
>
> JAKARTA (SiaR, 23/12/98), Majalah berita mingguan Gatra yang 70%
>sahamnya dimiliki Bob Hasan terancam bubar. Kemelut di dalam majalah itu,
>yang diawali dengan pemecatan Herry Komar dari jabatan Pemimpin Redaksi,
>menyebabkan majalah yang di jaman Soeharto dulu sering menjalankan
>jurnalisme intel, terancam bubar.
>
> Setelah Herry Komar dan Mahtum, dua pentolan Gatra yang dulu
>memimpin pembelotan dari perlawanan awak TEMPO yang dibredel, dipecat.
>Sebagian besar wartawan Gatra memilih untuk mengundurkan diri secara
>serentak mulai minggu ini. Rencananya Herry Komar dan kawan-kawan akan
>menerbitkan majalah yang belum disebutkan namanya, Maret 1999 mendatang.
>
> Setelah Soeharto jatuh, Herry Komar dan kawan-kawannya mencoba
>mengusir Bob Hasan dari kepemilikan Gatra. Namun upaya itu gagal. Bob yang
>semula memiliki 50% saham majalah itu malah memaksa Ciputra yang memiliki
>20% saham melalui Yayasan Jayaraya menjual sahamnya. Saham Bob bertambah
>jadi 70 persen.
>Mengetahui sikap Bob itu, Herry Komar menggunakan cara lain. Gatra
tiba-tiba
>menjadi majalah yang galak terhadap Soeharto dan keluarganya, termasuk
>kroni-kroninya. Bob Hasan pun tak luput dari pemberitaan. Dalam sebuah
>terbitan gambar Bob Hasan bersama para bankir bandit lainnya dipasang
>sebagai sampul majalah itu. Judul sampul terbitan itu mempertanyakan
>kelanjutan pemeriksaan para bankir termasuk Bob Hasan.
>
> Bob pun akhirnya marah dan memecat Herry dan kawan-kawannya. Namun
>belakangan, hampir delapan puluh persen wartawan mengundurkan diri. Tapi
>pemimpin redaksi Gatra, Widi Yarmanto, membantah kabar itu. Ia mengatakan
>baru delapan orang wartawan yang mengundurkan diri.
>
> Gatra terbit setelah Tempo dibredel 1994. Majalah ini oleh Harmoko,
>Menteri Penerangan ketika itu, dianggap sebagai pengganti Tempo. Penerbitan
>majalah itu dimodali Bob Hasan dan berhasil menggaet hampir 50% awak Tempo.
>Dalam terbitan-terbitannya, Gatra menjadi pendukung rezim yang berkuasa.***
>
>----------
>SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
>
>
>
>
>* IKLAN DOEA LIMA *
> Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
>_______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
>
>Indonesia without violence!
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Indonesia without violence!