Seandainya pak Yusril mau tetap di SEKNEG, beliau bisa berperan lebih besar
untuk kepentingan negara. Ibarat wayang beliau adalah dalangnya. akan tetapi
karena melihat empuknya kursi presiden, beliau berusaha untuk menggapainya,
dengan mendirikan PBB sekaligus sebagai calon presidennya. Secara pribadi
beliau salah langkah, tapi kalau PBB menang beruntungan dipihak beliau.
Kenapa kita takut dengan kata-kata menghujat, kalau orang baik-baik dihujat
itu selah, umpamanya nabi Muhammad dihujat oleh Salman Rusdi itu salah,
karena nabi Muhammad bebas dari dosa. Tapi kalau Fir'aun, al Qur'an saja
meng-abadikan hujatannya. Oleh karena itu kalau pimpinan ORBA , GOLKAR itu
terus dihujat tidak apa-apa, karena kesalahannya bajibun. Saya pernah
menanyakan kepada seorang ulama yang mengisi pengajian dikantor saya, apakah
menghujat pak Harto itu salah, beliau bilang tidak, hujatan itu harus
diteruskan, sampai beliau betul betul bertaubat, dan agar pemimpin kita
nanti tidak berani lagi berbuat yang serupa.
> ----------
> From: Dadang Darmawan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Saturday, May 22, 1999 6:11 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Ke mana pilihan kita
>
> Tepatnya bahasa Sangir, Mas Dani :)
>
> Menurut teman - teman, bagaimana dengan Prof. Yusril Ihza Mahendra, kalau
> tak
> lihat-lihat orangnya kalem - kalem aja, dan nggak sering menghujat,
> kecuali
> kalau ditanya soal Masyumi zaman Pak Karno....
>
> Soalnya saya demen nih sama yang kayak gini, tapi nggak tahu ya kalau ada
> info
> lain :)
>
>
> Dani wrote:
>
> > Ingak... ingak..
> > Sebetulnya "Inga.. inga..." itu pelafalan orang daerah Manado-Minahasa..
> > memang akhirnya agak berbunyi "k"..
> >
>
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!