Pernyataan Prof Dr Amien Rais untuk menyikat feodalisme Yogya setelah membereskan Soeharto telah ditanggapi Sultan dengan mempersilahkan. Dalam kultur Jawa jawaban Sri Sultan ini adalah cara memuji kekeliruan Prof Amien. Sayang memang tokoh sekaliber Prof Amien menunjukkan sikap konfrontatif kepada semua pihak, sehingga dapat memunculkan kesan arogan. Dengan gaya kerasnya itu, Prof Dr. Amien Rais bukanlah Natsir muda, juga bukan khalifah Umar bin Chatab. Jawaban Prof Yusril tentang Umar bin Chatab justru lebih proporsional dan tidak mengurangi ketulusan serta keteguhan jiwanya. Bung Amien justru menampilkan jati dirinya sebagai novice politician. Dengan segala hormat, sebaiknya Prof Amien segera menyadari kekeliruannya, mengklarifikasi kasus Faisal H Basri, issue pemerasan Bankir dan rumor isteri muda yang sangat merugikan citra PAN, merangkul Prof Yusril, mengerem ego dengan menggalang persatuan dengan Gus Dur dan Megawati, sehingga menjadikan Front Reformasi Total sungguh solid, termasuk apabila perlu melepaskan ambisi jadi Presiden R.I. Alangkah indahnya kebersamaan PAN, PKB, PDI-P dan PBB untuk menciptakan UMNO ala Indonesia, sehingga tidak ada tempat berkelit bagi Golkar dan seluruh parpol satelitnya untuk mengobok-obok reformasi. Front Reformasi Total akan dengan indah memunculkan tokoh terbaik untuk mengakhhiri krisis dan menciptakan Indonesia baru yang penuh kedamaian tanpa kekerasan. Didalamnya dengan mudah dapat dirangkai tokoh reformasi terbaik, termasuk yang sekarang masih beratribut Golkar karena alasan tertentu. Ada Amien, Gus Dur, Mega, Faisal Basri, Sri Sultan, Marzuki Darusman, Yunus Yosfiah, Kwik Kian Gie, Adnan Buyung Nasution, Nurcholis Madjid, Yusril Ihza, Gunawan Mohammad, Susilo Bambang Yudoyono, Kuntoro Mentamben, Muslimin Nasution, Soleh Solahudin, Ichlasul Amal, Wimar Witular, dan lainnya yang setara, yang direkrut tanpa melihat lagi dari partai mana, tetapi jelas komitmen dan keberpihakannya terhadap keberhasilan reformasi. Dengan demikian penyelundup (intruder) ke barisan reformasipun dapat difilter dengan ketat, karena kita mempunyai stock manusia berkualitas dan berintegritas yang cukup banyak jumlahnya dalam satu wadah. Tidak akan ada klaim, karena aku Ketua atau Sekjen Partai, dan partaiku menang, maka akulah yang paling berhak pegang jabatan kunci, yang memungkinkan intruder ke PDI-P, PAN, PKB dan PBB mampu menyelinap lolos dari filter reformasi. Tentang siapa Presidennya, silahkan didiskusikan bersama dengan sejuk dan hasilnya didukung semua pihak dengan sepenuh hati. Susunlah platform Indonesia baru termasuk action plan-nya agar tidak normatif kering. Dengan begini reformasi berjalan, rakyat tenang dan tidak ada peluang penjahat yang masih di Golkar mengamankan diri dengan memprovokasi keributan. Diperlukan semangat kebersamaan, rendah hati, teguh pendirian dan jiwa yang tulus. Selamat pagi Indonesia Baru. Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
