Bung Samin dan Kuli-Tinta yth.
Soal HENGKANG para Wartawan/Karyawan ( 10 Redaksi dan 75 Karyawan)dari
Majalah GATRA.
Saya sangat gembira membaca berita tentang gatra di web detikcom.
Sebab majalah kesayangan saya ditinggal pergi oleh para pembuat berita
sensasi di masa Soeharto. Sebut saja Sang Dalang-Amran Nasution,
Prioyono Sumjbogo, Agus Basri dan tentunya Herry Komar, sehingga
majalah kesayanganku disebut 'majalah intel, majalah pemerintah',dan
"corong Prabowo" lah. Amran NAsution kelihatannya lebih berkuasa
menentukan berita ketimbang pemrednya(mantan)-Herry Komar atau
dua-duanya memang setali tiga uang. Sampe-sampe saya protes ke Majalah
D&R karena ingin membela gatra, karena ada tulisan yang menyebut gatra
adalah majalah pemerintah.
Nah, sekarang biang-biangnya sudah tiada. Para corong pemerintah dan
para pembuat gatra menjadi majalah intel telah lengser dari gatra.
Saya setuju dengan Bung Samin, gatra sudah pulih dari "PENYAKIT PRO
PEMERINTAH DAN MAJALAH INTEL", dan telah kembali ke jalan yang benar
stelah tersesat selama 4 tahun.
Saya yakin yang disebut reformis adalah mereka yang maasih menetap di
gatra.
Lihat saja pemberitaan akhir-akhir ini. Saya acungkan jempol. Bisa
balans, tidak perlu menghujat, berita aktual dan sangat menghargai
kemampuan visi pembaca, sebab gatra tidak memberi info yang main-main
dan asalan saja.
Saya ucapkan SELAMAT ATAS KEBERHASILAN MANAJEMEN GATRA melengserkan
para biang kerok "gatraisme" (pinjam istilah Bung Samin)
"Track-record" mereka adalah stempel yang paten, hasil dari sebuah
performance.
Saya dengar ada sebuah nama selain Herry Komar, yang sakit hati ketika
dilengser dari jabatan Direktur dan Pemimpin Perusahaan GATRA. Herry
Komar hanya sampai mengadu ke PWI. Tapi yang SATU ini berbuat dan
berusaha untuk mengadu domba para karyawan/wartawan gatra. PEpatah
cina bilang : meminjam tangan orang lain untuk membinasakan.
Dia Membujuk, memprovokasi, menjanjikan saham perorangan,
menjelek-jelekkan Bob Hasan..wah banyak lagi demi tercapainya
keinginannya.
Padahal keti,ka dia memimpin gatra berapa banyak duit Bob Hasan
dikeduk untuk kantong-pribadinya. SElain di gatra dengan membuat
PARAGON Agency, percetakan Mini dll, sehingga pembiayaan kegiatan
promosi gatra dan proyek-proyek bisa seperti keluar dari kantong kanan
(gatra) masuk ke kantong kiri (Paragon, percetakan, dl.) Proyek-proyek
- Majalah AKU ANK SALEH, Sekolah ITKP, Sportif. Sumber yang tak mau
disebut namanya itu mengatakan : Konon 4 tahun memimpin gatra bisa
menjadi konglomerat koran daerah.
Hilang gatra berarti hilang tambang emas.
Sayangnya sumber ini sudah tidak bisa di konfirmasi lagi karena
ternyata saya cek ke Gatra. dia itu ikut bergabung dengan kelompok
'barisan gatraisme; itu.
Wait and See.
Bung Samin, terima kasih telah mengilhami saya untuk membela GATRA KU
tersayang.
Novianti Aktivanto.
Penyayang GATRA.
---Samin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Apa ini memang masalahnya? Ingin menerbitkan majalah baru dengan
melibatkan
> para boss yang tak terlibat KKN? Lantas bukankah selama ini hampir
sekitar 4
> tahun, teman-teman semacam Herry Komar cs telah menikmati hidup
sebagai
> bulu ketiak kekuasaan dan mengembangkan jurnalisme intelijen dan ikut
> menghabisi dan menfitnah Budiman Sujatmiko cs, sejumlah dosen UKSW
dsb? Saya
> tak berniat menggugat, saya cuma mempertanyakan alasan kepindahan dan
> pertanggungjawaban moral saja!!! Saya kira kita jangan terlalu mudah
untuk
> bertepuk tangan, sebab yang lebih hakiki adalah kira menilai orang
dari
> "track record"nya.
>
> Saya sambut hengkangnya teman-teman wartawan dari Gatra dengan
harapan ikut
> mengakhiri jurnalisme ala Gatra (baca saja: "Gatraisme"). Yaitu
jurnalisme
> yang menghabisi kelompok kritis masyarakat dengan cara menggunakan
data
> intelijen (hasil pemeriksaan dan interograsi aparat) sebagai rujukan
untuk
> memojokkan tokoh-tokoh vokal dan pejuang muda.
>
> Samin
>
> ===========
>
> At 11:32 AM 12/24/98 +0700, you wrote:
> >-----Original Message-----
> >From: Gatra Info Services <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: 24 Desember 1998 10:28
> >Subject: Re: [Kuli Tinta] GATRA TERANCAM BUBAR
> >
> >
> >".... keinginan untuk dapat menerbitkan Majalah Baru
> >dengan investor yang bukan konglomerat dan terlibat KKN"
> >
> >
> >Martin:
> >Nah, itulah perlawanannya...
> >
> >
>
>______________________________________________________________________
> >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
> >
> >Indonesia without violence!
> >
> >
> >
> >
>
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> ** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
>
> Indonesia without violence!
>
>
>
_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Indonesia without violence!