Ah.... Bung Martin bercanda ya....

Mana mungkin caleg Golkar akan digugat oleh kadernya. Bukankah sistem
nilai politik di Golkar top down semacam itu memang merupakan bagian
dari grand strategy untuk membuat Golkar menjadi mayoritas yang
menguasai demokrasi parlemen dan bisa dikendalikan oleh eksekutif yang
juga dimayoritasi oleh Golkar.

Coba Bung Martin membuat daftar dari kader dan pengurus Golkar paling
atas hingga ke daerah-daerah baik yang di DPR maupun yang di
pemerintahan dan kemudian dikorelasikan dengan tingkat kekayaannya.
Saya memprediksi bahwa koefisiennya pasti positif dengan koefisien
determinasi diatas 90%. Indikatornya sederhana Bung, yaitu bisnis
keluarga dan kroni di lembaga perwakilan rakyat.  Jadi, scratch my
back and I'll scratch yours. Kalau orang Yogya mengatakan: "jape nethe
dab!"


-----Original Message-----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>


Iya yah... kok cuma "kasus" PDI Perjuangan.., apa Golkar tidak punya
kasus
itu?

Proses pencalonan PDI Perjuangan dan PAN yang saya tahu, mekanismenya
bottom-up. Makanya Yorris sempat muncul jadi caleg PAN, walaupun
kemudian
dibatalkan.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke