Bung Manurung, Seperti dalam subject : Smart move..., saya ingin sekali mengajak anda jangan cuma bisa bersikap apologetik. Marilah berusaha keras bersikap positif terhadap kritik atau info. Contohnya sdr. Aswat , dia mampu melihat apa yang mau saya katakan : Ada hal positif yang patut disyukuri telah terjadi pada wong-cilik. Khususnya pada wong-cilik kader PDIP: Bisa bertanya, protes dan mampu menagih. Kalau kita tidak bisa keluar dari mental sektarian , hal yang positip-pun selalu saja masih kelihatan dan kedengaran sebagai suatu serangan terhadap kelompok kita: . .." kok cuma "kasus" PDIP..., apa Golkar tidak punya kasus ..?" . Kalau ada kasus positif lain seperti yang saya ketahui dari berita SCTV kemarin, silahkan saya dikabari, agar bisa turut bersyukur bersama. Khususnya pada keadaan yang tidak menentu sekarang ini. Salam. ----- Original Message ----- From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, May 16, 1999 12:37 AM Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: [mimbarbebas] Pembodohan Pada Wong-Cilik > Iya yah... kok cuma "kasus" PDI Perjuangan.., apa Golkar tidak punya kasus > itu? > > Kasus lain: istri Sabam Sirait ditolak jadi Caleg PDI Perjuangan dari Sulut, > Taufik Kiemas juga ditolak jadi caleg dari beberapa daerah.., alasannya > sama: "tidak dikenal oleh orang daerah"... Kok kasus ini tak disinggung oleh > Bung Abdullah..? Ini kan pertanda bahwa suara orang di daerah itu didengar. > Proses pencalonan PDI Perjuangan dan PAN yang saya tahu, mekanismenya > bottom-up. Makanya Yorris sempat muncul jadi caleg PAN, walaupun kemudian > dibatalkan. > > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin> > ____________________________________________ > Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN! > Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB) > Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED] > > > -----Original Message----- > From: �� <[EMAIL PROTECTED]> > To: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; Kuli > Tinta <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] > <[EMAIL PROTECTED]> > Date: 15 Mei 1999 21:38 > Subject: [Kuli Tinta] Re: [mimbarbebas] Pembodohan Pada Wong-Cilik > > > Wah bagus sekali itu Bung....., > > Artinya para kader itu memiliki komitmen terhadap organisasi disamping > tampaknya cukup militan. > > Berbeda bukan dengan di jaman Orba yang diwakili oleh tiga parpol itu > dimana wakil rakyat tidak dikenal oleh rakyat dari daerah yang > diwakilinya. > > Nah, apakah Bung Hasan juga mengetahui bahwa hal itu juga terjadi pada > parpol yang lain? > > Sekali lagi, itu bagus Bung! Itulah embrio demokrasi dimana kedaulatan > ada ditangan rakyat. Sayang informasi Bung Hasan hanya mengenai PDIP. > > > -----Original Message----- > From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]> > > > Beberapa kader PDIP kodya Tanggerang dan Bekasi menggelar demo > mendatangi Kantor PDIP. Mereka menanyakan beberapa nama yang tidak > mereka kenal pada daftar Caleg . SCTV mengabarkan bahwa tidak ada > pengurus PDIP yang memberikan tanggapan. > > Alhamdulillah. Wong cilik sudah tidak mudah menerima pembodohan > dengan begitu saja. Mudah2an sikap PDIP bakal berlainan dengan sikap > orde-baru yang secara cekatan menuduh yang begitu itu dengan > "rekayasa", "orang2 yang tidak senang pada kemajuan kami", dsb. , dsb. > > Warning bagi yang gampang2 mengumbar image mewakili wong-cilik . > Bakal ditagih ! > > > ______________________________________________________________________ > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan! > > > > ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
